- Memasyarakatkan Fungsi dan Peranan DPR-RI Kepada Remaja Sebagai Generasi Penerus Bangsa.
- Memberikan pemahaman kepada siswa tentang proses pembuatan kebijakan publik di Parlemen
- Meningkatkan pemahaman tentang proses demokrasi di Indonesia melalui pelaksanaan simulasi Parlemen
Dibuka Siswa Baru SMP-SMA Lokon 2023-2024
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP-SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon TA. 2023-2024 TELAH DIBUKA
Raih Medali Perunggu Kebumian OSN 2024
Raih Perunggu Kebumian OSN 2024. Emily mendapat pujian dari Sekolah dan teman-temannya.
Siswa Lokon sabet Juara di STIBA
Juara 1 Pidato Bhs Inggris, Juara 2 Puisi Bhs Inggris dan Juara 2 Siswa Teladan Iven STIBA 2024
6 Siswa Raih Medali Perak di Ajang GYIIF 2025
Tim SMA Lokon meraih Medali Perak di ajang Global Youth Invention and Innovation Fair (GYIIF) 2025 kategori Social Science (Secondary)
Siswa Lokon Raih Banyak Prestasi
Banyak selamat atas prestasi yang diraih siswa/i SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon, atau biasa disebut Losnito selama 2 minggu ini
Tampilkan postingan dengan label Parlemen Remaja 2024. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Parlemen Remaja 2024. Tampilkan semua postingan
12 September 2024
Patricia Teteregoh Siswi SMA Lokon Wakil Sulut ke Parlemen Remaja 2024
Target Parlemen Remaja adalah,
Bukan pertama kali siswa SMA Lokon Tomohon, terpilih untuk mewakili Sulawesi Utara ke Parlemen Remaja. Tahun 2022, Harvest Walukow terbang ke Jakarta untuk mengikuti Parlemen Remaja Tingkat Nasional.
Tahun 2024 kembali siswa SMA Lokon, Patricia Teteregoh meraih tiket ke Tingkat Nasional untuk mengikuti Parlemen Remaja di Bogor dan Jakarta. Tentu setelah melewati berbagai seleksi dari sekian banyak peserta se Sulawesi Utara. Patricia ke Jakarta bersama Fabio dari MAN 1 Kotamobagu yang juga lolos ke Parlemen Remaja 2024.
"Hari pertama mengikuti kami wajib mengikuti Seminar Nasional tentang Mekanisme Kerja DPR RI serta Simulasi Rapat dengar Pendapat Umum" ujar Patricia Teteregoh sambil mengirim foto-foto kegiatan ke sekolah.
Patricia juga bercerita bahwa pada saat opening ceremony peserta wajib memakai pakain daerahnya masing-masing. Tampak dalam foto yang dikirim, Patricia menggunkan kebaya khas Minahasa.








.jpeg)



