Pameran Pendidikan (LEE 2017) di SMA Lokon akan diselenggarakan Sabtu, 28 Oktober 2017 Pendaftaran 0431.3511929

21 Agustus 2011

Pawai Pembangunan 19 Agustus 2011

Sekertaris Kota (Sekot) Tomohon, Arnold Polii mengangkat bendera Start
TOMOHON - SMA Lokon kembali berpartisipasi dalam Pawai Pembangunan. Kali ini, kendaraan hias yang disiapkan oleh siswa/guru bidang studi IPA atau IPS, tidak diikutsertakan dalam iven tsb. Marching Band dan SMP Lokon (yang baru saja mulai tahun ini) turun ke jalan menghibur penonton.

Bapak Sekkot Tomohon, Bp. Arnold P mengangkat bendera start pawai pada pukul 13.00. MB Lokon dan Siswa SMP saat itu menjadi barisan pembuka Pawai Pembangunan. Teriknya matahari tidak mempengaruhi semangat "merah-putih" para peserta. Tercatat, lebih dari 100 kendaraan hias dari berbagai intansi, sekolah, perusahan dan pemerintahan, meramaikan pawai. Barisan para peserta itu bergerak meng-ular memasuki jalan utama kota Tomohon.
Defile MB Lokon Sepanjang Jalan Utama Tomohon



Lapangan Rindam, ex Kantor Walikota menjadi titik start. Tempat dispay atau depan panggung kehormatan sekarang berada di perempatan Century menghadap ke Timur. Dulu, posisi panggung berada di ex SPBU, samping BNI dan menghadap ke Barat. Entah mengapa, posisi panggung tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Finish di supermarket Cool. Jadi, rute pawai kurang lebih 15 km.

Pangeran akhrinya Bertemu Putri Cinderella (adegan display)
La Bamba, diusung MB Lokon untuk defile. Sedangkan tema song untuk display masih seperti pawai 17-an yaitu Dongeng Putri Cinderella. Sementara itu, costum yang dipakai bukan seragam MB Lokon yang hitam-ungu tetapi celana hitam kaos kuning. Penggunaan seragam yang "nyantai" ini tidak mempengaruhi semangat anak-anak MB Lokon untuk tampil semaksimal mungkin di hadapan Penonton.
Mayorette In Action

Dari pemantauan, display "Putri Cinderella" dilakukan di beberapa tempat. Depan KFC, Panggung Kehormatan, depan Gereja Besi/ Stella Maris dan Cool.
Atraksi Memukau Cheers Leader


Mengamati Pawai 17-an dan Pawai Pembangunan, perlu saya catat bahwa kemajuan Marching Band di kota bunga Tomohon sungguh pesat. Mulai dari seragam baru, peralatan yang makin lengkap, bahkan cara memainkan alat-alatnya sungguh meningkat kemajuannya. Jika dinilai dari performance mereka saat berada di depan panggung kehormatan, MB Lokon boleh dibilang paling baik. Namun, dengar-dengar dari penonton di kanan kiri, mereka (MB lain) sengaja tidak menampilkan display yang bagus-bagus, karena itu disimpan untuk  mengalahkan juara umum Izusu Cup tahun lalu. Berarti mereka ingin bikin kejutan di arena Isuzu Cup.

Tunggu saja "kejutan" meeka di Isuzu Cup, 17 Sepetember yang akan datang ini.



0 komentar: