SEKOLAH LOKON ST. NIKOLAUS SD-SMP-SMA : ujian nasional

Losnito Com

Advertorial

Dibuka Siswa Baru SMP-SMA Lokon 2023-2024

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP-SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon TA. 2023-2024 TELAH DIBUKA

Raih Medali Perunggu Kebumian OSN 2024

Raih Perunggu Kebumian OSN 2024. Emily mendapat pujian dari Sekolah dan teman-temannya.

Siswa Lokon sabet Juara di STIBA

Juara 1 Pidato Bhs Inggris, Juara 2 Puisi Bhs Inggris dan Juara 2 Siswa Teladan Iven STIBA 2024

6 Siswa Raih Medali Perak di Ajang GYIIF 2025

Tim SMA Lokon meraih Medali Perak di ajang Global Youth Invention and Innovation Fair (GYIIF) 2025 kategori Social Science (Secondary)

Siswa Lokon Raih Banyak Prestasi

Banyak selamat atas prestasi yang diraih siswa/i SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon, atau biasa disebut Losnito selama 2 minggu ini

Tampilkan postingan dengan label ujian nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ujian nasional. Tampilkan semua postingan

04 Maret 2020

Ini Alasan Guru SMP Lokon, Ikuti Simulasi Guru UNBK 2020

Mengapa para guru wajib mendaftar dan mengikuti Simulasi UNBK 2020? Bukankah sudah cukup para siswanya saja yang menjalani Gladi Bersih UNBK? 

Ya, pertanyaan itu menjadi pembicaraan hangat di kalangan guru. Pro dan Kontra. Sebagian menyebut tidak perlu dan tidak penting. Cukup siswanya saja yang melaksanakan gladi bersih.

"Kami di persekolahan Lokon, untuk para guru SMA sudah melaksanakan Simulasi UNBK untuk para guru. Hari Rabu ini (04/03) giliran para guru SMP Lokon" kata Augnito Moningko, SS, Direktur Operasional Pendidikan YPL saat mengawasi jalannya Simulasi Guru di Laboratorium Komputer SMP Lokon.

"Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, tahun 2020 ini, memperkenalkan soal AKM kepada guru dan calon peserta UNBK. AKM itu singkatan dari Assesment Kompetensi Minimum, yang di dalamnya disusun soal-soal HOTs. Karena itu, para guru harus tahu bentuk dan tingkat kesukaran soal-soal HOTs pada mata pelajaran yang diujikan" lanjut Pak Nito, panggilan akrab DirOP YPL.

"Tujuan utama dilaksanakan simulasi dan gladi bersih yang sudah terjadwalkan itu, bukan hanya latihan soal. Uji coba sistem pada Satuan Pendidukan, yang mencakup SDM dan kesiapan tata laksananya" tambah Bapak Marthinus Senduk ketika memberikan pengarahan pada guru, peserta Simulasi pagi ini.

Sumber Foto: Marthin Senduk


02 Maret 2020

Para Siswa Kelas 9 SMP Lokon, Tertib Ikuti Gladi Bersih UNBK 2020

SMP Lokon St. Nikolaus, Tomohon ditetapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Propinsi Sulawesi Utara, sebagai Sekolah Model. 

"Maksudnya, sebagai sekolah model, bisa menjadi model bagi sekolah-sekolah lain yang telah menerapkan 8 standar pendidikan" lapor Marthinus Senduk, SS., M.Hum, Kepala Sekolah SMP Lokon pada rapat pimpinan YPL (27/02).

"Tadi pagi, Senin (02/03) kami mengadakan Gladi Bersih UNBK bagi para siswa kelas 9. Kami berharap lancar apalagi dukungan jaringan internet sudah lancar sejak sinktonisasi Sabtu dengan server Puspendik" lanjut Kepsek Marthin Senduk.

"Gladi Bersih UNBK ini dilaksanakan agar nantinya para siswa bisa beradaptasi dengan suasana saat UNBK yang sebenarnya. Berjalan dengan tertib, mengambil nomor, absensi pada temoatnya, jaga ketenangan dan patuh kepada pengawas ujian" tegas Augnito Moningka, Direktur Operasional Pendidikan yang ikut memantau Gladi Bersih pagi ini (03/02). 

UNBK untuk tingkat SMP akan dilaksanakan serentak pada tanggal 20-23 April 2020. 

13 Mei 2019

Graduation "Wisdom" Angkatan 15 SMA Lokon, 100% Lulus


Tomohon, LOSNITO NEWS - Graduation Angkatan "Wisdom" 15, SMA Lokon St. Nikolaus, Tomohon, berlangsung meriah. Ada 131 siswa, Senin itu (6/5/2019) ikut dalam acara penamatan di Sporthall, SMA Lokon.

Graduation Angkatan 15, SMA Lokon St. Nikolaus, 2019
Seperti tahun lalu, acara dimulai dari lobby sekolah dan kemudian diiringi oleh Marching Band Losnito, menuju ke sporthall. Pagi itu, cuaca cerah dan terasa hangat oleh pantulan sinar matahari.

Tetibanya di sporthall, wisudawan yang didampingi orang tua masing-masing menempati kursi yang sudah disiapkan oleh panitia. Sementara itu, pimpinan dan para tamu undangan dipersilahkan duduk di kursi paling depan bergabung dengan para guru.

Penamatan Siswa oleh Kepsek SMA Lokon
"There is no limit for being wise" tema yang dipilih oleh siswa Angkatan 15 dan menghiasi backdrop yang ditempel di panggung.

"Hasil ujian nasional itu knowledge, pengetahuan, tetapi wisdom atau kebijaksanaan itu beda dengan pengetahuan yang menyangkut isi, konsep, pikiran. Wisdom menyangkut sikap. Sikap dan perilaku pribadi untuk mengambil keputusan, dan menyangkut apa yang saya ucapkan dan apa yang saya lalukan. Wisdom itu kemampuan untuk menahan diri untuk mengatakan hal ini saya katakan dan hal ini tidak perlu saya katakan" jelas Pastor Yong Ohoitimur, MSC dalam homilinya.

Siswa LPMAK, Generasi Milineal Papua 
"Wisdom itu menyangkut mengatur hidup. Menyangkut karakter. Karakter yang terbentuk dari kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan di asrama dan sekolah. Memang, di asrama dan sekolah ada proses pembinaan dan pembelajaran yang setiap hari dilakukan. Inilah kekhususan dari SMA Lokon sekolah berasrama" lanjut Pastor, mengurai arti tema there is no limit for beig wise.

"Apa kabar kalian? Sehat, semangat dan sumringah" ucap Kepsek SMA Lokon, Stephanus I Poluan, SIP dengan nada ajakan kepada wisudawan, orang tua siswa dan para hadirin.


"Bahwa dalam proses pembinaan dan pendidikan selama tiga tahun di SMA Lokon, khususnya angkatan 15, angkatan wisdom, kami megalami suka, duka, senang, susah dan banyak tantangan. Namun, semua itu kami hadapi dan kami kerjakan dengan sebaik-baiknya demi masa depan para siswa. Saya bersyukur bahwa di antara mereka yang akan diwisuda hari ini, menorehkan prestasi. yaitu, Aprilda Thalia Karupukaro tembus Geosains OSN Tingkat Nasional 2018, bahkan menorehkan prestasi di Bandung Marching Band Championship 2017 dan banyak lagi prestasi siswa lainnya" imbuh Pak Kepsek mengakhiri sambutannya.

Sambutan dari wakil orang tua siswa angkatan 15 diwakili oleh Pak Andreas Kakaskasen Roeroe, dan wakil wisudawan disampaikan oleh Ketua Angkatan Wisdom, Alex Sompie. (***)

10 Mei 2019

3 Siswa SMA Lokon Raih Nilai 100 UNBK 2019

Wihelmina Tsolme, Raih Nilai 100 untuk Ekonomi UNBK 2019
Tomohon, LOSNITO NEWS - Kabar bahagia kembali disampaikan oleh Stephanus Poluan SIP, Kepala Sekolah SMA Lokon St. Nikolaus tentang raihan nilai UNBK 2019 para siswa.

Kami bersyukur ada tiga siswa Lokon meraih nilai 100 UNBK 2019. Ke tiga siswa tersebut adalah
  1. SESILIA PAULUS, jurusan IPA untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia.
  2. VALERRY GULTOM, jurusan IPA untuk mata pelajaran Bahasa Inggris
  3. WIHELMINA TSOLME, jurusan IPS untuk mata pelajaran Ekonomi
"Wihelmina Tsolme, siswa dari Papua, dan sering ikut berkompetisi di bidang Ekonomi sejak masih duduk di kela X. Anak Papua ini memang memiliki prestasi dan tekun dalam belajar" jelas Kepsek memberi kesan terhadap salah satu penerima beasiswa dari LPMAK.


27 Mei 2013

Louis Pandy, Ryan Robot dan Kristine Rambing, Lulusan Terbaik Tomohon

LOSNITO - Pengumuman Ujian Nasional 2013, diumumkan serentak pada Jumat, 21 Mei 2013 di sekolah-sekolah.


 SMA Lokon mengumumkan hasil ujian sama dengan tahun-tahun lalu. Sekitar pukul 11,00 wita, Kepala Sekolah Ferry Doringin PhD memberikan pengantar agar para siswa menyikapi hasil kelulusan ini dengan bijaksana. Setelah itu, seorang guru membawa papan tulis white-board beroda dan ditempatkan di tengah lobby sekolah.

Tradisi lulus 100% sejak SMA Lokon ikuti Ujian Nasional tetap terjaga di angkatan ke 9 (Grande). Sukacita para siswa pun tak terbendung. Namun dalan suasana meluapkan kegembiraan itu tidak ada aksi coret-coret pada baju seragam di antara para siswa. Para siswa menanggapi kegembiraan itu hanya dengan saling salam-salaman dan berpelukan.

Meluapkan kelulusan dengan sederhana dan bijak ini, patut disyukuri karena para siswa mulai sadar bahwa baju seragam bisa disumbangkan kepada yang membutuhkan seperti yang setiap tahun mereka dalam kegiatan "Lokon Care".

Data nilai total tertinggi siswa SMA Lokon:
1. Louis Pandy (53.95);
2. Kristine Rambing (53.85),
3. Sharon Wangke (49),
4. Ryan Robot (47.40),
5. Wiken Lengkong (46.90).

Nilai total tertinggi IPS:
1. Monica Sumual (42.90)
2. Alexandro Moningkey (41.69)
3. Welly Tsolme (41.45)
4. Kathelly Aprenchia (39.45)
5. Grisillda Gaghana (38.55)

Ryan Robot dan Kristine Rambing juga menjadi siswa yang memperoleh nilai sempurna 10 untuk Bahasa Inggris se kota Tomohon. Sedangkan nilai kelulusan Louis Pandy (53,95) menjadi nilai tertinggi di Kota Tomohon.

Selamat buat Angkatan 9  yang telah lulus dan menjadi alumni SMA Lokon (@lokon9th).

Graduation Day Angkatan 9th Grande 2013



LOSNITO - Di tengah polemik tentang carut marutnya penyelenggaraan Ujian Nasional 2013, ada setetes kesejukan yang dirasakansaat Graduation Day di SMA Lokon digelar baru-baru ini.


“Banyak hal yang membuat kami bangga dan bahagia bisa bersekolah di sini. Dua teman angkatan kami menyabet medali perunggu OSN 2012 untuk pelajaran Kimia dan Astronomi. Bangga bisa ada yang berprestasi di bidang akademis, tetapi hal yang lebih bahagia bagi kami adalah pengalaman kehidupan serta pendidikan selama tiga tahun di sekolah dan asrama” ujar Agnes Palit, mantan Ketua Osis 2012/2013, dalam kata sambutannya mewakili teman-teman anggkatan Grande 9th pada acara Graduation Day di Sporthall, SMA Lokon, Selasa 21 Mei 2013.

Lebih lanjut, “Siapa yang pernah makan menggunakan tangan? Perhatikan ketika jari jemari kita mengambil makan untuk dimasukkan dalam mulut. Ke lima jari kita selain kompak juga posisinya sama tinggi dan saling berdekatan untuk satu tujuan yaitu mengambil makan untuk disantap sebagai sumber energi dan kekuatan hidup. Saat itulah saya melihat meski kita berasal dari berbagai macam suku, agama dan ras serta ditempatkan di ruang kelas yang berbeda, namun kami merasakan hal yang sama dan saling mlengkapi untuk berkembang dan belajar. Di situlah banyak suka dan duka hidup bersama kami alami. Dan inilah pengalaman berharga yang boleh kami timba sebagai remaja”. Demikian Agnes Palit dalam sambutannya di hadapan para hadirin yang terdiri dari pimpinan Sekolah, Yayasan, Para Guru, Orang tua siswa dan teman-temannya kelas X, kelas XI.

Gelar Graduation Day 2013 kali ini menamatkan 127 siswa dan sekaligus menjadi ajang pemaknaan atas proses pendidikan yang sudah berlangsung dalam “boarding school” selama tiga tahun.

“Siswa-siswi SMA Lokon ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam Olimpiade Sain, siswa-siswi Lokon sering mewakili Tomohon ke tingkat Propinsi hingga tingkat Nasional, bahkan ke Internasional. Keikutsertaan para siswa ini tentunya harumkan kota Tomohon. Sebagai contoh, dua dari empat siswa SMP yang kemarin saya dampingi ke OSN di Batam, berasal dari Tomohon dan salah satunya dari SMP Lokon.” kata Ibu Dolvien Karwur, Kepala Diknas Kota Tomohon dalam sambutannya mewakili Walikota Tomohon.
Metode pendidikan berkarakter memang menjadi kelebihan di sekolah berasrama. “Siswa tak hanya belajar dan membuat PR tetapi dalam interaksi individu dalam kebersamaan di asrama, mereka ditempa dalam pembentuka karakter melalui jadwal harian dan dalam didampingi pembina asrama hingga tamat SMA. Ini yang membuat sisiwa makin dewasa dan mandiri” ungkap Star Wowor, Kepala Diknas Propinsi Sulut yang baru tiba dari Miangas, tapal batas Indonesia Philipina, untuk menemani Mepora Roy Suryo dalam rangka “Merajut Kebangsaan” pada peringatan ke 105 Hari Kebangkitan Nasional 2013, 20 Mei yang lalu.

Puncak Graduation Day siang itu adalah penerimaan sertifikat tamat belajar dari Kepala Sekolah SMA Lokon, Ferry Doringin, PhD dan sebuah Buku Motivasi dari Bp. Ronald Korompis, Ketua Umum Yayasan Pendidikan Lokonkepada 127 siswa kelas XII. Meski hasil Ujian Nasional baru akan diumumkan besok Jumat (24/5), namun sudah menjadi tradisi sekolah selama ini, Graduation Day diselenggarakan sebelum itu.

“Dulu ketika masih kecil, kalau anak sakit pasti mengeluhnya kepada Tuhan yang diwakilkan oleh ke dua orang tuanya. Setelah beranjak remaja, dan ketika mengalami putus cinta, anak tak lagi lari ke Tuhan tetapi anak remaja larinya ke miras, narkoba, ekstasi atau tawuran. Gejala seperti ini mulai terdengar di mana-mana. Artinya apa? Ilmu pengetahuan bertambah seiring dengan pertambahan usianya tetapi ilmu dasarnya justru semakin berkurang. Contohnya korupsi. Tak sedikit koruptor itu adalah orang dewasa, bergelar Doktor, orang panda. Jadi, maunya bekerja sedikit dan tidak sepenuh hati, tetapi minta hasil yang banyak dan mengambil yang bukan menjadi haknya” kata Pak Ronald Korompis, Ketua Yayasan sekaligus Owner Kampus Losnito dalam kata sambutannya di hadapan para hadirin.

Kurikulum berbasis kehidupan menjadi ciri khas dan keunikan dalam penyelenggaraan sekolah di bawah YPL. Kekhasannya adalah pengembangang pendidikan berbasis asrama di mana keberhasilan hidup orang bukan semata-mata karena prestasi akademiknya melainkan pendidikan yang menggabungkan life skill, termasuk etika moral dengan intelektualnya. Keberhasilan manusia tidak tergantung tingginya IQ tetapi kerajinan dan ketekunan itulah yang akan menentukan keberhasilan hidupanya. Rajin, tekunnya siswa bisa dilihat dalam kehidupan di asrama.

Dalam ranah itulah, Graduatian Day diadakan agar semua pihak memahami mengapa Kurikulum Berbasis Kehidupan diimplementasikan di borading school Lokon sejak berdiri tahun 2002 dan sekarang masuk ke angkatan ke XI.

Siswa-siswa yang lolos mewakili Tomohon dalam Olimpiade Seni Tingkat Propinsi, ikut menampilkan kebolehannya dengan menari dan membaca puisi. Pertunjukkan seni itu juga aplikasi dari bagaimana sekolah memperhatikan keseimbangan otak kanan dan otak kiri, yaitu antara seni dan ilmu dalam pertumbuhan dan perkembangan diri manusia. 

Tulisan ini dposting juga di Kompasiana DI SINI.

24 April 2010

HASIL UJIAN NASIONAL 2010, SMA LOKON RANGKING I SE-SULUT


MANADO - Pengumuman Hasil Sementara Ujian Nasional 2010 bisa dibaca di koran-koran Manado pagi ini Sabtu (25/04), seperti Komentar, Manado Post, Tribun Manado dll. Membaca berita tentang hasil Ujian Nasional itu, patutlah SMA Lokon St. Nikolaus berbangga karena meraih rangking pertama bidang IPA dan IPS tingkat SMA se-Sulut. Berikut ini urutan perolehan nilai hasil ujian nasional 2010:

JURUSAN IPA:
  1. Peringkat I dengan nilai rata-rata 52,33 diraih oleh SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon
  2. Peringkat II dengan nilai rata-rata 51,86 diraih oleh SMA Rex Mundi, Manado
  3. Peringkat III dengan nilai rata-rata 50,99 diraih oleh SMA Don Bosco, Manado
JURUSAN IPS:
  1. Peringkat I dengan nilai rata-rata 48,73 diraih oleh SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon
  2. Peringkat II dengan nilai rata-rata 48,72 diraih oleh SMA Pioner Manado
  3. Peringkat III dengan nilai rata-rata 48,22 diraih oleh SMA Rex Mundi, Manado
 Demikian pengumuman hasil Ujian Nasional. Semoga apa yang sudah baik ini dibuat lebih baik lagi. (Good to Great).