Pameran Pendidikan (LEE 2017) di SMA Lokon akan diselenggarakan Sabtu, 28 Oktober 2017 Pendaftaran 0431.3511929

30 Agustus 2013

Motivation Training Dari Ibu Coreta Kapoyos



LOSNITO - Orang yang paling miskin, bukanlah orang yang tidak memiliki uang sepeser pun dalam sakunya. Tapi adalah orang yang tidak memiliki impian. Maka berbahagialah kalau ada yang bermimpi untuk menjadi presiden. Menjadi dokter atau menjadi orang sukses.

Demikian kata Ibu Coreta Kapoyos, istri Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno, di hadapan 6oo siswa SMP/SMA Lokon, dalam rangka memotivasi siswa untuk menggapai sukses dalam hidup dan kehidupan.

Siang itu (27/8), di Sport Hall Losnito terasa sejuk karena awan tampak kelabu dan angin Barat terasa semilir. Para siswa begitu bersemangat ketika Ibu Coreta memulai ceramahnya dengan terlebih dahulu menyapa para siswa. “Apa kabar semua?” Para siswa membalasnya dengan mengatakan “luar biasa”. Mendengar jawaban spontan itu, Ibu Coreta tampak gembira dan mengapresiasi para siswa dan disambut oleh siswa dengan tepuk tangan yang membahana. Suasana akrab dan tidak mononton seperti itu berlangsung hingga selsesai.


Itulah kepiawaian ibu Coreta menguasai audience yang masih remaja dan gampang bosan mendengarkan ceramah di siang hari pukul 14.30 wita. Tak hanya itu saja, mantan reporter TVRI (1980) dan Ambassador of Indonesian Fashion Contest, mampu menghipnotis para siswa dengan berbagai nasehat segarnya yang membakar semangat para siswa untuk menggapai sukses.

 “Untuk menjadi sukses, siapapun harus memiliki mimpi. Setelah itu membuat target hidup. Itu semua harus dimulai dari diri sendiri. Seberapa jauh sukses itu tercapai tergantung pada seberapa tekun dan kekuatan yang diandalkan hari ini” ujar Coreta Kapoyos.


Mendatangkan penceramah untuk memotivasi siswa dan menyadarkan potensi siswa, sudah biasa dilakukan oleh sekolah Lokon. Tercatat, presiden SBY pernah datang ke Lokon selain meresmikan sekolah juga membagi ilmu dan cara bagaimana bisa menjadi sukses. Berikut, mantan Gubenur DKI, Sutiyoso, mantan Pangdam Wiranto, wirausahawan sukses Johny Andrean, politisi nasional Agung Laksono, dll.

“Jadi orang yang miskin adalah orang yang tidak memiliki impian. Maka dari itu, beranilah bermimpi. Mewujudkan impian atau dream bisa dengan cara, menguraikan kata DREAM menjadi D (Dare to be different), R (Record to the past action) mengecek ulang keberhasilan dan kegagalan di masa lalu, E (empowering) atau memberdayakan seluruh potensi yang dimiliki, A (Action Plan) bukan NATO, no action talk only, M (Massive Action)”.



Sebagai motivator berpengalaman, istri Kapolda Metro Jaya ini menyampaikan materi dengan enak dan interaktif di hadapan para siswa SMP dan SMA. Tanya jawab juga dalam suasana menyenangkan. Tak sedikit siswa yang aktif bertanya dan mau maju di depan, diberi hadiah oleh beliau.

Mengakhiri motivasi training, Yunike siswa pembawa acara merangkum apa saja yang disampaikan oleh ibu Coreta Kapoyos. Kesuksesan diawali dengan berani bermimpi dan mewujudkan impiannya sesuai dengan kemampuan sendiri. Jadi, mulailah dari diri sendiri dulu untuk menggapai sukses.

0 komentar: