Tes Masuk siswa baru SMP LOKON & SMA LOKON berasrama Tahun Pelajaran 2017/2018 telah dibuka.

SMA Lokon Sabet Juara Umum Atletik Tomohon

"Kejuaraan ini bertujuan untuk mencari bakat-bakat anak muda di bidang atletik untuk diperhatikan dan dibina oleh PASI Tomohon.

Retret Kelas XII SMA Lokon di Alamanda Retret

Semua kelas akan dibimbing oleh Pst. Adam OCD dan didampingi oleh Guru BK dan Pamong asrama.

Lokon Cup 2k17, Siap Digelar 5 Juni

Ada tiga cabang olah raga yang dipertandingkan dalam Lokon Cup 2k17, yaitu Basket, Dance dan Drumbattle

Penamatan 121 Siswa SMA Lokon

MA Lokon St. Nikolaus Sabtu siang ini (6/5/2017), berhasil menamatkan 121 siswa angkatan ke 13 atau Angkatan Bravery.

Tim OSN SMAN Lokon, Maju ke Provinsi

Berikut ini 15 siswa-siswi SMA Lokon yang mengikuti seleksi Olimpiade Sains Tingkat Provinsi Tahun 2017.

13 Agustus 2009

HIDUP BERSAMA DI ASRAMA

Visi Asrama:
“SUCCESSFUL IN LIFE”, yaitu membina anak agar hidup benar dan berhasil dalam hidupnya.

Tujuan Pendidikan berasrama:
Asrama adalah center pembentukan kepribadian. Oleh karena itu, tujuan pembinaan di asrama adalah membentuk pribadi siswa menjadi:
  • Percaya diri, cerdas terampil, sehat jasmani dan mental, tegar dan ulet, jujur, disiplin, berakhlak mulia, sosial, berjiwa sosial dan beriman.
  • Kompeten dalam bernalar, bertindak dan berperilaku, tanggap terhadap lingkungan sekitar dan tantangan hidup.
  • Terakomodasi untuk pendidikan lanjut.









Landasan dasar, untuk mencapai tujuan itu, adalah:
“Non scholae sed vitae discimus”, saya belajar bukan untuk sekolah tetapi untuk hidup.
Panca Keutamaan atau 5 falsafah Kurikulum Berbasis Kehidupan:
1. Saya ada karena kita ada.
2. Rajin belajar dan rajin bekerja.
3. Rendah hati.
4. Berpikir positif.
5. Takut akan Tuhan.

Struktur Organisasi Asrama atau stakeholders yang terlibat:
Manajemen Asrama dipimpin oleh Kepala Asrama.
Kepala Asrama dibantu oleh Tata Usaha Asrama, Kepala Pamong Putra/Kepala Pamong Putri dengan para pamong dan Koordinator Pembinaan Mental dan Kepribadian.
Asrama memiliki “supporting team” yaitu unit-unit kerja yang mendukung manajemen asrama seperti Sarpras, Cleaning Service, Laundry, Dining, Kitchen, Teknisi, Landscape, Clinic, Kantin, Security dan Wisma Lokon.

Kepamongan Asrama
Pamong adalah staff Asrama yang bertugas sebagai pengganti orang tua siswa di asrama, dan berfungsi sebagai pendidik, pembina, dan pendamping siswa di asrama.
Dalam melaksanakan fungsinya itu, pamong melayani siswa dengan hati dan penuh perhatian tanpa pandang bulu, namun pamong juga wajib tegas dan menegakkan disiplin kepada siswa.
Karena tuntutan kerjanya sebagai pamong asrama, maka setiap pamong wajib :
  • Memiliki spiritualitas kepamongan yang memadai.
  • Mempunyai ketrampilan manajerial.
  • Memiliki semangat persaudaraan atau team-work yang baik.

Pembinaan dan Mental Spiritual
Koordinator pembinaan mental spiritual adalah staff asrama yang terlibat langsung pada perkembangan siswa-siswa asrama dalam kerangka menumbuh-kembangkan sikap-perbuatan-emosi-spiritual yang baik menuju tercapainya kecerdasan spiritual siswa (SI & ESQ)
Peran dan fungsi yang dijalankan adalah mendesain dan melaksanakan program kegiatan kerohanian dan pembinaan mental bagi siswa.
Menjadi penghubung ke orang tua siswa yang melanggar atau ada masalah lain.
Memonitor keberadaan siswa.

Penerimaan Siswa Baru di Asrama
Asrama sebagai pusat pembentukan karakter menginginkan modal sosial para siswa yang memiliki kepribadian dan kesehatan yang memadai. Karena itu, asrama perlu dilibatkan dalam menyeleksi siswa baru yang akan menghuni di asrama.
Asrama akan menyelenggarakan “psikotest” atau wawancara kepribadian bagi siswa asrama.

Komponen dasar dalam pembentukan “character building” siswa di asrama
  1. Kecerdasan Majemuk (Multi Intelligence) qq. Howard Gardner yang terdiri dari 7 kecerdasan:
  2. Kecerdasan musik
  3. Kecerdasan kinestik
  4. Kecerdasan logika-matematika
  5. Kecerdasan lingustik
  6. Kecerdasan ruang
  7. Kecerdasan antar pribadi
  8. Kecerdasan intra pribadi

Emotional Quotient (EQ) atau Kecerdasan Emosi adalah kemampuan mengenali perasaan sendiri dan orang lain, memotivasi diri, mengelola emosi diri dalam hubungannya dengan orang lain. Komponen EQ meliputi:
  • Kesadaran diri
  • Pengaturan diri
  • Motivasi
  • Empati
  • Ketrampilan sosial

Spiritual Intelligence (SI) adalah suatu konsep bagaimana manusia memecahkan masalah makna dan nilai-nilai hidup (Zohar and Marshal, 2000). Kecerdasan Spiritual (SQ) adalah kemampuan untuk memahami makna (meaning) dan nilai (value) tertinggi kehidupan serta tujuan (vision) fundamental kehidupan dengan cara,
  • Menyadari di mana saya sekarang
  • Merasakan dengan kuat bahwa saya ingin berubah
  • Merenungkan apa fokus hidup saya sendiri dan apa motivasi saya yang paling dalam
  • Menemukan dan mengatasi rintangan
  • Menggali banyak kemungkinan untuk melangkah maju
  • Menetapkan hati saya pada sebuah jalan
  • Tetap menyadari bahwa ada banyak jalan lain.

Kecerdasan Emosi dan Spiritual (ESQ) : Adalah cara kita menggunakan makna, nilai, tujuan, dan motivasi spiritual dalam proses berpikir kita (IQ) dan proses merasa kita (EQ) dalam membuat keputusan serta dalam berpikir atau melakukan sesuatu.

Kultur Asrama yang dibangun dan diciptakan:
Secara ringkas dirumuskan sbb: “Menciptakan suasana kehidupan asrama dalam semangat persaudaraan sehingga siapapun yang tinggal di asrama merasa aman, senang dan krasan.”

Mentaati aturan dan tata tertib asrama dengan baik dan bijaksana.
Menciptakan semangat kerja dan pekerjaan atas dasar keterbukaan dan kerjasama yang baik di lingkungan asrama.
Mencanangkan Tujuh Kebiasaan Remaja yang efektif
  1. JADILAH PROAKTIF – Bertanggungjawablah atas hidupmu sendiri.
  2. MERUJUK PADA TUJUAN AKHIR – Definisikan misi dan sasaran hidupmu.
  3. DAHULUKAN YANG UTAMA – Susunlah prioritas, dan dahulukanlah hal-hal yang penting
  4. BERPIKIR MENANG/MENANG – Bersikaplah agar semua orang bisa menang.
  5. BERUSAHALAH UNTUK MEMAHAMI- Jadilah pendengar yang baik , yang tulus.
  6. WUJUDKAN SINERGI - berkerjasamalah agar mencapai hasil yang lebih baik.
  7. ASAHLAH GERGAJIMU – perbaharuilah dirimu secara berkala.

Kegiatan Internal:
LOG (Lokon Olympiad Games)
English Night: meningkatkan ketrampilan berbahasa Inggris
HOT (Hari Orang Tua): eksplorasi seni dan budaya para siswa.

Kegiatan Eksternal
Program Outing per-angkatan
BAKSOS (Bakti Sosial)
Tugas Koor di Gereja

Model-model pendampingan:
Model “learning by doing” adalah model pendampingan siswa dengan memberi kesempatan kepada siswa untuk membuat pembelajaran dari apa yang telah mereka buat.
Model “Ongoing Formation”: adalah model pendampingan siswa yang menitikberatkan pada program pembentukan seluruh aspek kepribadian secara integral dan berkelanjutan,
Model “personal approach”: adalah model pendampingan siswa yang mengutamakan pembinan secara pribadi dan pengenalan pribadi.
Model-model tersebut mengacu pada 7 Kebiasaan Remaja yang Sangat Efektif, yang dibuat oleh Sean Covey (2001)

Komunitas Asrama “Losnito Dormitory” dihuni oleh sebuah komunitas besar anak muda yang sedang mencari diri untuk berkembang secara integral baik dari aspek intelektual, aspek emosi, aspek sosial, aspek fisik maupun aspek spiritual. Oleh karena itu, komunitas ini dalam pengelolaannya dibagi dalam komunitas-komunitas basis.
  • Komunitas Basis Veritas
  • Komunitas Basis Virtus
  • Komunitas Basis Fides
  • Komunitas Basis Amor.

Motto Asrama: VERITAS-VIRTUS-FIDES