Dibuka Siswa Baru SMP-SMA Lokon 2023-2024
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP-SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon TA. 2023-2024 TELAH DIBUKA
Raih Medali Perunggu Kebumian OSN 2024
Raih Perunggu Kebumian OSN 2024. Emily mendapat pujian dari Sekolah dan teman-temannya.
Siswa Lokon sabet Juara di STIBA
Juara 1 Pidato Bhs Inggris, Juara 2 Puisi Bhs Inggris dan Juara 2 Siswa Teladan Iven STIBA 2024
6 Siswa Raih Medali Perak di Ajang GYIIF 2025
Tim SMA Lokon meraih Medali Perak di ajang Global Youth Invention and Innovation Fair (GYIIF) 2025 kategori Social Science (Secondary)
Siswa Lokon Raih Banyak Prestasi
Banyak selamat atas prestasi yang diraih siswa/i SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon, atau biasa disebut Losnito selama 2 minggu ini
Tampilkan postingan dengan label tamu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tamu. Tampilkan semua postingan
07 Oktober 2019
19 Februari 2019
Tamu Dari Marshal Islands
Tomohon, LOSNITO NEWS - Kembali SMP dan SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon mendapat kunjungan rombongan ibu-ibu dari negara Kepulauan Marshals.
Republik Kepulauan Marshall (nama alternatif: Marsyal) adalah sebuah negara kepulauan yang terletak di Samudra Pasifik bagian barat. Dia berbatasan dengan Nauru dan Kiribati di sebelah selatan, Mikronesia di barat, dan Pulau Wake di utara (sumber: Wikipedia)
Kekaguman terhadap fasilitas yang dimiliki oleh sekolah, menumbuhkan semangat untuk bertanya tentang visi. misi yayasan dalam mengelola sekolah.
"Visi kami secara garis besar ada du hal pokok. Mengantar siswa agar berhasil dalam kehidupan atau istilah yang kami gunakan adalah memperkasa anak didik. Yang kedua, menyejahterakan karyawan" ucap Jimmy, Humas YPL.
Para tamu yang terdiri dari satu pastor dan beberapa ibu-ibu sempat berinteraksi dengan para siswa. Kesan mereka, siswa senang belajar di Lokon dan itu memperlihatkan motivasi yang bagus untuk mempersiapkan masa depan.
| Foto bersama dengan Siswa SMA Lokon |
Saat berkunjung di asrama, para tamu semakin mengenal apa arti pendidikan karakter bagi para siswa. Disiplin, tekun belajar, membangun pertemanan dan persahabatan dengan siswa lain, terlihat dalam kehidupan di asrama.
"Sekolah kami seperti Indonesia mini. Siswa berasal dari 14 propinsi dengan latar belakang budaya, agam dan ras yang berbeda" lanjut Jimy.








.jpeg)
