SEKOLAH LOKON ST. NIKOLAUS SD-SMP-SMA : alamanda retreat

Losnito Com

Advertorial

Dibuka Siswa Baru SMP-SMA Lokon 2023-2024

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP-SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon TA. 2023-2024 TELAH DIBUKA

Raih Medali Perunggu Kebumian OSN 2024

Raih Perunggu Kebumian OSN 2024. Emily mendapat pujian dari Sekolah dan teman-temannya.

Siswa Lokon sabet Juara di STIBA

Juara 1 Pidato Bhs Inggris, Juara 2 Puisi Bhs Inggris dan Juara 2 Siswa Teladan Iven STIBA 2024

6 Siswa Raih Medali Perak di Ajang GYIIF 2025

Tim SMA Lokon meraih Medali Perak di ajang Global Youth Invention and Innovation Fair (GYIIF) 2025 kategori Social Science (Secondary)

Siswa Lokon Raih Banyak Prestasi

Banyak selamat atas prestasi yang diraih siswa/i SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon, atau biasa disebut Losnito selama 2 minggu ini

Tampilkan postingan dengan label alamanda retreat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label alamanda retreat. Tampilkan semua postingan

16 November 2018

Retret Siswa SMP Lokon Kelas 9

Pastor Ardy Watuseke MSC

Tomohon, LOSNITO NEWS - Retret adalah kegiatan pengolahan kehidupan rohani setiap siswa agar kembali menemukan "siapakah saya" di hadapan Tuhan. Dengan mengenal diri, siswa dibimbing oleh Pastor Pembimbing untuk mencari "apa tujuan hidup".

Kegiatan retret tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas 9 SMP Lokon St. Nikolaus Tomohon (Angkatan 6 Gamananta JHS) yang Desember ini sudah menjalani simulasi Ujian Nasional dan UNBK.

Wakasek Kesiswaa dan Kepala Asrama SMP. membuka retret kelas IX SMP Lokon

Kegiatan retret dilaksanakan di Alamanda Retret, Bukit Doa Mahawu, Tomohon. Lingkungan yang hening, alami, sejuk dan sepi sangat ideal untuk kegiatan semacam retret atau rekoleksi. Kapasitas yang bisa menampung 200 orang, tidak menjadi halangan untuk melakukan interaksi antar peserta.


Ruang Pertemuan Alamanda Retret

Hening, khidmat namun bersaudara


21 Januari 2017

Retreat Kelas XII, "Hidup Bermakna"




LOSNITO NEWS - SMA Lokon St. Nikolaus mengadakan retreat untuk siswa-siswi kelas XII IPA-IPS di Alamanda Retreat sejak Senin (16/1) hingga Jumat(20/1).

"Kami bagi dua gelombang. Untuk siswa IPA, gelombang pertama. IPS, gelombang kedua. Semua kelas akan dibimbing oleh Pst. Adam OCD dan didampingi oleh Guru BK dan Pamong asrama" jelas Martha Goni, Guru BK yang menjadi ketua panitia.

"Peserta dari IPA ada 65 siswa. IPS ada 56 siswa. Guru ada 4 orang" imbuh Martha menghitung jumlah peserta dalam kaitan dengan transportasi ke rumah retreat.


Tema retreat kali ini adalah Hidup Bermakna. Hari pertama merenungkan hidup dengan cara "Start from the end". Hari Kedua, merenungkan sikap hidup selama ini. Untuk menemukan sikapnya, dilalukan dengan Outdoor Games dan membuat Budgeting hidup.


"Di antara itu semua, diawali dan diakhiri dengan ibadat. Renungan bersama dan pribadi selalu diberikan saat sesudah ibadat" tambah Martha.

Curah hujan yang masih sering terjadi di kaki gunung Mahawu, tak menyurutkan semangat para peserta. Sebaliknya, ketika langit berwarna cerah kebiruan, kehangatan panorama alam dari lokasi retreat membakar ucapan syukur atas Sang Pencipta.

Di akhir retreat, mereka bertekad agar lulus 100% dari ujian nasional dan melanjutkan ke perguruan tinggi.

03 April 2012

Retreat Kelas XII SMA Lokon, Untuk Persiapan UN



Ujian Nasional Tingkat SMA, sudah ditetapkan mulai 16 hingga 19 Aril 2012. Untuk menghadapi UN 2012 itu, pihak sekolah sudah mengadakan try out beberapa kali. Bahkan para siswa kelas XII juga mengikuti try out yang diselenggarakan oleh Diknas Prov. Sulut. Bagaimana hasil try out itu? Belum ada penjelasan yang resmi. Namun tahun ini angkatan Infinity sebutan angkatan 7th SMA Lokon patut bersyukur karena telah disiapkan secara matang untung menghadapi UN kali ini.

Barangkali boleh dikatakan bahwa persiapan secara akademis sudah cukup bagi Infinity untuk menghadapi UN dua minggu lagi. Namun, pihak sekolah tak hanya berpikir soal persiapan mata pelajaran yang diujikan dalam UN nanti. Sekolah memfasilitasi siswa-siswi angkatan 7th ini dengan persiapan mental spiritual dalam menghadapi UN nanti.

Membuat keseimbangan IQ dan SQ, plus EQ pada para siswa sangatlah penting dan wajib agar aspek pembelajaran tak hanya kognitif saja melainkan pembentukan seimbang antara moral, emosional, fisik dan spiritual. Karena itulah, maka angkatan 7th mendapat kesempatan untuk retreat akhir tahun sekaligus membangun kapasitas pribadi agar siap secara rihani dan mental dalam UN nanti.


Sebanyak 113 siswa angkatan 7th mengadakan retreat di Alamanda Retreat yang dipimpin oleh Pastor Boni. Mereka mulai pada Kamis 29 hingga Sabtu 31 Maret 2012. Dalam retreat kali ini para siswa sangat terkesan pada acara pementasan drama atau ekspresi kelompok. Tema dan pesan yang disampaikan oleh para siswa sangat spontan dan tergantung dari hasil diskusi kelompok.

Namun ketika menyimak penampilan dari masing-masing kelompok, terlihat bahwa makna persahabatan yang mereka bangun sejak kelas X hingga tiga tahun selanjutnya, begitu bermakna. Makna yang didapat adalah bahwa mereka hidup bersama untuk membuat pondasi yang kuat dan bersahabat demi masa depan. Perpisahan yang sebentar lagi terjadi bukanlah memisahkan namun memperkuat satu sama lain karena dilandasi dengan indahnya persahabatan.



Para siswa ini didampingi oleh Bp. Chris Ngantung dan Ibu Lus, yang menjabat sebagai BP Sekolah dan Para pamong Asrama. Di acara penutupan Bp DR. Max Imbang menyampaikan arahan agar setelah retreat para siswa menjadi segar secara rohani dan makin melangkah ke depan dengan mantaps.

Hadir dalam acara penutupan, Bp. Ferry Doringin, PhD, Kepala Sekolah SMA Lokon dan pada kesempatan terpisah beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pastor Boni yang sudah mendampingi para siswa Angkatan 7th dengan baik dan berjiwa muda.



17 April 2010

"YOU ARE WHAT YOU THINK ABOUT" REKOLEKSI SISWA KELAS X


MAHAWU - "Siapakah saya? Saya adalah apa yang saya pikir. Dalam bahasa Inggris, you are what you are thinking." Demikianlah, kata Pak Tri, Kepala Asrama Lokon dalam kesempatan membuka Rekoleksi Siswa kelas X SMA Lokon di Alamanda Retreat, di kaki Gunung Mahawu yang sejuk dan berkabut. "Di mana pun, kapan pun, siapa pun, anda berada ada tiga hal yang selalu menempel dalam hidup dan kehidupan manusia. Tiga hal itu adalah EMOSI, PIKIRAN DAN PERBUATAN. Jika kamu sedang sedih, maka pikiran akan menyuruh sikap dan perbuatan kamu yang menunjukkan kesedihan. Wajah menjadi murung, atau kurang senyum. Mudah tersinggung dan tidak ceria. Setiap saat kamu akan menghadapi emosimu sendiri yang bisa jadi muncul dari reaksi atas kata dan perbuatan orang lain.

Oleh karena itu, ingat bagaimana cara kamu mengendalikan emosi-pikiran-perbuatan dalam hidup, itulah dirimu. Kamu boleh pintar atau kurang pintar dalam akademis tetapi kalau kamu tidak cerdas dalam mengendalikan emosi, mengendalikan pikiran dan apalagi mengendalikan perbuatan, maka "apa kata dunia" terhadap dirimu? Rekoleksi adalah kesempatan untuk merenung dan berefleksi atas bagaimana kamu mengendalikan emosi-pikiran-perbuatan. Selamat berekoleksi.

Berbeda dengan Kepala Asrama, Bp. Eldad Tambun, Wakasek HubMas menegaskan kembali bahwa sekolah dan asrama tidak akan henti-hentinya menyampaikan dan mengingatkan tentang aspek sosial, aspek budaya, aspek personal, dan aspek spiritual dalam mengembangkan seluruh potensi siswa. Untuk itu, dibutuhkan kecerdasan-kecerdasan dalam mengolah seluruh aspek dimensi kehidupan manusia. Maka, anda akan mengenal kecerdasan emosional, kecerdasan sosial, kecerdasan intelektual, kecerdasan physik, kecerdasan spritual, Semua itu saling berkaitan satu sama lain integral dan holistik.

Sesudah sambutan-sambutan, Bapak Kepala Sekolah, Bp DR. Max Imbang membuka secara resmi rangkaian rekoleksi para siswa kelas X yang kemudian menyerahkan sepenuhnya kepada Pastor Rhein Saneba Pr dan  para pendamping. Menurut para pendamping, kegiatan rekoleksi ini dilaksanakan dengan metode pendekatan "Cura Personalis (perhatian secara pribadi dan utuh) dan Cura Animarum (perhatian pada Jiwa)" dan pelaksanaannya diwujudkan dalam refleksi dan renungan.

Gelombang Pertama (17-18 April 2010) diikuti 69 siswa gabungan kelas XC, XD dan martikulasi
Gelombang Kedua (24-25 April 2010) diikuti oleh 60 siswa gabungan kelas XA dan XB.