Tes Masuk siswa baru SMP LOKON & SMA LOKON berasrama Tahun Pelajaran 2017/2018 telah dibuka.

SMA Lokon Sabet Juara Umum Atletik Tomohon

"Kejuaraan ini bertujuan untuk mencari bakat-bakat anak muda di bidang atletik untuk diperhatikan dan dibina oleh PASI Tomohon.

Retret Kelas XII SMA Lokon di Alamanda Retret

Semua kelas akan dibimbing oleh Pst. Adam OCD dan didampingi oleh Guru BK dan Pamong asrama.

Lokon Cup 2k17, Siap Digelar 5 Juni

Ada tiga cabang olah raga yang dipertandingkan dalam Lokon Cup 2k17, yaitu Basket, Dance dan Drumbattle

Penamatan 121 Siswa SMA Lokon

MA Lokon St. Nikolaus Sabtu siang ini (6/5/2017), berhasil menamatkan 121 siswa angkatan ke 13 atau Angkatan Bravery.

Tim OSN SMAN Lokon, Maju ke Provinsi

Berikut ini 15 siswa-siswi SMA Lokon yang mengikuti seleksi Olimpiade Sains Tingkat Provinsi Tahun 2017.

20 Mei 2017

Graduation 61 Siswa SMP Lokon, Meriah


LOSNITO NEWS - Prosesi "graduation" bagi 61 siswa SMP Lokon angkatan ke 4 (4tune), Jumat siang (19/5) sedikit terkendala oleh gerimis. Sekitar 30 menit, prosesi tertunda menunggu gerimis reda. Sementara itu, Marching Band SMP Lokon tetap dalam barisannya meski rintik gerimis mulai membasahi.


Begitu langit terbuka, prosesi mulai berjalan menuju ke Sporthall diiringi oleh barisan Marching Band. Jam menunjuk pada angka 14.30. Siswa putra memakai setelan jas hitam dengan dasi merah. Sementara siswa putri memakai kebaya. Beberapa siswa putri berjalan sedikit goyah karena menyesuaikan sepatu highheel yang dipakainya.

Prosesi diawali oleh Marching Band, kemudian siswa dan orang tua lalu terakhir Kepala Sekolah, Bp. Marthinus Senduk dan Ketua Umum Yayasan Pendidikan Lokon, Bp. Deny Korompis.

Tiba di sporthall, siswa yang didampingi oleh orang tua atau wali, berhenti sejenak di muka pintu Selatan Sporthall. Lalu para siswa yang akan tamat, ambil kursi di sebelah Barat, sedangkan orang tua menempati kursi sebelah Timur.

Setelah semua hadirin memasuki sporthall, Pst. Yong, MSC, Pst. Anis dan Pst. Adam diiringi Putra Altar memasuki sporthall untuk merayakan Ekaristi. Dalm homilinya, Pst. Yong menegaskan bahwa kekhasan dari persekolahan YPL adalah mewujudkan impian Bapak Ronald tentang memajukan pendidikan di Indonesia Timur khususnya memperkasa anak cucu Manado. Untuk itu, dalam pendidikan YPL, pendidikan karakter melalui hidup berasrama tak kalah penting dengan pendidikan akademik.

Selesai Ekaristi, kemudian istirahat sejenak dan setelah setengah jam kemudian baru acara penamatan dimulai.

Tercatat ada sambutan dari Wakil Siswa Giva Gerungan, Wakil Orang tua siswa, Walikota Manado Dr Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, Kepala Sekolah SMP Bp. Martinus Senduk, SS., M.Hum.

Selingan diisi oleh penampilan dari grup Kolintang SMP, Bras Ensemble Marching Band SMP dan SMA, Vokal Grup Guru-guru SMP, dan Humbelo tarian Papua. Uniknya lagi pembaca acara sepanjang acara penamatan menggunakan tiga bahasa, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Mandarin dan Bahasa Inggris.

19 Mei 2017

Lokon Cup 2k17, Siap Digelar 5 Juni 2017


LOSNITO NEWS - Dalam akun instagram @lokoncup2k17, Panitia Lokon Cup 2k17 merilis waktu pelaksanaan Technical Meeting Jumat ini (19/5) di Minitheatre SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon. Bagi sekolah yang belum mendaftarkan siswanya untuk ikut kompetisi Basketball, Dance dan Drumbattle, mohon segera menghubungi Panitia 082293235406 (ERIKA) atau langsung datang saat TM.

OSIS SMA Lokon, setiap tahun menjelang libur Semester Juni, selalu menggelar Lokon Cup. Tahun 2017 ini, akan dilaksanakan pada tanggal 5-12 Juni. Ada tiga cabang olah raga yang dipertandingkan, yaitu Basket, Dance dan Drumbattle.

Hadiah, uang pembinaan dan trophy, telah disiapkan oleh Panitia Lokoncup2k17.


Dari ke tiga cabang olah raga itu, yang bakal menarik dan seru adalah Basketball. Salah satu tujuan diadakan LokonCup 2k17 tak lain adalah menjaga iklim kompetisi Basket antar pelajar di Sulawesi Utara tetap "hangat".

Basket menjadi olah raga favorit bagi pelajar. Maka dengan sendirinya, setiap ada kompetisi basket yang diselenggarakan oleh sekolah-sekolah unggulan, Perbasi dan DBL, selalu menarik untuk disimak dan ditonton.

"Kompetisi seperti Lokon Cup ini, menjadi ajang pemanasan untuk gelaran HONDA DBL North Sulawesi Series, September mendatang" ujar salah satu panitia.

Tak heran ajang ini mampu menelurkan atlet-atlet terbaik hingga bisa berkiprah di ajang tingkat profesional seperti IBL, atau siap menjadi pemain basket nasional.

Selamat bertanding di LokonCup2k17. Simak terus di akun instagram panitia @lokoncup2k17. 

Anastasia R dan Nadine, Siswi Lokon ke POR Provinsi

Anas dan Nadine, Atlet Lokon wakil Tomohon ke POR Provinsi
LOSNITO NEWS - Anasthasya Melati Ruata dan Nasareth Nadine Gisele Tumewu, dua siswi kelas X, SMA Lokon meraih tiket untuk mewakili Tomohon ke ajang Pekan Olah Raga Provinsi,22 -24 Mei 2017 di Manado. Anas mewakili cabang Lari 100 meter putri dan Nadine wakil cabang Lompat Jauh

"Kami siap berlaga di tingkat Provinsi. Semoga membawa pulang medali untuk Tomohon dan sekolah" ujar Anastasia dan Nadine saat bersiap berangkat ke Puskesmas untuk mendapatkan surat keterangan sehat, sebagai syarat untuk mengikuti lomba. Tak hanya hobby lari, Anas juga menyukai basket dan ingin bisa masuk jadi Tim Basket Losnito.

(Baca juga SMA Lokon Juara Umum Lomba Atletik se-Tomohon)

Penyerahan hadiah dan medali bagi para juara ini akan diserahterimakan oleh Walikota dalam Gebyar Pendidikan yang akan diselenggarakan Sabtu pagi (20/5) di aula ABI Tomohon.

16 Mei 2017

SMP Lokon Raih 6 Emas Atletik Tomohon


Isidorus Pinimet Juara 3 Lomba lari 10Km


LOSNITO NEWS - Ini hasil raihan SMP Lokon dalam kejuaraan Altetik se-Kota Tomohon yang diselenggarakan PASI Tomohon, tanggal 12-13 Mei 2017.

Sambutan Walikota Jimmy F Eman

SMP Lokon meraih 6 Emas, 4 Perak dan 4 Perunggu.

Emas:

  1. Lempar Lembing Putri : Geleti Onioma
  2. Lempar Lembing Putra: Akim Kum
  3. Lari 200m: Ablinus Magal
  4. Tolak Peluru: Joni Jangkup
  5. Lari 1500m Putra: Isidorus Pinimet
Perak
  1. Lari 2oom Putri: Geleti Onioma 
  2. Lari 400m: Epi Wantik
  3. Lompat Jauh: Joni Jangkup
  4. Lari 1500m Putra: Akim Kum
Perunggu;
  1. Lari 1500m: Yosias Dolakiwak
  2. Lari 100m: Joni Janghkup
  3. Lari 800m : Alexandro Poana
  4. Lari 10 km: Isidorus Pinimet

15 Mei 2017

SMA Lokon Sabet Juara Umum Kejuaraan Atletik Se-Kota Tomohon

Korenvian Jawame (SMA Lokon) Juara 10Km, 1500m, 800m

LOSNITO NEWS - Walikota Tomohon Jimmy F. Eman didampingi Ketua PASI Tomohon Stefanus BAN Liow dan Ketua Dekot Vicky Wenur, membuka kejuaraan Atletik Pelajar SD, SMP, SMA/SMK Se-kota Tomohon, Jumat pagi tadi (12/5) di Lapangan Olah Raga SMA St. Nikolaus Tomohon.

Juara 1,2,3 Lomba Lari 10.000 meter Putra SMA/SMK
"Kejuaraan ini bertujuan untuk mencari bakat-bakat anak muda di bidang atletik yang kemudian diperhatikan dan dibina oleh PASI Tomohon untuk dipersiapkan pada kejuaraan tingkat Propinsi dan tidak menutup kemungkinan ke Nasional. Meski demikian, pepatah latin "Mens sana in corpore sano" yang artinya "Jiwa yang sehat dalam tubuh yang sehat", juga menjadi tujuan dari kejuaraan oleh raga ini" tegas Jimmy F. Eman dalam sambutannya pada kejuaraan atletik se-Kota Tomohon.

Sambutan Walikota Tomohon, Jimmy F. Eman

Bendera Start Lari Tingkat SD

Usai sambutan, Walikota mengangkat bendera start untuk lomba tingkat SD. Setelah itu, kegiatan berjalan hingga selesai.

Esok harinya diadakan lomba lari berjarak 10 km dan 5 km yang start dari Tumatang dan Finish di SMA Lokon. Dari hasil kejuaraan itu, SMA Lokon menyabet 13 Emas, 13 Perak dan 10 Perunggu, dengan nilai Total 36. SMA PGRI Rururkan sebagai juara umum kedua memperoleh 4 emas saja.

Nomor 100 meter
Putra:
  1. Imanuel Onawame (SMA Lokon)
  2. Fernando Jarinap (SMA Lokon)
  3. Rivaldo Paat (SMA Lokon)
Putri:
  1. Philia Kalalo (SMA PGRI Rurukan)
  2. Atmey Batudaka (SMA Negeri 1)
  3. Abigail Sasaw (SMA Lokon)
Nomor 200 Meter 
Putra
  1. Fernando Jarinap (SMA Lokon)
  2. Yohanes Turang (SMK Kristen 3)
  3. Peter Takumansang (SMA Lokon)
Putri
  1. Anastasia Ruata (SMA Lokon)
  2. Nadine Kawengian (SMA Lokon)
  3. Ipma Wantik (SMA Lokon)
Nomor 400 meter 
Putra:
  1. Bernadus Mahera (SMA Lokon)
  2. Clement Oniowa (SMA Lokon)
  3. Marcelindo Kolompoy (SMA Lokon)
Putri
  1. Anastasia Ruata (SMA Lokon)
  2. Erika Kawengian (SMA Lokon)
  3. Ipma Wantik (SMA Lokon)
    Nomor 800 meter 
    Putra:
    1. Korenvian Jawame (SMA Lokon)
    2. Ronaldo Kamukupeyan (SMA Lokon)
    3. Melinus Magal (SMA Lokon)
    Putri
    1. Philia Kalalo (SMA PGRI Rurukan)
    2. Abigail Sasaw (SMA Lokon)
    3. Ipma Wantik (SMA Lokon)
      Nomor 1.500 meter 
      Putra
      1. Korenvian Jawame (SMA Lokon)
      2. Vitalis Nakiaya (SMA Lokon)
      3. Risman Tumoka (SMK Kristen 3)
      Putri
      1. Anggi Langitan (SMA Negeri 1)
      2. Yesika Kuada (SMA Lokon)
      3. Helmy Kasiha (SMK Kristen 2)
      Nomor 5.000 meter Putri
      1. Philia Kalalo (SMA PGRI Rurukan) - 28 menit 58 detik
      2. Anggi Langitan (SMA Negeri 1 Tomohon) - 33 menit 33 detik
      Nomor: 10.000 meter Putra
        1. Korenvian Jawame (SMA Lokon) - 36 menit 44 detik
        2. Trifilis Lopulalan (SMK Negeri 1) - 38 menit 29 detik
        3. Risman Tumoka (SMK Kristen 3) - 40 menit 20 detik
        TOLAK PELURU
        Putra
        1. Stefano Tinangon (SMK Negeri 1)
        2. Ronaldo Kamukupeyan (SMA Lokon)
        3. Clement Oniowa (SMA Lokon)
        Putri
        1. Yohana Oprawiri (SMA Lokon) - 17,71 m
        2. Anggi Langitan (SMA Negeri 1) - 17,40 m
        3. Ipma Wantik (SMA Lokon - 6,60 m
        LEMPAR CAKRAM
        Putra
        1. Imanuel Onawame (SMA Lokon)
        2. Melinus Magal (SMA Lokon)
        3. Oktaviano Welang (SMA Negeri 1)
        Putri
        1. Yohana Oprawiri (SMA Lokon)
        2. Ipma Wantik (SMA Lokon)
        3. Clarienta Pangalila (SMA Negeri 1)
        LEMPAR LEMBING
        Putra
        1. Clement Oniowa (SMA Lokon)
        2. Stefano Tinangon (SMK Negeri 1)
        3. Fidelis Amisin (SMA Lokon)
        Putri
        1. Virginia Pontoh (SMK Kristen 2)
        2. Clarienta Pangalila (SMA Negeri 1)
        3. Helmy Kasiha (SMK Kristen 2)
        LOMPAT JAUH
        Putra
        1. Ronaldo Kamukupeyan (SMA Lokon)
        2. Marcelindo Kolompoy (SMA Lokon)
        3. Timoty Tangkawarow (SMK Kristen 2)
        Putri
        1. Philia Kalalo (SMA PGRI Rurukan)
        2. Nadine Tumewu (SMA Lokon)
        3. Atmey Batudaka (SMA Negeri 1)
        Foto Bersama: Para Atlet Lari
        Tampil sebagai juara umum untuk tingkat SD adalah SD Katolik Wailan yang merebut 3 Emas, 1 Perak dan 2 Perunggu. Untuk tingkat SMP, juara umum diperoleh SMP Kristen Tomohon dengan 6 Emas, 7 Perak dan 6 Perunggu. Tingkat SMA dan SMK, juara umum SMA Lokon dengan 13 Emas, 13 Perak dan 10 Perunggu. (Sumber: Persatuan Atletik Selururh Indonesia (PASI) Kota Tomohon.)

        " Dari hasil ini akan diseleksi untuk mengikuti Pekan Olahraga Kota (Porkot) ke-3 Kota Tomohon Juli mendatang dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Oktober mendatang di Kabupaten Minahasa" tegas Stefanus BAN Liow, Ketua PASI Tomohon sekaligus Anggota DPD RI.

        12 Mei 2017

        Tim Olympiade SMA Lokon dan SMP Lokon, Maju ke OSP

        Tim OSN SMA Lokon 2017

        LOSNITO NEWS - Berikut ini 15 siswa-siswi SMA Lokon yang mengikuti seleksi Olimpiade Sains Tingkat Provinsi Tahun 2017. Mereka adalah siswa setelah lolos seleksi tingkat OSK (Kota/Kabupaten) atau mewakili Kota Tomohon.

        Dukungan Yayasan dan Sekolah untuk Peserta OSP
        Tahun ini untuk lolos ke tingkat Nasional (OSN) para siswa harus bersaing dengan sekolah-sekolah di Sulawesi Utara.

        1. Matematika:
          1. Chang Karsten Lee Sangkay
          2. Fenny Mariska
        2. Fisika:
          1. Andranyasa Vomores Maria Rumondor
          2. Rachel Theresa Wewengkang
        3. Biologi:
          1. Gratsia Theodorin Bungkuran
          2. Florent Hastiono
        4. Astronomi
          1. Titus Gilboa
          2. Elvita Lianie Chandra
        5. Kebumian
          1. Aprilia Yulifa Thalia Thomas Karupukaro
          2. Keren Kezia Dauliu
        6. Komputer
          1. Hendrico Fernando Bolang
        7. Ekonomi:
          1. Prily Gracia Elisabeth Soetiman
          2. Monica Laurenzia Limahu
          3. Kelvin Yauri
        8. Geografi:
          1. Ferky Hardiyanto Tan




        TIM OSP ke Bandung untuk Persiapan

        Aksi Bela Negara, NKRI Harga Mati Buat Tomohon


        LOSNITO NEWS - Pagi ini (12/5) ribuan warga Tomohon bergerak menuju ke SMA Lokon dari pusat kota. Tampak Walikota Tomohon, Jimmy F. Eman bersama para pejabat Muspika lain dari unsur Dekot, TNI dan Polri serta Perangkat Desa, Sekolah dan Intansi Pemerintah lain, memasuki gerbang SMA Lokon sambil membentangkan spanduk dan  meneriakkan yel-yel, "NKRI Harga Mati. Pancasila Nomor Satu".

        "Selaksa Merah Putih Untuk Bela Negara, NKRI Harga Mati" banner berukuran raksasa dibentangkan oleh banyak orang sepanjang jalan dari pusat kota hingga finis di SMA Lokon. Euforia dan gema heroik warga Tomohon, membahana di pagi itu. Nada-nada kokoh untuk mempertahankan NKRI dari upaya-upaya menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia atau mengubah dasar dan landasan negara dengan agama tertentu, akan dilawan. Karena itu, NKRI harga mati.




        Losnito Ikut Pawai Defile Hardiknas Tomohon

        Marching Band SMA Lokon 2017

        LOSNITO NEWS - “Atas nama pemerintah, saya menyampaikan penghargaan dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh insan pendidikan di tanah air, mereka adalah yang telah mengabdi dan berkorban demi kemajuan pendidikan, juga telah membuahkan hasil yang menggembirakan, sekalipun di sana-sini masih banyak masalah dan menimbulkan ketidakpuasan, sedang adanya masalah yang belum terselesaikan dan ketidakpuasan yang ada, justru semakin melipat-gandakan energi, kehendak dan ikhtiar untuk menemukan terobosan-terobosan baru,” ucap Walikota Tomohon Jimmy F. Eman membacakan sambutan Mendikbud saat memimpin upacara Hardiknas (9/5/2017) di lapangan Walikota Woloan.



        Field Commander

        Marching Band SMP Lokon

        “Marilah kita bersama-sama menggerakkan reformasi pendidikan nasional demi kemajuan dan keunggulan pendidikan nasional kita pada satu sisi lain demi kelangsungan dan kelanggengan Bangsa Indonesia di tengah bangsa-bangsa lain. Hardiknas 2017 ini, mari kita singsingkan lengan baju untuk menggerakkan reformasi pendidikan nasional demi anak cucu kita,” lanjut Eman.



        Setelah dibuka dengan upacara, Walikota beserta jajarannya menuju ke pusat kota Tomohon untuk menyaksikan defile Hardiknas yang diikuti oleh Sekolah Dasar sebanyak (32 Sekolah), Sekolah Menengah Pertama (15 Sekolah,  serta Tingkat Sekolah Menengah Atas sebanyak (11 sekolah).

        Seperti biasanya, Marching Band SMP Lokon dan SMA Lokon ikut dalam defile. Start dari Lapangan Parasamya Walian menuju ke Pusat kota di depan Supermarket Grand Central.

        Warga Tomohon di sepanjang jalan yang dilewati oleh peserta pawai, tampak antusias menanti kebolehan yang diperagakan oleh siswa-siswa. Selain bendera merah putih, Marching band, baju adat Minahasa dalam bentuk tarian Kabasaran dan Maengket juga mewarnai pawai hingga terkesan beragam budaya. 

        SMA Lokon, Penamatan121 Siswa Berlangsung Meriah

        Penamatan 121 Siswa Angkatan 13 (Bravery) SMA Lokon 2017

        LOSNITO NEWS - SMA Lokon St. Nikolaus Sabtu siang ini (6/5/2017), berhasil menamatkan 121 siswa angkatan ke 13 atau Angkatan Bravery dengan menyandang predikat 100% lulus.


        "Dari sekian lulusan, patut disyukuri ada satu siswa Lokon (Preysi Ngala) masuk 10 besar nilai tertinggi UNBK se Sulawesi Utara. Saya ucapkan selamat dan ini bukti siswa ini mampu fokus belajar untuk UNBK" kata Stepahnus I Poluan, SIP, Kepala SMA Lokon St. Nikolaus saat mengumumkan hasil kelulusan (2/5) di lobby sekolah.


        Puncak kelulusan dirayakan dalam acara penamatan (graduation) pada hari Sabtu (6/5) di Sporthall. Diundang dalam acara itu,selain orang tua murid, juga para tokoh masyarakat Tomohon dan Team 8 Pendidiri Sekolah yang masih hidup.

        Tepat pukul 14.00, rombongan siswa yang akan mengikuti penamatan, di dampingi oleh orangtua/Wali, berjalan dari Lobby menuju Spothall. Marching Band Lokon mengantar rombongan itu, dengan lagu-lagu khas Lokon dan suasana siang yang cerah menjadi meriah.


        Bras Ensemble dengan lagu "Opo Wananatas" (Tuhan yang di atas, memberi kebaikan) menyambut rombongan memasuki Sporthall. Hadirin bediri dan kemudian oleh MC disampaikan susunan acara Graduation Bravery.

        "Setelah Ekaristi yang dipimpin oleh Pst. Yong Ohoitimur, MSC dan Pst. Adam OCD, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Dengan hormat, Bpk. Dodi Korompis, wewakili Ketua Umum YPL nanti diminta memberikan sambutan setelah sambutan Kepala Sekolah dan Wakil orang tua siswa. Selingan dalam sambutan akan kami tampilkan seni kreasi para siswa berupa Brass Ensemble, Kolintang, Tarian khas Papua" kata MC Alfairo dan Cece.


        26 Januari 2017

        Ayo Ikut Kelas Intensif Bahasa Mandarin

        Liu Dan Dan mimpin lagu Mandarin bersama siswa SMP Lokon 

        LOSNITO NEWS - Jumat siang ini (20/1) sesudah pelajaran usai, di Aula SMP Lokon, siswa, guru dan para pimpinan Yayasan beserta tamu berkumpul untuk pembukaan kelas bahasa Mandarin di SMP dan SMA Lokon St. Nikolaus.



        Yayasan Pendidikan Lokon beberapa waktu lalu telah bekerjasama dengan Pusat Bahasa Mandarin Universitas Hassanudin Makassar dan Institute Confucius China untuk pengembangan bahasa Mandarin di lingkungan SMP/SMA Lokon St. Nikolaus.

        Alasan dibukanya kelas Mandarin

        Pesatnya perekonomian Cina, bertambahnya jumlah penduduk hingga mencapai lebih dari 1,3 miliar jiwa, mebuat berbagai industri raksaksa dunia berlomba-lomba membenamkan investasinya di sana. Oleh karena itu, prasyarat penting yang harus dipenuhi oleh seorang investor guna membangun kepercayaan publik lokal adalah kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Mandarin.

        Foto bersama: Wakil Diknas Tomohon, Prof. Burhan (UNHAS), Prof Tao (Confucius Institute China), Ferdinad W (YPL) dan para pimpinan Yayasan dan Kepala Sekolah SMP/SMA Lokon. 


        Tak heran jika kemudian, bahasa Mandarin menjadi bahasa Internasional kedua setelah Bahasa Inggris. Bahasa Mandarin digunakan oleh lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia dan penguasaan terhadap Bahasa Mandarin sering diidentikan dengan makin cerahnya prospek karir seseorang terutama bagi mereka yang hendak terjun dalam dunia bisnis.

        "Kalau SMP dan SMA Lokon membuka kelas bahasa Mandarin, tentu ada tujuannya. Yaitu, dengan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Mandarin, siswa diharapkan nantinya siap menghadapi Era Pasar Global karena bahasa Mandarin adalah bahasa kedua setelah Bahasa Inggris. Dengan kemampuan berbahasa Mandarin, siswa tidak kesulitan masuk dalam perkembangan pasar global" kata Prof. Burhan dalam sambutannya.

        Cita-cita Owner dan Pendiri Yayasan Pendidikan Lokon

        Di kalangan guru dan siswa, Om Ronald Korompis dikenal sebagai visoner. Memiliki kemampuan melihat apa yang terjadi ke depan dan bagaimana menyiapkan pendidikan untuk mampu bersaing dengan dunia luar.


        "Bahasa Mandrin menjadi salah satu keinginan Om Ronald agar siswa kedepannya mampu berkiprah secara global dalam mengantisipasi perkembangan jaman dan pasar global. Itulah amanah dari owner dan pendiri Bapak Ronald Korompis," kata Marthinus Senduk, SS, M.Hum, kepala sekolah SMP Lokon dalam sambutannya.

        "Jadi dibukanya kelas Mandarin, selain menjadi menjadi hasil kerjasama anatar YPL dengan UNHAS Makassar, juga mewujudkan harapan pendiri Yayasan. Tak hanya itu, sebagain siswa ada melanjutkan studinya ke Tiongkok dan sebagian besar mengambil kedokteran" imbuh Marthinus Senduk.

        Pengajar Kelas Mandarin

        Pusat Bahasa Mandarin UNHAS dan Institute Confucius Tiongkok telah memberikan andil dalam menyediakan tenaga pengajar.


        Sekarang ada dua guru yang berasal dari Tiongkok dan berpengalaman mengajar di UNHAS yaitu, Laose Liu Dan Dan dan Laose Chen Na. Selain mereka, ada bantuan dari guru Mandarin senior dari Manado yaitu Pak Yohanes.

        Tim teaching Mandarin Tiongkok, juga nantinya mendapat bantuan dua pengajar Native langsung dari Pemerintah Tionkok supaya percakapan aslinya terjaga dengan baik.

        Pembukaan kelas juga diwarnai dengan menyanyikan nyanyian dalam bahasa Mandarin yang dipimpin oleh Liu Dan Dan yang melibatkan para siswa SMP.

        Artikel terkait:

        1. Lokon Chinesse Teaching Site
        2. HUT ke 12, Confucius Institute di Lokon


        21 Januari 2017

        Retreat Kelas XII, "Hidup Bermakna"




        LOSNITO NEWS - SMA Lokon St. Nikolaus mengadakan retreat untuk siswa-siswi kelas XII IPA-IPS di Alamanda Retreat sejak Senin (16/1) hingga Jumat(20/1).

        "Kami bagi dua gelombang. Untuk siswa IPA, gelombang pertama. IPS, gelombang kedua. Semua kelas akan dibimbing oleh Pst. Adam OCD dan didampingi oleh Guru BK dan Pamong asrama" jelas Martha Goni, Guru BK yang menjadi ketua panitia.

        "Peserta dari IPA ada 65 siswa. IPS ada 56 siswa. Guru ada 4 orang" imbuh Martha menghitung jumlah peserta dalam kaitan dengan transportasi ke rumah retreat.


        Tema retreat kali ini adalah Hidup Bermakna. Hari pertama merenungkan hidup dengan cara "Start from the end". Hari Kedua, merenungkan sikap hidup selama ini. Untuk menemukan sikapnya, dilalukan dengan Outdoor Games dan membuat Budgeting hidup.


        "Di antara itu semua, diawali dan diakhiri dengan ibadat. Renungan bersama dan pribadi selalu diberikan saat sesudah ibadat" tambah Martha.

        Curah hujan yang masih sering terjadi di kaki gunung Mahawu, tak menyurutkan semangat para peserta. Sebaliknya, ketika langit berwarna cerah kebiruan, kehangatan panorama alam dari lokasi retreat membakar ucapan syukur atas Sang Pencipta.

        Di akhir retreat, mereka bertekad agar lulus 100% dari ujian nasional dan melanjutkan ke perguruan tinggi.

        Panas Bumi, Mapel Baru di SMA

        Tim Panas Bumi UGM Yogyakarta dan Pimpinan Yayasan Pendidikan Lokon (dokpri)

        LOSNITO NEWS - Kita tidak mewarisi bumi ini dari nenek moyang kita. Sebaliknya, kita meminjam bumi ini dari anak cucu kita. Di atas pundak generasi mudalah, mereka akan meneruskan dan mewarisi kekayaan negara dan bangsa ini. Salah satunya pendidikan panas bumi dimasukkan di kurikulum sekolah. Energi panas bumi adalah salah satu kekayaan alam  yang terdapat di perut bumi.

        Dengan ekplorasi dan eksploitasi energi panas bumi, manfaat bagi kehidupan banyak di dapat. Manfaat panas bumi secara tidak langsung digunakan untuk menggerakkan pembangkit listrik tenaga panas bumi. Secara langsung, dimanfaatkan untuk pemanasan dan pendinginan ruangan, permandian kolam renang, greenhouse heating, aquaculture, pariwisata, dan lainnya.

        Terkait dengan pengembangan panas bumi (geothermal) Indonesia, khususnya di Sulut, tim Panas Bumi UGM berkolaborasi dengan NZAID CaRED Programme, Program Pemberdayaan dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat di Kawasan Timur Indonesia kembali menyelenggarakan Workshop Pengembangan mata pelajaran panas bumi untuk SLTA di Sulawesi Utara, Selasa kemarin (17/1) di Miniteater SMA Lokon Tomohon. Workshop ini merupakan kelanjutan dari workshop Mapel Panas Bumi sebelumnya (22/9/2016) di tempat yang sama.

        Foto Bersama (dokpri)

        Di hadapan para guru utusan dari SMA se-Sulut, workshop kedua ini mengagendakan pembahasan tentang silabus mata pelajaran panas bumi untuk kelas XI dan kelas XII SMA yang telah disepakati dalam workshop pertama.

        Dalam silabus mapel panas bumi, telah tersusun materi pokok pembahasannya, yaitu (1) energi panas bumi, (2) sistem panas bumi, (3) pemanfaatan energi panas bumi, (4) keunggulan energi panas bumi, (5) tahapan pengembangan panasd bumi, (6) panas bumi di Indonesia, (7) manifestasi panas bumi dan Geohazard, (8) keanekaragam hayati di lingkungannya, (9) kunjungan lapangan/field trip, (10) Seminar panas bumi.

        Sedangkan kompetensi dasar (KD) mapel panas bumi adalah agar siswa mampu mengidentifikasi,  menganalisis,  memahami dan mensyukuri energi panas bumi sebagai energi terbarukan dengan banyak manfaatnya bagi kebutuhan hidup manusia serta kemajuan bangsa dan negara.

        Ini alasan panas bumi dijadikan mata pelajaran di SMA Pusat Penelitian Panas Bumi UGM, menyebutkan bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi panas bumi terbesar di dunia. Hampir 40 persen panas bumi dunia terdapat di Indonesia. Data Badan Geologi menyebutkan Indonesia memiliki potensi panas bumi sebesar 29.215 MWE dari 285 lokasi akhirnya belum dimanfaatkan secara optimal untuk pembangkit listrik. Total potensi tersebut merupakan jumlah antara potensi sumber daya panas bumi sebesear 13.195 MWe dan cadangan sebesar 16.020 MWe.

        Mapel Panas Bumi harus digulirkan (dokpri)

        “Daerah di sekitar panas bumi, selain berfungsi sebagai lumbung energi juga dapat berfungsi sebagai laboratorium alam, maka menarik untuk diteliti dari segi ilmu kebumian, keanekaragaman hayati dan lainnya. Biasanya lokasi di mana terdapat panas bumi, adalah daerah unik yang memiliki potensi wisata yang memikat seperti pemandangan alam yang eksotik dengan fumarol, tanah beruap, geyser, dan pemanfaatan sumber air panas sebagai permandian” jelas Dr. Pri Utami, MSc., Ph.D. dosen UGM sekaligus peraih gelar Women in Geothermal Ambassador tahun 2015.

        Yang kedua, materi panas bumi bisa dimasukkan ke dalam kurikulum SMA sebagai mata pelajaran muatan lokal, atau muatan institusional atau lintas minat. Namun, konsekuensinya harus dilihat secara bijak. Foto bersama (dokpri) “Jika panas bumi menjadi mapel muatan lokal atau institusional, maka materi panas bumi harus menjadi mapel yang berdiri sendiri. Konsekuensinya, guru pengajar harus menguasai bahan ajar materi panas bumi dengan alat peraganya. Dibutuhkan alokasi waktu sendiri dalam kurikulum. Tak hanya itu, apabila menjadi muatan lokal untuk seluruh SMA Provinsi Sulut, harus disahkan dengan SK Gubenur dan sekolah yang tidak melaksanakan akan mendapat sanksi” kata Agnito, Wakasek Kurikulum Lokon. Kalau materi panas bumi menjadi mapel lintas minat maka materi itu bisa diintegrasikan dengan pelajaran yang berbasis keilmuan dan pariwisata seperti kebumian, geografi, fisika, ekonomi, bahasa Inggris.

        Presentasi Peserta (Dokpri)

        “Yah, akan banyak guru yang terlibat. Itu resikonya. Lagi pula jiwa dan semangat lintas minat menurut peraturan, mendorong sekolah untuk melakukan sister school dengan pihak perguruan tinggi agar nantinya mapel panas bumi berkesinambungan dengan kuliah” imbuh Agnito.

        Yang ketiga, salah satu materi panas bumi mendorong siswa untuk melalukan pengamanatan langsung di lapangan terhadap keunggulan dan pemanfaatan energi panas bumi. Sebagai contoh, manifestasi panas bumi  berupa tanah hangat, permukaan tanah beruap, mata air panas atau hangat, telaga air panas, fumarol, kubangan lumpur panas, silika sinter atau batuan yang terlah mengalami alterasi. Itu semua harus dipelajari dengan cara melihat, mengamati dan meneliti secara langsung di lokasi panas bumi.

        Yang keempat, lokasi di daerah panas bumi berpotensi untuk digunakan sebagai Taman Pendidikan Panas Bumi (Edupark) yang terintegrasi dengan wisata alam. Tangkuban Perahu, Air panas Cipanas Garut, Danau Linow, Bukit Kasih, dan masih banyak lagi, berada di daerah panas bumi. Pemprov Sulut bekerjasama dengan UGM telah dua kali menyelenggarakan festival panas Bumi di Danau Linow, Lahendong, Tomohon.

        “Indonesia memiliki potensi geothermal yang melimpah. Nyatanya pemanfaatan panas bumi belum maksimal. Karena itu kita (sebagai pendidik atau guru) terpanggil untuk mengedukasi generasi muda agar mereka kelak bisa mengelola kekayaan alam itu bagi kemajuan bangsa dan negara ini” kata Dr. Himawan T. Bayu menutup workshop dengan harapan materi panas bumi bisa secara resmi dimaksukkan dalam kurikulum sekolah.

        Selengkapnya DI SINI.