Tes Masuk siswa baru SMP LOKON & SMA LOKON berasrama Tahun Pelajaran 2017/2018 telah dibuka.

26 Januari 2017

Ayo Ikut Kelas Intensif Bahasa Mandarin

Liu Dan Dan mimpin lagu Mandarin bersama siswa SMP Lokon 

LOSNITO NEWS - Jumat siang ini (20/1) sesudah pelajaran usai, di Aula SMP Lokon, siswa, guru dan para pimpinan Yayasan beserta tamu berkumpul untuk pembukaan kelas bahasa Mandarin di SMP dan SMA Lokon St. Nikolaus.



Yayasan Pendidikan Lokon beberapa waktu lalu telah bekerjasama dengan Pusat Bahasa Mandarin Universitas Hassanudin Makassar dan Institute Confucius China untuk pengembangan bahasa Mandarin di lingkungan SMP/SMA Lokon St. Nikolaus.

Alasan dibukanya kelas Mandarin

Pesatnya perekonomian Cina, bertambahnya jumlah penduduk hingga mencapai lebih dari 1,3 miliar jiwa, mebuat berbagai industri raksaksa dunia berlomba-lomba membenamkan investasinya di sana. Oleh karena itu, prasyarat penting yang harus dipenuhi oleh seorang investor guna membangun kepercayaan publik lokal adalah kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Mandarin.

Foto bersama: Wakil Diknas Tomohon, Prof. Burhan (UNHAS), Prof Tao (Confucius Institute China), Ferdinad W (YPL) dan para pimpinan Yayasan dan Kepala Sekolah SMP/SMA Lokon. 


Tak heran jika kemudian, bahasa Mandarin menjadi bahasa Internasional kedua setelah Bahasa Inggris. Bahasa Mandarin digunakan oleh lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia dan penguasaan terhadap Bahasa Mandarin sering diidentikan dengan makin cerahnya prospek karir seseorang terutama bagi mereka yang hendak terjun dalam dunia bisnis.

"Kalau SMP dan SMA Lokon membuka kelas bahasa Mandarin, tentu ada tujuannya. Yaitu, dengan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Mandarin, siswa diharapkan nantinya siap menghadapi Era Pasar Global karena bahasa Mandarin adalah bahasa kedua setelah Bahasa Inggris. Dengan kemampuan berbahasa Mandarin, siswa tidak kesulitan masuk dalam perkembangan pasar global" kata Prof. Burhan dalam sambutannya.

Cita-cita Owner dan Pendiri Yayasan Pendidikan Lokon

Di kalangan guru dan siswa, Om Ronald Korompis dikenal sebagai visoner. Memiliki kemampuan melihat apa yang terjadi ke depan dan bagaimana menyiapkan pendidikan untuk mampu bersaing dengan dunia luar.


"Bahasa Mandrin menjadi salah satu keinginan Om Ronald agar siswa kedepannya mampu berkiprah secara global dalam mengantisipasi perkembangan jaman dan pasar global. Itulah amanah dari owner dan pendiri Bapak Ronald Korompis," kata Marthinus Senduk, SS, M.Hum, kepala sekolah SMP Lokon dalam sambutannya.

"Jadi dibukanya kelas Mandarin, selain menjadi menjadi hasil kerjasama anatar YPL dengan UNHAS Makassar, juga mewujudkan harapan pendiri Yayasan. Tak hanya itu, sebagain siswa ada melanjutkan studinya ke Tiongkok dan sebagian besar mengambil kedokteran" imbuh Marthinus Senduk.

Pengajar Kelas Mandarin

Pusat Bahasa Mandarin UNHAS dan Institute Confucius Tiongkok telah memberikan andil dalam menyediakan tenaga pengajar.


Sekarang ada dua guru yang berasal dari Tiongkok dan berpengalaman mengajar di UNHAS yaitu, Laose Liu Dan Dan dan Laose Chen Na. Selain mereka, ada bantuan dari guru Mandarin senior dari Manado yaitu Pak Yohanes.

Tim teaching Mandarin Tiongkok, juga nantinya mendapat bantuan dua pengajar Native langsung dari Pemerintah Tionkok supaya percakapan aslinya terjaga dengan baik.

Pembukaan kelas juga diwarnai dengan menyanyikan nyanyian dalam bahasa Mandarin yang dipimpin oleh Liu Dan Dan yang melibatkan para siswa SMP.

Artikel terkait:

  1. Lokon Chinesse Teaching Site
  2. HUT ke 12, Confucius Institute di Lokon


0 komentar: