SMA Lokon Sabet Juara Umum Atletik Tomohon

"Kejuaraan ini bertujuan untuk mencari bakat-bakat anak muda di bidang atletik untuk diperhatikan dan dibina oleh PASI Tomohon.

Champion DBL 2017 Roadshow Keliling Tomohon

Empat mobil "double cabin" dan bis dipasang banner merah bertuliskan "Champion" dan "Runner UP" DBL Manado 2017.

Berebut Alpha Zetizen Sulut ke New Zealand

"SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon Sulawesi Utara menjadi salah satu sekolah yang beruntung nih karena kedatangan Duta Besar New Zealand!

SMA Lokon Raih Empat Kali Champion DBL

Tim Putra-putri Losnito menghadapi lawan-lawannya dengan penuh percaya diri dan akhirnya lolos ke final setelah mengkandaskan lawan-lawannya.

Kendaraan Hias Bunga YPL dan Marching Band

Yayasan Pendidikan Lokon (YPL) ikut tampil dalam gelaran akbar Tomohon International Flower Festival yang ke 7 (8/8/2017).

24 December 2009

MERRY CHRISTMAS 2009 AND HAPPY NEW YEAR 2010



BROTHERHOODS NIGHT


Crew pemasang tenda dan peralatan band terlihat asyik "bekerja" memasang peralatannya di atas lapangan Volley Ball di Utara Asrama. Meski sedikit basuar, nampak mereka serius memasang peralatan itu. Ada enam personil yang bekerja. Sementara Ketua Osis sejak tadi mengawasi dan sekali-kali terlibat dalam perbincangan dengan pimpinan Crew. Entah apa yang didiskusikan. Yang jelas setting performancenya makin ketara apik. Dua tenda terpasang. Di bawah tenda peralatan band lengkap dengan sound systemnya. Test sound berkali-kali terdengar.


Sementara itu di lapangan sepakbola yang tidak jauh dari lapangan volley, tampak bas taman memasang kayu-kayu kering yang akan dipakai untuk api unggun. Kayu disusun sedemikian rupa sehingga apabila api membakar kayu niscaya api akan membumbung naik ke awan. Begitu rapih penyusunan tampak gundukan api unggung menyerupai gunung kayu kering.

Hari ini, hari Rabu tanggal 16 Desember 2009. Besok semua siswa menerima rapor hasil belajar selama semester ganjil. Setelah menerima rapor, mereka libur panjang sekaligus libur natal dan tahun baru 2010. Karena itulah, malam hari ini dibuat Malam Keakraban dan Persaudaraan komunitas Civitas Akademika SMA Lokon. Semua siswa, guru, karyawan dan alumni diundang untuk mengikuti malam keakraban ini.

Acara telah disusun oleh OSIS sebagai penyelenggara. Dibuka dengan Sate Night, lalu Opening Ceremony dengan Band Lokon performance. Setelah itu, renungan malam mengelilingi api unggun yang terlebih dahulu dinyalakan. Perwakilan masing-masing angkatan yaitu Sixty (enam), Jackpots (tujuh) dan Infinity (delapan) membawakn doa-doanya untuk memasuki tahun baru 2010.Semua siswa berkeliling sambil berpegang tangan ketika doa dan lagu-lagu rohani dikidungkan bersama.

Puncak acara adalah penyalaan Kembang Api per angkatan. Ketika kembang api dinyalakan, suasana kemeriahan dalam pesta kembang api terlihat dari wajah-wajah penonton. Kembang api yang paling spetakuler dinyalakan pada akhir acara yang bergantian dengan performance band SMA Lokon per angkatan juga.


07 December 2009

Peluncuran Buku “Pendidikan Berbasis Kehidupan”,Titik Tolak dan Tujuan Pendidikan adalah Kehidupan

Sumber: Manado Post, Saturday, 05 December 2009 10:36

Pendidikan yang sejati membimbing seorang anak menuju kedewasaan untuk berhasil dalam hidupnya, dan terlebih lagi agar hidupnya bermakna. Artinya, titik tolak dan tujuan pendidikan adalah kehidupan.
PRIHATIN dengan kesenjangan dalam penyelenggaraan pendidikan dimana kualitas SDM produk pendidikan Indonesia dianggap kurang mampu bersaing di pasar internasional, Ronald Korompis, seorang pengusaha sukses nasional kelahiran Manado menggagas suatu konsep pendidikan yang disebutnya Kurikulum Berbasis Kehidupan.
Gagasan inovatif ini telah diterapkan di sekolah yang dikelola yayasan pendidikan yang dipimpinnya, yakni SMA Lokon St Nikolaus Kota Tomohon, juga dituangkan dalam sebuah buku berjudul “Kurikulum Berbasis Kehidupan”. Buku yang diluncurkan hari ini Sabtu (5/12), ditulis bersama ilmuwan Prof Dr Mezak Arnold Ratag, yang kini menjadi Kepala Lembaga Penelitian dan Pengembangan Yayasan Pendidikan Lokon.
“Dengan kurikulum ini, pendidikan benar-benar harus mengacu kepada kehidupan secara utuh, bukan hanya kehidupan di dunia ini tetapi juga kehidupan yang akan datang,” katanya kepada Manado Post di SMA Lokon St Nokolaus Kota Tomohon, Kamis (3/12).
Ide dan pemikiran Kurikulum Berbasis Kehidupan diakuinya muncul keimanan dan ketulusannya untuk membangun pendidikan dan keprihatinan atas sistem pendidikan, yang hanya mengedepankan kecerdasan intelektual dan mengabaikan kecerdasan moral dan spiritual.
Lebih lanjut Korompis memaparkan, penerapan Kurikulum Berbasis Kehidupan di SMA Lokon St Nikolaus telah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Sejak beroperasi tujuh tahun lalu, sekolah berasrama ini selalu memiliki tingkat kelulusan seratus persen. Selain itu, lebih dari 250 penghargaan telah diterima para siswa SMA Lokon dalam berbagai perlombaan termasuk olimpiade sains tingkat kabupaten, provinsi, nasional dan internasional. “Dua tahun terakhir, 75 persen hingga 80 persen siswa yang mewakili Sulut dalam olimpiade sais nasional adalah para siswa SMA Lokon,” ujarnya.
“Itu membuktikan bahwa pemberian perhatian kepada kecerdasan anak secara integral holistik-intelektual, fisik, emosional, moral dan spritual tidaklah mengurangi tingkat kemampuan anak dalam intelektualnya malah sebaliknya,” ungkapnya sembari menambahkan pendidikan yang sejati membimbing seorang anak menuju kedewasaan untuk berhasil dalam hidupnya, dan terlebih lagi agar hidupnya bermakna.
Artinya, titik tolak dan tujuan pendidikan adalah kehidupan. Pada kesempatan tersebut, Korompis memaparkan keinginannya untuk membangun sekolah Pra-TK, TK, SD dan SMP dan perguruan tinggi dengan kurikulum berbasis kehidupan untuk lebih menjamin kesinambungan kurikulum tersebut.
Ia bercita-cita persekolahan dengan Kurikulum Berbasis Kehidupan harus menjadi sumber penghasil model-model keteladan di Minahasa dan Sulawesi Utara. “SMA Lokon kini memiliki sekitar 340 siswa dari berasal dari berbagai daerah, agama dan suku serta kaya dan miskin. disini kami tidak mengenal diskriminasi,” ujarnya lagi.
Ronald Korompis lahir di Manado 12 September 1943. Ia merupakan anak ke-6 dari pasangan Liem Sioe Bo dan Koh Toh Nioh. Ronald Korompis menikah dengan Maria J Wewengkang pada tahun 1966 dan telah dikarunia lima orang anak.
Sebagai pebisnis nasional ‘top level’, Ronald Korompis dikenal ulet, cerdas, brilian dan memiliki naluri kemanusiaan yang tinggi serta iman kepada Tuhan. Keimanannya telah membawanya bersama sang istri terjun ke dunia pendidikan dan sosial untuk membangun dunia pendidikan dan membantu sesama di tanah kelahirannya, tanah Toar Lumimuut. (Gomes)

Selamat karena Alkitab, Ajarkan Siswa Takut Tuhan


Ronald Korompis Pengusaha Sukses Nyiur Melambai
Monday, 07 December 2009 11:22 , Laporan Filip Kapantouw | Manado Post



Tahun 1993, pengusaha sukses Ronald Korompis mengalami cobaan berat tatkala terserang penyakit liver Hepatitis B. Saudara-saudaranya meninggal akibat penyakit itu. Dalam tidurnya, pemilik Yayasan Pendidikan Lokon ini bermimpi membaca Alkitab hingga mendapat keajaiban. Bagaimana kisahnya? RONALD Korompis lahir di Manado 12 September 1943. Ia merupakan anak ke-6 dari pasangan Liem Sioe Bo dan Koh Toh Nio. Ronald yang menikah dengan Maria J Wewengkang pada 1966, dikarunia lima orang anak, yakni Daniel, Solidi, Didi, Dirga dan Daya. Hidupnya semakin lengkap tatkalah dianugerahi sembilan orang cucu. Sebagai pebisnis nasional ‘top level’, ia dikenal sebagai pribadi yang ulet, cerdas, brilian serta memiliki kisah hidup yang menarik.
Kisah kembalinya satelit Palapa-B2 yang gagal mengorbit alias “hilang” selama sembilan bulan di ruang angkasa dan kemudian diluncurkan kembali, tak lepas dari peran pemilik Yayasan Pendidikan Lokon ini. Pada 1990, satelit itu diluncurkan kembali sebagai Palapa-B2R untuk kepentingan telekomunikasi Indonesia.

Bersama satelit Westar 6, dalam sejarah penerbangan luar angkasa Palapa B-2 adalah satelit pertama yang hilang tetapi kemudian berhasil “ditangkap” dan diluncurkan kembali. Semuanya itu, tidak dapat dilepaskan dari usaha gigih dan kerja keras pendiri Jalan Salib Suci Mahawu (JSSM) ini. Namun, pada 1993, lelaki berkacamata ini, mengalami cobaan berat. Saat itu, divonis dokter mengidap penyakit liver Hepatitis B yang sangat akut. “Penyakit itu sangat ditakuti keluarga saya, sebab kakak kandung saya meninggal pada umur 49 tahun karena penyakit itu,” ujar Korompis yang terlahir sebagai keluarga enterpreneur ini.

Hal yang sama dialami kedua sepupunya yang meninggal dengan penyakit sama pada umur 39 dan 41 tahun. Karenanya, terang Korompis, saat itu ia keliling dunia untuk berobat ke Singapura, Tiongkok, Jepang, USA, Belanda, dan bahkan Belgia. Awal 1995, ia berkali-kali mimpi sedang membaca Alkitab. “Saya cerita ke istri saya tentang mimpi tersebut. Saya juga bilang bahwa Tuhan tidak mengenal saya,” kenangnya.


Korompis mengaku, saat itu ia tidak pernah belajar tentang Alkitab. Karena matanya memang sering bermasalah. Jika terlalu lama membaca Alkitab, air matanya langsung bercucuran. “Hurufnya terlalu kecil,” katanya.
Mungkin melihat gelagatnya suami yang mulai menekuni rutinitas baru, yakni membaca Alkitab, sang istri memberi dia hadiah berupa Alkitab yang berukuran lebih besar. “Anak-anak ikut heran melihat papanya membaca Alkitab,” akunya sembari menambahkan, sebuah mimbar setinggi badan akhirnya dibeli supaya Alkitab diposisikan lebih sempurna dan ia lebih nyaman membaca.
Sang istri pun menyarankan kalau membaca Alkitab harus didahului dengan doa dan mengundang pastor. Tapi, permintaan untuk mengundang pastor ia tolak karena khawatir ‘program’ membaca Alkitab terhenti di tengah jalan.

Jadilah Korompis membaca Alkitab dalam keadaan berdiri selama 4 setengah bulan, dari Kejadian sampai Wahyu. “Waktu baca sekali, apa yang saya dapat hanya sedikit,” ungkapnya sembari menambahkan membaca keseluruhan Alkitab hingga 2-3 kali.
Setelah membaca Alkitab secara keseluruhan, ia mengaku mendapatkan pencerahan. Ia kemudian mengambil kesimpulan, bahwa siapa yang bisa mengejawantahkan ayat-ayat suci dengan benar dan diberlakukan dalam kehidupan sehari-hari, hidupnya akan berhasil dan bahagia dengan damai tertinggi.


Ayat-ayat dalam Alkitab-lah yang membuat sadar, bahwa untuk menciptakan generasi (khususnya anak-anak di Manado) yang berkualitas, semua harus dimulai dari pendidikan. “Sebab Tuhan Yesus menjelma jadi manusia dengan peran utama sebagai guru kehidupan. Dan sebelum naik ke surga, ia meminta murid-muridnya untuk menjadikan semua bangsa menjadi Murid-Nya. “Baik buruknya orang Manado adalah bagian dari pada saya juga,” tambah alumni SMA Negeri II Manado angkatan 1963 ini.

Korompis kemudian membawa misi pendidikan berkualitas hingga ke SMU Lokon Saint Nikolaus, yang saat ini sudah tujuh tahun beroperasi. Sekolah unggulan yang berada di Kota Tomohon ini diajarkan untuk takut akan Tuhan. “Tidak hanya sebatas tahu, mengerti dan menghayati, tapi harus melaksanakan dalam hidup,” terangnya.
Ia menjelaskan, salah satu kurikulum berbasis kehidupan mengajarkan untuk mengambil semua keputusan selaras dengan Firman Tuhan. “Harus dididik setiap anak supaya sadar bahwa anugerah terbesar untuk setiap orang adalah kehidupan,” pungkasnya. (***)



03 December 2009

PELUNCURAN BUKU KBK DAN LOMBA KARYA ILMIAH

A. PELUNCURAN BUKU


Sebuah buku berjudul "Kurikulum Berbasis Kehidupan: Pandangan tentang Pendidikan menurut Ronald Korompis" ditulis oleh Prof. DR. Mezak A. Ratag, APU, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengembangan Yayasan Pendidikan Lokon, akan dilaunching pada hari Sabtu, 5 Desember 2009.

Buku ini dicetak dan diterbitkan oleh Yayasan Pendidikan Lokon/ITB Press-Penerbit ITB.I SBN: 978-602-95639-0-0

Kegiatan ini akan diadakan di Sport Hall, SMA Lokon St. Nikolaus, Tomohon, Sulawesi Utara.

Waktu: 14.00 Wita sd selesai

Doorprize:
  • Laptop
  • Blackberry
  • HP Nokia, dll

B. LOMBA KARYA ILMIAH DESAIN SISTEM PERSEKOLAHAN


Jenis Lomba: Karya Ilmiah
Tema Lomba: Tentang sistem persekolahan Pra TK - SD - SMP - SMA berdasarkan konsep Kurikulum Berbasis Kehidupan yang integral - holistik dan mencakup kecerdasan intelektual, emosional, moral dan spiritual. (seperti yang diulas dalam buku, "Kurikulum Berbasis Kehidupan: Pandangan tentang Pendidikan menurut Ronald Korompis")
  1. Aku ada karena kita ada.
  2. Rajin belajar dan rajin bekerja.
  3. Berpikir positif.
  4. Rendah Hati.
  5. Takut akan Tuhan.
Dewan Juri : Ketua, Prof DR Mezak A. Ratag, APU
Peserta : Guru-guru dan Praktisi Pendidikan

Hadiah :
  1. Utama: 10 juta rupiah, plus Lokon Education Award (kontrak R & D sebesar Rp. 50.000.000,-
  2. Hadiah Kedua : 5 juta rupiah
  3. Hadiah Ketiga : 2,5 juta rupiah
Naskah paling lambat diterima: 5 Januari 2010

Informasi selengkapnya:
  • Lemlitbang YPL telp. 0431. 351660
  • Email : litbang_YPL@yahoo.com
Sumber: Lemlitbang YPL 2009

02 December 2009

LOMBA MATA PELAJARAN MATEMATIKA, FISIKA DAN BHS INGGRIS TINGKAT SMP SE SULUT

Hari Senin, tanggal 30 Desember 2009. Mini theatre SMA Lokon kembali dipenuhi oleh para siswa SMP se Sulawesi Utara dan para kepalasekolah atau para pendamping. Kurang lebih 150 orang plus panita Lomba mengisi ruangan MT. Tampak wajah-wajah adik-adik SMP sedikit tegang karena sebentar lagi lomba akan dimulai.

Di belakang meja panelis telah duduk dari kiri ke kanan, Edward , Ketua OSIS, Bp Rory Octavianus, Ketua Panita Lomba, Bp. Max M Imbang, Kepala Sekolah SMA Lokon dan Bp. Eldad Tambun, Wakasek Hubmas SMA Lokon. Tampak bapak-bapak ini sudah siap untuk membuka kegiatan lomba Matapelajaran ini. Sementara itu, ruangan mini theatre semakin dipenuhi oleh para peserta yang datang terlambat.

Opening ceremony dimulai. Amanda TS Nembaopit, pengurus OSIS, membuka acara dan menyampaikan susunan acara. Setelah semua menyanyikan Mars Lokon, acara diteruskan dengan sambutan-sambutan dari panita, OSIS, dan pihak sekolah. Inti diadakan kegiatan lomba ini adalah  sumbangsih sekolah dalam rangka sewindu operasional SMA Lokon, sekaligus dalam rangka peluncuran Buku Kurikulum Berbasis Kehidupan yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 5 Desember 2009.

Tercatat jumlah seluruh peserta ada 150 siswa dari 28 sekolah SMP di seluruh Sulawesi Utara dan Gorontalo. Mereka berasal dari Kotamobagu, Ratahan, Langowan, Kota Manado, Bitung, Kota Tomohon.

Hasil Lomba:

Bhs Inggris:
1. Renyta Suwuh (276), SMP Kr. Eben Haezer, Manado
2. Patrick Roeroe (272), SMP Negeri 1, Tomohon
3. Kersty P.N. Pinotoan (263), SMP Pax Christi, Manado

Matematika:
1. Felita A. Mustika (92,5), SMP Eben Haezer, Manado
2. Erland Ngantung (85), SMP Eben Haezer, Manado
3. Dessi Ginting (82,5), SMP Katolik Stella Maris, Tomohon

Fisika:
1. Efrata Tamboto (136), SMP Katolik Stella Maris, Tomohon
2. Wiken Lengkong (131), SMP Negeri 1, Tomohon
3. Frilly Tuelah, (73) SMP Frater Don Bosco, Tomohon

Para juara mendapat 'golden ticket' untuk datang pada saat peluncuran Buku KBK, 5 Desember 2009 sekaligus penerimaan Hadiah Lomba.

Lomba ditutup pada pukul 15.00. Terimakasih untuk kita semua.

28 November 2009

Peluncuran Buku KBK (Kurikulum Berbasis Kehidupan)

Tomohon - Setelah lama digagas dan digarap, akhirnya pandangan, gagasan dan ide Om Ronald Korompis tentang pendidikan yang dibukukan dengan judul KURIKULUM BERBASIS KEHIDUPAN akan dilaunching pada hari Sabtu 5 Desember 2009.
Peluncuran ini bertetapan dengan perayaan St, Nikolaus pelindung Sekolah Boarding School SMA Lokon St, Nikolaus. Tomohon Sulawesi Utara. Semoga dengan peluncuran buku KBK ini, kita semua tergerak untuk peduli dan menjadi pemerhati pendidikan yang tidak akan berhenti sepanjang masa. Pendidikan adalah tanggungjawab kita semua.

Lima Pilar Kurikulum Berbasis Kehidupan (KBK)
  1. Aku ada karena kita ada.
  2. Rajin Belajar, rajin bekerja.
  3. Berpikir Positif.
  4. Kerendahan hati.
  5. Takut akan Tuhan.
Implementasi KBK
  • keseimbangan sasaran-sasaran pembangunan karakter anak didik dalam aspek-aspek intelektual, emosional, moral dan spiritual, serta kertakitan dan kesesuainnya dengan bursa lapangan kerja.
  • keseimbangan antara sekolah, orang tua, masyarakat dan pemerintah (kota)
  • keseimbangan yang menjamin kesenimabungan antara berbagai jenjang pendidikan: pra tk, tk, sd, smp, sma dan perguruan tinggi.


26 November 2009

LOKON CARE OSIS 2009

 LOKON CARE (26-28 November 2009)

Tomohon, 25 November 2009 - Siang itu, sehabis makan siang, Eduard Ch. Wilar, Ketua OSIS SMA Lokon, dibantu oleh Sekretaris OSIS Kevin Kawengian mengumpul para pengurus OSIS yang berjumlah 25 siswa-siswi pengurus OSIS di Lobby. Kendati langit tampak mendung sebagai tanda mau turun hujan, aktifitas mereka tidak terhenti.

Tampak mereka menyiapkan dus-dus makanan, cindera mata dan bunga-bunga tangkai yang sebentar nanti akan dibawa ke Tomohon. Empat Mikrolet biru, angkutan umum masyarakat Tomohon sudah sejak tadi stand by di depan Lobby.

Jam dinding yang dipasang di Lobby menunjuk ke angka 14.20. Rombongan pengurus OSIS mulai memasuki kendaraan yang sudah tersedia. Hari ini, mereka menuju ke Rumah Sakit Gunung Maria, SLB St. Anna di Kolongan dan Rumah Sakit Bethesda.
Dengan menggunakan seragam sekolah yang masih menempel pada tubuh mereka, mereka membagi bingkisan sebagai bentuk perhatian OSIS terhadap masyarakat yang sakit secara fisik dan mental.

Tempat-tempat yang dikunjungi:
  1. Panti Asuhan Nazareth
  2. Rumah Sakit Bethesda
  3. Rumah Sakit Gunung Maria
  4. SLB St. Anna
  5. Panti Asuhan Sayap Kasih
  6. Biara Karmel.

SANTA CLAUS (2-3 Desember 2009)
Kegiatan Santa Claus ini berkeliling untuk mengunjungi rumah-rumah guru dan karyawan yang mempunyai anak. Dalam kunjungan itu,   Sinter Klas akan membagikan hadiah sebagai wujud atas semangat hidup dari Santo Pelindung Sekolah yaitu Santo Nikolaus yang dirayakan setiap tanggal 6 Desember.





17 November 2009

MENGIKUTI PENANAMAN POHON KEMIRI DAN PAKOBA DI KAKI GUNUNG LOKON

Tidak seperti biasanya, hari ini siswa-siswi berpakain celana jeans dengan kaos putih berplesiran hijau. Kaos ini bergambar Pasfoto Walikota Tomohon Jefferson Rumajar SE dan tulisan "Hutan bukan warisan nenek moyang tetapi warisan anak cucu kita. Lestarikan!".

Dengan bimbingan para guru, 200-an siswa-siswi berkaos putih hijau itu bergerak menuju ke kaki gunung Lokon, lokasi penghijauan. Acara ini diadakan dalam rangka "City-Net 2009" yang berpusat di kota Tomohon dan dihadiri oleh seluruh perwakilan kota-kota se-Indonesia.


SMA Lokon tidak hanya berpartisipasi dalam penghijauan itu. Kemarin siang, Marching Band Lokon ikut memeriahkan upacara pembukaan City-Net di lapangan rindam ex-kantor Walikota. MB Lokon berbaur dengan kendaraan hias yang terpanjang dan memecahkan rekor MURI untuk kategori kendaraan hias terpanjang. Kehadiran Marching Band menarik perhatian peserta City-Net dan masyarakat setempat.


MENJALIN KERJASAMA DENGAN PEMDA KAIMANA DAN UNIVERSITAS INDONESIA (UI)


Pemerintah Daerah Kaimana, Papua
Pada hari Kamis, 12 Nopember 2009, bertempat di ruang BPH SMA Lokon telah ditandatangani "Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Kaimana Papua Barat dengan Yayasan Pendidikan Lokon". Pihak Kaimana diwakili oleh Drs. Hasan Achmad, MSi, Bupati Kaimana sebagai pihak pertama. Sedangkan pihak Yayasan Pendidikan Lokon diwakili oleh Ketua Umum YPL Bapak Ronald Korompis.


Kerjasama dibuat dalam rangka pengembangan susmber daya manusia, khususnya bidang pembinaan dan pendidikan di lingkup SMA Lokon St. Nikolaus. Isi perjanjian kerjawama menyangkut penganggaran, jangka waktu, hak dan kewajiban.


Siswa Kaimana yang sekarang ini sedang sekolah di SMA Lokon berjumlah 41 siswa-siswi yang duduk di kelas X dan kelas XII. Mereka adalah siswa-siswi SMP yang berprestasi dan dipilih untuk mendapatkan bea siswa pendidikan. Pemda Kab Kaimana tidak hanya kerjasama dengan SMA Lokon saja. Menurut mereka juga menjalin kerjasama dengan SMA di Jakarta.

Pra Perjanjian dengan Universitas Indonesia (UI)
Bersamaan dengan itu datang juga utusan dari UI ke SMA Lokon. Ibu Sri Murni dan Ibu Wiwin datang ke Manado dan Tomohon dalam rangka Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru untuk S1 Reguler, S1 Kelas Pararel, S1 International, Vokasi/D3 dan penjajakan kerjasama Daerah dan Industri (KSDI).


Dalam tanya jawab dengan siswa, Ibu Murni yang akrab dipangil dengan Mbak Uci mengatakan bahwa SMA Lokon kan diberi undangan untuk seleksi mahasiswa baru jalur PMDK bagi siswa-siswi yang memiliki rangkin 1 sd 5 di kelasnya sejak kelas X. Jika undangan belum ada, boleh ditanyakan ke mbak Uci nantinya. Siswa lainnya bisa mengikuti SIMAK-UI 2010 yang serentak akan diadakan di 48 lokasi seluruh Indonesia pada tanggal 14 Maret 2010. Ini jalur umum, kata Mbak Uci. "Yang penting mulai sekarang kalian belajar menjawab soal atau latihan soal dengan menghitung antara jumlah soal dan waktu pengerjaan".

Bagi kelas X, pertahankan prestasi anda mulai dari sekarang hingga nanti kelas XII.




BERJUMPA DENGAN WAKIL RAKYAT DPD RI & DPRD TOMOHON


Kamis, pukul 15.00, siswa-siswi SMA Lokon berjejal duduk di Mini Theatre. Hari ini ada acara istimewa. Sehabis makan siang semua siswa diarahkan untuk masuk ke ruang Mini Theatre. Begitu siswa masuk, suasana terasa padat. Mini Theatre yang berkapasitas 250 orang terasa sesak dijejali oleh siswa. Tampak ada yang duduk dilantai siap untuk menyambut orang-orang penting yang mereka sebut sebagai Wakil Rakyat.


Tak lama kemudian, rombongan "wakil rakyat" masuk ke ruang Mini Theatre. Sambutan tepuk tangan siswa sambil berdiri menyambut rombongan. Applause ini membuat suasana makin meriah. Satu-persatu rombongan diperkenalkan oleh ketua rombongan Bapak Frans Tinggogoy wakil DPD dari Sulut. Mereka berasal dari Jatim, Lampung, Jabar, Banjarmasin, Padang, dan Fraksi Demokrat DPRD Tomohon.


Dalam acara itu, nuansa politik sangat kental ketika terjadi dialog dengan siswa daripada motivasi training untuk para siswa. Dialog ini menjadi tanda bahwa pendidikan politik sejak dini terjadi di ruangan ini. Betapa bersyukurlah para siswa Lokon mendapat perhatian ini.

Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam interaksi antara siswa dengan para wakil rakyat adalah:
(1) DPD RI datang ke Lokon untuk menyerap aspirasi siswa (masyarakat muda) terutama tentang kepedulian pendidikan dan anggaran pendidikan.
(2) DPRD Tomohon memperjuangkan untuk bea siswa bagi masyarakat Tomohon agar bisa disekolahkan di SMA terbaik seperti SMA Lokon. Pada prinsipnya alokasi dana untuk bea siswa memang ada. Tinggal persetujuan dan komitmen bersama antara pemkot dan DPRD.
(3) Komitmen-komitmen yang muncul adalah anti-korupsi, anti-narkoba, prestasi yes, perjuangan ke tingkat nasional, ketekunan dan disiplin dalam belajar.
(4) Harapan-harapan: meloby agar Bapak Presiden RI bisa datang ke SMA Lokon lagi.


Semoga hal-hal itu menjadi pembelajaran bagi siswa di kemudian hari. Hidup Wakil Rakyat!

06 November 2009

LIGA PELAJAR INDONESIA (LPI) 2009


Cuaca di Tomohon akhir-akhir ini sering turun hujan. Hembusan udara dingin terasa di kulit setelah hujan reda. Namun kondisi cuaca seperti itu tidak mengurungkan niat bagi tim sepakbola SMA Lokon untuk berlatih di lapangan sebelah Utara Sekolah. Tampak para pemain mengatur strategi dan kekompakan sore itu. Hampir setiap hari mereka latihan. Memang, situasi ini spesial karena tim sepakbola Lokon akan mengikuti pertandingan Liga Pendidikan Indonesia yang dimulai pada bulan Nopember 2009 ini.

Untuk mempersiapkan diri, team sepakbola Lokon mengadakan latih tanding dengan kesebelasan dari luar. Meski selalu unggul namun mereka lebih mementingkan kekompakan daripada hasil yang diraih. Semangat besar dipertontonkan oleh mereka ketika latihan di samping sudah merupakan hobby yang di bawa dari rumah. Maka tidak heran kalau banyak siswa-siswa dari Papua terlibat dalam tim sepak bola ini.

Pembukaan Liga Pendidikan Indonesia dilaksanakan di stadion Prasamya Tomohon oleh Walikota yang diwakilkan salah satu Kadis. Setelah upacara defile para peserta dari SMP/SMA/SMK, diadakan pertandingan pembukaan antara SMA Negeri 1 melawan SMK Kristen 2. Untuk team sepakbloa Lokon akan bertanding pada hari Jumat, 6 Nopember 2009.

Hasil pertandingan
SMA Lokon vs SMA Binsus   : 4 - 0
SMA Lokon vs SMK Kristen :  2 - 3 (adu penalti)

Bravo Sepakbola Lokon!

26 October 2009

LOKON EDUCATION & EXHIBITION FAIR 2009


Perhelatan pameran pendidikan di SMA Lokon St. Nikolaus untuk tahun 2009 ini sangat berberda dengan tahun lalu. Kalau tahun lalu, Lokon Education Fair (LEF) lebih berfokus pada pameran pendidikan dari Universitas-universitas dan konsultan pendidikan kepada siswa-siswa SMA se-Sulawesi Utara. Jadi, masing-masing lembaga dan institusi pendidikan diberi tempat di kelas-kelas, lalu siswa-siswa dan orang tua mendatangi tempat-tempat itu untuk mencari informasi tentang universitas baik dari dalam negeri maupun luar negeri.


Sedangkan, Tahun 2009 ini penyelenggaraan LEF diperluas dengan tambahan "exhibition". SMA Lokon sebagai panitia penyelenggara mengundang perwakilan-perwakilan Universitas, Konsultan Pendidikan, sekolah-sekolah SMA dan SMP untuk datang dan berpartisipasi dalam acara Lokon Education Fair & Exhibition. Masing-masing sekolah diberi kesempatan untuk menampilkan atraksi-atraksinya dan diberi penilaian untuk memilih penampilan terbaik dari tingkat SMP dan SMA. Tentu, maksud dan tujuan kehadiran siswa-siswi ke SMA Lokon adalah agar mereka melihat dari dekat bagaimana SMA Lokon mengembangkan budaya pendidikan dengan berbagai macam kegiatan ekstra-kurikuler. Karena ini perwakilan dari masing-masing kegiatan ekstrakulikuler ditampilkan di panggung, seperti Marching Band, Piano, Teater, Koor, Band, Tari Bunga, dan Pramuka.

Hari itu, hari Jumat 23 Oktober 2009. Wakil Bupati Pemda Kaimana,  berkenan hadir dan didampingi oleh pejabat wakil Diknas Manado, Ibu Thelda Monium, kabag Dikmenti berkenan membuka acara tsb dengan pengguntingan pita balon. Sebelumnya diaadakan perkenalan dari para peserta. Mulai dari de La Salle Manado, UMN, Petra Surabaya, Ubaya, Atmajaya Jakarta, Binus Jakarta, Ciputra Surabaya, dan dari konsultan pendidikan adalah Syscom Education, Excel, Eltim, BSW, IDP.


Sedangkan yang sudah konfirmasi tetapi tidak hadir adalah UNKLAB, UPH Surabaya.

Penampilan terbaik tingkat SMP: SMP Kristen Tomohon (Marching Band), SMP Tri Darma (Drama China), Manado, SMP Negri 1 Amurang (Tarian Daerah). Untuk tingkat SMA, adalah SMA Aquino Manado, SMA Negri Teteran.

13 October 2009

MARCHING BAND SMA LOKON JUARA UMUM ISUZU CUP IV 2009


Manado - Sorak sorai penonton meledak "histeris" di GOR Arie Lasut, Kayawatu, Manado, ketika Marching Band SMA Lokon diumumkan oleh Panitia menjadi Juara Umum kejuaraan Drum Band & Marching Band Isuzu Cup 2009. Tidak hanya itu, MB Lokon memperoleh Piala Tetap Isuzu Cup karena juara umum untuk ke tiga kalinya. Sudah sepnatasnya MB Lokon ini menjadi juara umu karena mereka menang di 5 kategori dari 9 kategori yang dipertandingkan. Saingan utama MB Lokon, yaitu MB Seminari "Xavier" Kakaskasen memenangkan 4 kategori. "Kita menang tipis dari MB Seminari dan ini beda dengan 2 tahun yang lalu. Kemenangan MB Lokon tidak lepas dari ketekunan dan kegigihan team MB untuk berlatih siang malam selepas pawai dan display dalam rangka HUT Kemerdekaan 17 Agustus dan terhenti karena liburan Idul Fitri. "Fisik harus kuat dan keutuhan tim untuk menciptakan display/koreografi yang baik", demikian kata Arwan Pangerang, pelatih MB Lokon yang berasal dari Bali.

DIVISI UTAMA (MARCHING BAND).
1. General Effect
Juara I MB XAVIER TOMOHON 23.5
Juara II MB SMA LOKON TOMOHON 23
Juara III MB MAN KOTAMOBAGU 20.3

2. Music Analysis Percussion Line
Juara I MB SMA LOKON TOMOHON 16
Juara II MB XAVIER TOMOHON 15.5
Juara III MB MAN MODEL MANADO 14.2

3. Music Analysis Horn Line
Juara I MB XAVIER TOMOHON 17.6
Juara II MB SMA LOKON TOMOHON 16.7
Juara III MB MAN KOTAMOBAGU 13.1

4. Display & Showmanship
Juara I MB SMA LOKON TOMOHON 22.7
Juara II MB XAVIER TOMOHON 22
Juara III MB MAN KOTAMOBAGU 18

5. Colour Guard
Juara I MB SMA LOKON TOMOHON 9.3
Juara II MB XAVIER TOMOHON 9.1
Juara III MB MAN KOTAMOBAGU 8.9

6. Solo Perkusi
Juara I MB SMA LOKON TOMOHON 9
Juara II MB XAVIER TOMOHON 8.3
Juara III MB MAN KOTAMOBAGU 8.2

7. Solo Horn
Juara I MB SMA LOKON TOMOHON 7.7
Juara II MB MAN KOTAMOBAGU 6.7
Juara III MB MAN MANADO 6.5

8. Field Commander
Juara I MB XAVIER TOMOHON 75
Juara II MB SMA LOKON TOMOHON 70
Juara III MB MAN KOTAMOBAGU 47.5

9. Drum Majorette
Juara I MB XAVIER TOMOHON 50
Juara II MB MAN KOTAMOBAGU 42.5
Juara III MB MAN MANADO 30

THE BEST UNIFORM :
MB XAVIER TOMOHON

JUARA DIVISI UTAMA

JUARA I MB SMA LOKON TOMOHON 87
JUARA II MB XAVIER TOMOHON 84.5
JUARA III MB MAN MODEL MANADO 68

JUARA UMUM ISUZU DRUM CUP IV 2009
MARCHING BAND SMA LOKON TOMOHON

 


Kegembiraan terpancar dari wajah-wajah para siswa, para guru dan pimpinan Sekolah dan Asrama ketika piala-piala yang diperoleh disampaikan kepada sekolah pada saat apel pagi. "Proficiat untuk semuanya. Viva MB Lokon,! We are not the best, but we will do to make the best".....





06 October 2009

TOUR DE BALI - SISWA KELAS XII IPS


Sebelum berangkat, diadakan pengarahan terhadap peserta tour dari Kepala Sekolah, Bp. Dr. Max Imbang, Kepala Asrama, Bp Trinugroho didampingi Wakasek Kesiswaan, Bp. Andy Nindyotmas  pada hari Senin, 28 September 2009 di Mini Theatre, SMA Lokon. Dalam pengarahan tersebut, disampaikan supaya "Tour de Bali" ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menambah pengetahuan, wawasan dan sekaligus menunjukkan citra SMA Lokon St, Nikolaus terhadap masyarakat yang nanti akan dijumpai. Menjaga etika moral sesuai dengan Kurikulum Berbasis Kehidupan, menjadi bagian integral dari kegiatan outing sekolah. Oleh karena itu, setiap peserta dan pendamping wajib untuk menjaga nama baik Sekolah dan membuat laporan.

Gabriel Mantik, selaku EO (event organiser) kegiatan ini menyampaikan bahwa apa yang nanti dibuat merupakan bagian dari study tour. Kita mau belajar apa yang dibuat oleh masyarakat yang kami jumpai. Rute yang direncanakan sbb.: Manado - Surabaya - Denpasar dan Denpasar - Manado. Tempat-tempat yang akan dikunjungi Lapindo, Sentra Industri, Obyek Wisata, Kesenian dan Budaya.

Jumlah peserta yang mengikuti "tour de bali" adalah 29 siswa kelas XII IPS, 3 guru, dan 1 pamong asrama. Kegiatan ini dimulai tanggal 1 Oktober sd 4 Oktober 2009. (Kamis, Jumat, Sabtu dan Minggu).



Kesenian Bali


Lapindo



Tanah Lot



Pantai Kuta



Industri Bed-cover



Monumen Bom Bali




Interaksi dengan bule

30 September 2009

Latihan Marching

Goes to Isuzu Cup 2009
10 Oktober 2009
di Manado