SEKOLAH LOKON ST. NIKOLAUS SD-SMP-SMA : kolintang

Losnito Com

Advertorial

Dibuka Siswa Baru SMP-SMA Lokon 2023-2024

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP-SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon TA. 2023-2024 TELAH DIBUKA

Raih Medali Perunggu Kebumian OSN 2024

Raih Perunggu Kebumian OSN 2024. Emily mendapat pujian dari Sekolah dan teman-temannya.

Siswa Lokon sabet Juara di STIBA

Juara 1 Pidato Bhs Inggris, Juara 2 Puisi Bhs Inggris dan Juara 2 Siswa Teladan Iven STIBA 2024

6 Siswa Raih Medali Perak di Ajang GYIIF 2025

Tim SMA Lokon meraih Medali Perak di ajang Global Youth Invention and Innovation Fair (GYIIF) 2025 kategori Social Science (Secondary)

Siswa Lokon Raih Banyak Prestasi

Banyak selamat atas prestasi yang diraih siswa/i SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon, atau biasa disebut Losnito selama 2 minggu ini

Tampilkan postingan dengan label kolintang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kolintang. Tampilkan semua postingan

28 Oktober 2017

SMP Lokon Rebut Juara I Kolintang Mapalus 2 di Bali


Tim Kolintang SMP Lokon (Foto dari FB Kepsek SMP Lokon)
LOSNITO NEWS - Kemarin malam (27/10) Losnito News mendapat kabar dari Art Centre, Bali.  SMP Lokon St. Nikolaus Tomohon meraih juara I Lomba Kolintang Mapalus 2. Berita ini disambut gembira warga Losnito dengan memberikan like di laman FB milik Kepsek SMP Lokon, Martinus Senduk.

Sebelum berangkat ke Bali, sempat terucap tentang keraguan untuk meraih juara mengingat latihan belum maksimal dan antar pemain belum tampak kompak. Namun berkat latihan kerja keras, dan kekompakan serta didukung oleh para pelatih, para guru, dan pimpinan YPL, Tim Kolintang SMP Lokon St. Nikolaus (Losnito) menyabet Juara I.


Tim Kolintang LOSNITO, siap berangkat ke Bali
Para pemain Kolintang terdiri dari Adityas, Sharon, Natalia, Iva, Evan, Gali, Andrew, Aurel, Feibe, Shera dan Hana. "Proud of all" ucap Angel Pontoh salah satu orang tua siswa yang ikut mendukung dan memotivasi mereka hingga meraih juara.


Festival Mapalus 2017 ini diselenggarakan oleh Yayasan Sahabat Bali berkerjasama dengan Pemkot Manado, 27 Oktober 2017 di Art Centre, Bali. "Tujuan kami untuk mengembangkan manusia Indonesia dari sisi kemanusiaan, social, dan seni budaya sehingga berdampak pada kesejahteraan bangsa Indonesia" jelas salah satu panitia yang dirilis ke media masa.

"Mempromosikan Sulut melalui Festival Seni Budaya di kancah Nasional dan Internatioal" lanjut panitia sekaligus menjawab mengapa dibuat di Bali,

Saat Latihan Di Sekolah

"Biaya pendaftaran setiap orang untuk kategori kelompok Rp. 150 ribu. Donasi penyelenggaraan festival sebesar 5 juta. Jenis kesenian yang dilombakan meliputi Musik Kolintang, Tari Maengket, Vokal Solo, Vokal group, Tari Masamper, Musik Bambu, Tari Kabasaran, Lomba terbagi dalam kategori SD, SMP dan SMA" kata Milan, Guru pendamping Tim Kolintang Losnito.

Selamat buat para siswa, para pelatih, para pendamping Tim Kolintang Losnito yang telah mengukir juara satu Musik Kolintang Festival Mapalus ke 2 di Bali. 

16 Mei 2014

Akreditasi SMA Lokon



Rabu pagi langit tampak cerah. Di lobby seperangkat alat musik bambu telah terpasang menghadap pintu masuk lobby SMA. Ada apa ya pagi ini? Lalu penulis bertanya kepada salah satu rekan guru yang sedang berdiri mengawasi para siswa pemain kolintang.

"Hari ini sekolah akan diakreditasi oleh BAN (Badan Akreditasi Nasional) dan para asesor sebentar lagi akan adatang" jawab pak Agnito, wakasek pengembang teknologi dan inovasi pembelajaran yang tampak sibuk ke sana ke mari.

Penulis lega dapan info itu. Karenanya penulis ikut menunggu kedatangan para tamu yang katanya mereka datang dari berbagai wilayah Indonesia Timur.

Pukul 07.30 rombongan asesor BAN datang, grup kolintang Losnito menyambut para tamu dengan lagu berjudul "Sumikola" (akan pergi ke srkolah) dan "Saule dari Ambon" dengan lincahnya. Para tamu berhenti sejenak di lobby menikmati penampilan kolintang Losnito. Tepuk tangan terdengar begitu kolintang berhenti menuntaskan lagu.

Sambutan demi sambutan berlangsung di lobby. Ucapan terima kasih dari Kepsek Max Imbang kepada asesor menjadi sambutan resmi pihak sekolah. Kemudian Kepsek mengajak para tamu untuk "sight seeing" kampus Losnito di plaza sambil memberikan informasi tentang ruang kelas, laboratorium, observatori, perpustakaan dan jumlah siswa. Saat ini kelas XII setelah Ujian Nasional, mereka tidak berada di asrama dan diberi kesempatan untuk mempersiapkan pendaftaran studi lanjut ke perguruan tinggi.

Pertemuan teknis dengan asesor dilaksanakan di ruang lobby lantai atas. Selanjutnya para asesor melaksanakan akreditasi yang terbagi dalama bagian pengelolaan, administrasi, dan sarpras. 

"Mereka bertanya sangat detil, termasuk kapasitas seorang guru dan tenaga kependidikan. Bukti-bukti sertfikat pun tak luput ditanyakan. Sebagai contoh, pustakawan perlu mengikuti pelatihan untuk menunjukkan kapasitasnya" ujar Ipet. 

"Tapi SMA Lokon mendapat penilaian baik. Bahkan yang dulu dinilai B karena bisa menunjukkan bukti-bukti akhirnya mendapat penilaian A dari asesor" lanjut Wakasek Adminitrasi dan Umum.

Para tamu berkeliling kampus hingga masuk ke asrama dan sporthall. Secara umum fasilitas sekolah dianggap lebih dari cukup. 



04 April 2012

Losnito Juara Kolintang Tingkat Nasional, Festival Malesung 2012

Team Kolintang Losnito (Foto by Agnito Moningka)

Ekstra Kurikuler Kesenian, kini mulai membuahkan hasil dan meraih prestasi yang menggembirakan. Setelah kelompok Dance meraih tiga kali juara umum Dance Honda DBL Competition berturut-turut dari tahun 2010, 2011 dan 2012.

Baru-baru ini kelompok kolintang yang terbentuk belum lama (2011) langsung meraih prestasi sebagai juara Nasional kategori SMP-SMA dalam Festival Malesung yang diselenggarakan di Sport Mall Kelapa Gading Jakarta. Dinformasikan, Team Kolintang Losnito, menyisihkan 18 group kolintang dari penjuru Indonesia. Selain membawa pulang trophy, medali emas, uang pembinaan, team Kolintang juga pulang dengan bangga karena telah mengharumkan SMA Lokon ditingkat Nasional dalam bidang seni Kolintang.

Berikut liputannya yang diambil dari Tribun Manado, pada tanggal 28 Maret 2012.

SMA Lokon mengurkir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada tahun 2012 ini, sekolah tersebut berhasil menjadi juara pertama kolintang kategori remaja (tingkat SMP-SMA) pada ajang Festival tahunan Malesung, di Kelapa Gading Sportmall, Jakarta, sejak 23 hingga 25 Maret lalu.

Selain membawa pulang piala juara pertama, tim juga meraih piala bergilir, dan menjadi pemenang Busana Terbaik. “Kami membawakan lagu wajib Mars Minahasa, lagu pilihan dari Papua ‘Yamko Rambe”, serta lagu instrumen dari Perancis ‘Fur Elise’, tim kami menjadi terbaik di antara 18 peserta kategori ini.

“Para juri, seperti James F. Sundah dan Bartje Van Houten dibuat kagum oleh permainan Tim Losnito (julukan tim ini), terutama pada lagu instrumen serius dengan kesulitan tingkat tinggi Fur Elise,” ujar Manajer Tim Tomy Moga, kepada Tribun Manado, Rabu (28/3/2012).

Tampil Pada Acara Penerimaa Rapor Mid-Semester, 3 April 2012 (Foto by Agnito Moningka)

Tim Losnito sendiri, diperkuat oleh Helen Clara Manua, Patrick Yonglie Warouw, Fransiska Yohana Ndityomas, Priscillia Yohana Masalle, Agata Helena Masalle, Agnes Felisia Rawung, Trifena Finny Yustong, Virgina Mariana Aray, Ester Adilis, Pratika Lawrence Sasube, dan Geovani M.D. Worabai.

Kepala SMA Lokon St  Nikolaus, Ferry Doringin, menyatakan bahwa kemenangan tim ini merupakan gambaran tentang kurikulum SMA Lokon yang berusaha mengembangkan multiple intelligence siswa. “Inilah gambaran siswa kami, bukan hanya berkembang otak kirinya, tetapi juga otak kanan mereka. Mereka hebat dalam sains tetapi juga dalam seni,” tukasnya.


Wendy Karwur, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kota Tomohon memberi apresiasi tinggi atas keberhasilan SMA Lokon Tomohon, yang mampu mengungguli sekolah  lainnya seperti dari Surabaya, Bandung, dan Jakarta.(war)