Pameran Pendidikan (LEE 2017) di SMA Lokon akan diselenggarakan Sabtu, 28 Oktober 2017 Pendaftaran 0431.3511929

SMA Lokon Sabet Juara Umum Atletik Tomohon

"Kejuaraan ini bertujuan untuk mencari bakat-bakat anak muda di bidang atletik untuk diperhatikan dan dibina oleh PASI Tomohon.

Retret Kelas XII SMA Lokon di Alamanda Retret

Semua kelas akan dibimbing oleh Pst. Adam OCD dan didampingi oleh Guru BK dan Pamong asrama.

Berebut Alpha Zetizen Sulut ke New Zealand

"SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon Sulawesi Utara menjadi salah satu sekolah yang beruntung nih karena kedatangan Duta Besar New Zealand!

SMA Lokon Raih Empat Kali Champion DBL

Tim Putra-putri Losnito menghadapi lawan-lawannya dengan penuh percaya diri dan akhirnya lolos ke final setelah mengkandaskan lawan-lawannya.

Kendaraan Hias Bunga YPL dan Marching Band

Yayasan Pendidikan Lokon (YPL) ikut tampil dalam gelaran akbar Tomohon International Flower Festival yang ke 7 (8/8/2017).

27 Mei 2013

Louis Pandy, Ryan Robot dan Kristine Rambing, Lulusan Terbaik Tomohon

LOSNITO - Pengumuman Ujian Nasional 2013, diumumkan serentak pada Jumat, 21 Mei 2013 di sekolah-sekolah.


 SMA Lokon mengumumkan hasil ujian sama dengan tahun-tahun lalu. Sekitar pukul 11,00 wita, Kepala Sekolah Ferry Doringin PhD memberikan pengantar agar para siswa menyikapi hasil kelulusan ini dengan bijaksana. Setelah itu, seorang guru membawa papan tulis white-board beroda dan ditempatkan di tengah lobby sekolah.

Tradisi lulus 100% sejak SMA Lokon ikuti Ujian Nasional tetap terjaga di angkatan ke 9 (Grande). Sukacita para siswa pun tak terbendung. Namun dalan suasana meluapkan kegembiraan itu tidak ada aksi coret-coret pada baju seragam di antara para siswa. Para siswa menanggapi kegembiraan itu hanya dengan saling salam-salaman dan berpelukan.

Meluapkan kelulusan dengan sederhana dan bijak ini, patut disyukuri karena para siswa mulai sadar bahwa baju seragam bisa disumbangkan kepada yang membutuhkan seperti yang setiap tahun mereka dalam kegiatan "Lokon Care".

Data nilai total tertinggi siswa SMA Lokon:
1. Louis Pandy (53.95);
2. Kristine Rambing (53.85),
3. Sharon Wangke (49),
4. Ryan Robot (47.40),
5. Wiken Lengkong (46.90).

Nilai total tertinggi IPS:
1. Monica Sumual (42.90)
2. Alexandro Moningkey (41.69)
3. Welly Tsolme (41.45)
4. Kathelly Aprenchia (39.45)
5. Grisillda Gaghana (38.55)

Ryan Robot dan Kristine Rambing juga menjadi siswa yang memperoleh nilai sempurna 10 untuk Bahasa Inggris se kota Tomohon. Sedangkan nilai kelulusan Louis Pandy (53,95) menjadi nilai tertinggi di Kota Tomohon.

Selamat buat Angkatan 9  yang telah lulus dan menjadi alumni SMA Lokon (@lokon9th).

Graduation Day Angkatan 9th Grande 2013



LOSNITO - Di tengah polemik tentang carut marutnya penyelenggaraan Ujian Nasional 2013, ada setetes kesejukan yang dirasakansaat Graduation Day di SMA Lokon digelar baru-baru ini.


“Banyak hal yang membuat kami bangga dan bahagia bisa bersekolah di sini. Dua teman angkatan kami menyabet medali perunggu OSN 2012 untuk pelajaran Kimia dan Astronomi. Bangga bisa ada yang berprestasi di bidang akademis, tetapi hal yang lebih bahagia bagi kami adalah pengalaman kehidupan serta pendidikan selama tiga tahun di sekolah dan asrama” ujar Agnes Palit, mantan Ketua Osis 2012/2013, dalam kata sambutannya mewakili teman-teman anggkatan Grande 9th pada acara Graduation Day di Sporthall, SMA Lokon, Selasa 21 Mei 2013.

Lebih lanjut, “Siapa yang pernah makan menggunakan tangan? Perhatikan ketika jari jemari kita mengambil makan untuk dimasukkan dalam mulut. Ke lima jari kita selain kompak juga posisinya sama tinggi dan saling berdekatan untuk satu tujuan yaitu mengambil makan untuk disantap sebagai sumber energi dan kekuatan hidup. Saat itulah saya melihat meski kita berasal dari berbagai macam suku, agama dan ras serta ditempatkan di ruang kelas yang berbeda, namun kami merasakan hal yang sama dan saling mlengkapi untuk berkembang dan belajar. Di situlah banyak suka dan duka hidup bersama kami alami. Dan inilah pengalaman berharga yang boleh kami timba sebagai remaja”. Demikian Agnes Palit dalam sambutannya di hadapan para hadirin yang terdiri dari pimpinan Sekolah, Yayasan, Para Guru, Orang tua siswa dan teman-temannya kelas X, kelas XI.

Gelar Graduation Day 2013 kali ini menamatkan 127 siswa dan sekaligus menjadi ajang pemaknaan atas proses pendidikan yang sudah berlangsung dalam “boarding school” selama tiga tahun.

“Siswa-siswi SMA Lokon ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam Olimpiade Sain, siswa-siswi Lokon sering mewakili Tomohon ke tingkat Propinsi hingga tingkat Nasional, bahkan ke Internasional. Keikutsertaan para siswa ini tentunya harumkan kota Tomohon. Sebagai contoh, dua dari empat siswa SMP yang kemarin saya dampingi ke OSN di Batam, berasal dari Tomohon dan salah satunya dari SMP Lokon.” kata Ibu Dolvien Karwur, Kepala Diknas Kota Tomohon dalam sambutannya mewakili Walikota Tomohon.
Metode pendidikan berkarakter memang menjadi kelebihan di sekolah berasrama. “Siswa tak hanya belajar dan membuat PR tetapi dalam interaksi individu dalam kebersamaan di asrama, mereka ditempa dalam pembentuka karakter melalui jadwal harian dan dalam didampingi pembina asrama hingga tamat SMA. Ini yang membuat sisiwa makin dewasa dan mandiri” ungkap Star Wowor, Kepala Diknas Propinsi Sulut yang baru tiba dari Miangas, tapal batas Indonesia Philipina, untuk menemani Mepora Roy Suryo dalam rangka “Merajut Kebangsaan” pada peringatan ke 105 Hari Kebangkitan Nasional 2013, 20 Mei yang lalu.

Puncak Graduation Day siang itu adalah penerimaan sertifikat tamat belajar dari Kepala Sekolah SMA Lokon, Ferry Doringin, PhD dan sebuah Buku Motivasi dari Bp. Ronald Korompis, Ketua Umum Yayasan Pendidikan Lokonkepada 127 siswa kelas XII. Meski hasil Ujian Nasional baru akan diumumkan besok Jumat (24/5), namun sudah menjadi tradisi sekolah selama ini, Graduation Day diselenggarakan sebelum itu.

“Dulu ketika masih kecil, kalau anak sakit pasti mengeluhnya kepada Tuhan yang diwakilkan oleh ke dua orang tuanya. Setelah beranjak remaja, dan ketika mengalami putus cinta, anak tak lagi lari ke Tuhan tetapi anak remaja larinya ke miras, narkoba, ekstasi atau tawuran. Gejala seperti ini mulai terdengar di mana-mana. Artinya apa? Ilmu pengetahuan bertambah seiring dengan pertambahan usianya tetapi ilmu dasarnya justru semakin berkurang. Contohnya korupsi. Tak sedikit koruptor itu adalah orang dewasa, bergelar Doktor, orang panda. Jadi, maunya bekerja sedikit dan tidak sepenuh hati, tetapi minta hasil yang banyak dan mengambil yang bukan menjadi haknya” kata Pak Ronald Korompis, Ketua Yayasan sekaligus Owner Kampus Losnito dalam kata sambutannya di hadapan para hadirin.

Kurikulum berbasis kehidupan menjadi ciri khas dan keunikan dalam penyelenggaraan sekolah di bawah YPL. Kekhasannya adalah pengembangang pendidikan berbasis asrama di mana keberhasilan hidup orang bukan semata-mata karena prestasi akademiknya melainkan pendidikan yang menggabungkan life skill, termasuk etika moral dengan intelektualnya. Keberhasilan manusia tidak tergantung tingginya IQ tetapi kerajinan dan ketekunan itulah yang akan menentukan keberhasilan hidupanya. Rajin, tekunnya siswa bisa dilihat dalam kehidupan di asrama.

Dalam ranah itulah, Graduatian Day diadakan agar semua pihak memahami mengapa Kurikulum Berbasis Kehidupan diimplementasikan di borading school Lokon sejak berdiri tahun 2002 dan sekarang masuk ke angkatan ke XI.

Siswa-siswa yang lolos mewakili Tomohon dalam Olimpiade Seni Tingkat Propinsi, ikut menampilkan kebolehannya dengan menari dan membaca puisi. Pertunjukkan seni itu juga aplikasi dari bagaimana sekolah memperhatikan keseimbangan otak kanan dan otak kiri, yaitu antara seni dan ilmu dalam pertumbuhan dan perkembangan diri manusia. 

Tulisan ini dposting juga di Kompasiana DI SINI.

17 Mei 2013

Festival Seni Olimpiade Nasional Tingkat Propinsi

LOSNITO - Bintang Vokalia, Tari dan Cipta dan Baca Puisi adalah sebagian mata lomba bidang seni dalam Festival Seni Olimpiade Nasional 2013. Para siswa, sebelumnya, diseleksi di tingkat Kota/Kabupaten.



Kembali siswa-siswi SMA Lokon mewakili kota Tomohon dalam mata lomba Bintang Vokalia, tari dan Cipta/Baca Puisi untuk maju ke tingkat Propinsi yang diselenggarakan pada tanggal 17-18 Mei 2013 di Diknas Propinsi Sulut.

Para siswa tersebut adalah;
  1. Puspita Lusiana Yemima Sondakh (XA)
  2. Ferald Tinggodoy (XA)
  3. Maria Veronica Ngantung (XA)
  4. Verren Brigitta Maria Manoppo (XB)
  5. Kanisius Redemptus Senduk (XB)
  6. Vijadhamo Anwar (XI IPA)
  7. Sandra Sari Aprillina Menajang (XI IPS)

14 Mei 2013

Admission YPL: Penerimaan Siswa Baru 2013/2014

LOSNITO - Pendafaran Siswa Baru (PSB) untuk SMP/SMA Lokon St. Nikolaus sudah dibuka sejak Januari 2013 yang lalu. Penyelenggaraan tes masuk sudak memasuki tahap ke IV yang akan diselenggarakan pada tanggal 18 Mei 2013.
.

Berikut data PSB tahan pendidikan 2013/2014:

SMA Lokon St. Nikolaus 

  • Siswa mendaftar : 157
  • Siswa telah ikut tes : 122
  • Siswa yang belum tes : 35
  • Siswa LPMAK : 20/30
  • Kapasitas Asrama dan Kelas : 130
  • Tes selanjutnya: 18 Mei 2013
SMP Lokon St. Nikolaus:
  • Siswa yang mendaftar: 81
  • Siswa yang telah ikut tes: 60
  • Siswa LPMAK : 25-30
  • Kapasitas: 100 siswa
  • Tes selanjutnya: 20 Mei 2013



03 Mei 2013

Suasana Peringatan Hardiknas 2013 Tomohon



LOSNITO - Kami, 2 Mei 2013, Upacara peringatan Hardiknas dipusatkan di Stadion Parasamya, Wailan, Tomohon Selatan. SMP/SMA Lokon, seperti tahun lalu, ikut dalam upacara itu bersama 112 SD, SMP, SMA/SMK dan Perguruan Tinggi se-kota Tomohon.

Keramaian khas anak-anak sekolah terjadi menjelang dan selama upacara itu. Cuaca yang cerah dan matahari tidak terlalu terik karena tertutup oleh awan, bukan menjadi halangan para peserta berdiri di atas lapangan rumput.

Beberapa siswa berada di luar arena upacara. Mereka sibuk sendiri dengan peralatan drumband dan marching bandnya, Yang lain berteduh di bawah pohon entah apa yang mereka tunggu, Sementara beberapa petugas, driver, dan pedangan asongan masing-masing bertugas untuk memanfaatkan fungsinya.



Upacara itu hanya seremonial saja yang terus diulang-ulang seperti tahun lalu. Sementara itu tema Hardiknas, "Meningkatkan Kualitas dan Akses Berkeadilan" hanyalah bersifat informatif dan cenderung pamer kekuasaan yang didukung dengan dana 7,8 trilun untuk mengimplementasikan program-program yang katanya berpihak kepada rakyat miskin.

Memang tak ada diskusi tentang tema itu, tetapi fakta di lapangan mereka menjadi pendengar informasi yang tak perlu didengar secara serius, mungkin sikon yang kurang pas.

Setelah upacara selesai, para peserta melanjutkan pawai menuju ke pusat kota yang berjarak 10 km lebih dan finish di panggung kehormatan di mana Walikota dan jajaran Pemkot sudah menunggu semua peserta hingga terakhir.


SMP Lokon diurutan ke 21. Dan SMA Lokon diurutan ke 2. Karena itu bisa berjalan beriringan dalam pawai pendidikan. Selain kelompok baris berbaris juga marching band dengan seragam sederhana dan musik yang sudah dihafal berupaya menghibur masyarakat Tomohon.
 
Ada baiknya, pawai pendidikan setiap 2 Mei ini menjadi kesempatan yang berharga untuk memperkenalkan sekolah dan kekhasan sekolah berasrama. Sorenya, karena beberapa siswa lulus seleksi mewakili kota Tomohon diajang OSN tingkat Provinsi Sulut, mereka menerima penghargaan dan peneguhan dari Walikota di Bukit Inspirasi.