SEKOLAH LOKON ST. NIKOLAUS SD-SMP-SMA : fisika

Dibuka Siswa Baru SMP-SMA Lokon 2023-2024

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP-SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon TA. 2023-2024 TELAH DIBUKA

Raih Medali Perunggu Kebumian OSN 2024

Raih Perunggu Kebumian OSN 2024. Emily mendapat pujian dari Sekolah dan teman-temannya.

Siswa Lokon sabet Juara di STIBA

Juara 1 Pidato Bhs Inggris, Juara 2 Puisi Bhs Inggris dan Juara 2 Siswa Teladan Iven STIBA 2024

6 Siswa Raih Medali Perak di Ajang GYIIF 2025

Tim SMA Lokon meraih Medali Perak di ajang Global Youth Invention and Innovation Fair (GYIIF) 2025 kategori Social Science (Secondary)

Siswa Lokon Raih Banyak Prestasi

Banyak selamat atas prestasi yang diraih siswa/i SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon, atau biasa disebut Losnito selama 2 minggu ini

Tampilkan postingan dengan label fisika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fisika. Tampilkan semua postingan

30 Maret 2019

Tim Fisika SMA Lokon, Tambah Koleksi lagi Trophy Juara

Tomohon, LOSNITO NEWS - Physic Competition 2019 yang diselenggarakan oleh Universitas Samratulangi Manado, (Jumat, 29/03/2019) memberi kebahagian tersendiri bagi Team Fisika SMA Lokon St. Nikolaus, Tomohon.

Usaha team Fisika Losnito, dibawah bimbingan Bapak Anthonius Tangketasik dan Bapak Vincentius Yudha, guru Fisika, tidak sia-sia.

Tim Fisika Losnito (Dok. Foto: FB Yudha)
Juara II dan Juara IV disabet setelah bersaing dengan tim Fisika dari sekolah SMA se-Sulut.

"Kami menurunkan tim lengkap. Beberapa siswa kelas XII masih kami libatkan meski besok Senin mereka mengikuti UNBK. Ya, sekalian pemanasan. Di samping itu, kelas XI dan X dengan ikut lomba fisika ini, menambah  jam terbangnya dalam setiap kompetisi" ucap guru pendamping.

(Foto: FB. Yudha)
"Beberapa dari Tim Fisika kelas XI dan X baru-baru ini lolos seleksi seleskai OSN Tingkat Kota dan Kabupaten, dan berhak mewakili Kota Tomohon ke tingkat Propinsi" imbuh Yudha.

29 September 2012

LOSNITO EDU-EXHIBITION 2012


TOMOHON by Losnito - LOSNITO EDU-EXHIBITION 2012 adalah program tahunan yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Lokon dalam rangka memfasilitasi orang tua/wali siswa, siswa sendiri serta masyarakat untuk mempersiapkan diri dan menambah wawasan yang lebih luas tentang pendidikan.

Kadis Diknas Propinsi Sulut, dalam sebuah seminar pendidikan, menegaskan bahwa "Pendidikan adalah investasi masa depan bangsa". Oleh karena itu,pilihlah sekolah yang berkualitas dan mencerdaskan insan bangsa dengan baik.

Menjawab tantangan itu, Yayasan Pendidikan Lokon mengadakan berbagai kegiatan yang bertajuk LOSNITO EDU-EXHIBITION 2012.

Tanggal : Jumat 12 - Sabtu 13 Oktober 2012
Pukul : 08.00 wita - selesai
Tempat : di Kampus SMP-SMA Lokon, Tomohon.

Pameran Universitas dan Konsultasi Pendidikan menjadi fokus utama agar para pengunjung makin terbuka wawasannya tentang pentingnya pendidikan berkelanjutan bagi siswa. Perguruan Tinggi yang sudah konfirmasi akan datang dan bersedia memberikan bimbingan studi lajut bagi siswa antara lain dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Manado.

Sedangkan perguruan tinggi dari manca negara akan diwakili oleh biro-biro konsultasi yang menjadi agennya di Indonesia.

Betapa pentingnya pendidikan juga akan terlihat dari penjaringan siswa-siswi berprestasi muali dari SD, SMP dan SMA melalui berbagai lomba yang diadakan.

Lomba-lomba yang berhadiah jutaan dan bea siswa pendidikan dari YPL itu meliputi:
  1. Lomba Mapel Tingkat SD,
  2. Lomba Mapel Tingkat SMP, SMA/SMK.
  3. lomba fotografi tingkat SMP, SMA/SMK
  4. lomba Paduan Suara Tingkat SMA/K
  5. Lomba Modern Danca Tingkat SMA/SMK.

Teknis Pelaksanaan Lomba Tingkat SD:
  • mata pelajaran yang dilombakan MATEMATIKA dan IPA
  • materi kurikulum Nasional dan OLIMPIADE
  • bentuk soal: pilihan ganda, essay dan berhitung cepat untuk MATEMATIKA
  • setiap sekolah maksimal mengirimkan 2 siswa untuk tiap Mapel yang dilombakan dan 1 guru pendamping
  • bebas biaya pendaftaran

Teknis Lomba Tingkat SMP
  • jenis fotografi yang dilombakan PHOTO JOURNALISM (liputan Kegiatan) selama berlangsungnya LOSNITO EDEU-EXHIBITION 2012. Setiap peserta maksimal mengirim 3 Foto ukuran 10 R paling lambat diterima Panitia 20 Oktober 2012.
  • lomba DANCE COMPETITION, 4-12 personil, durasi 3-5 menit
  • lomba Mapel: MATEMATIKA, FISIKA dan BAHASA INGGRIS
  • lomba Paduan Suara, minimal 25 peserta, membawakan 2 lagu bebas

Selain memberikan apresiasi berupa UANG TUNAI dan BEA SISWA PENDIDIKAN bagi para juara, peserta juga mendapat ganti uang transport sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Untuk selengkapnya silahkan menghubungi panitia.


CONTACT PERSON:
Windy Wenas - 081340232233
Ardiansyah - 085242654252
George Senduk - 082195356207

Goan Worung - 085298045250 (paduan suara & dance competition)
Tri Lokon - 08156201198 (fotografi)

08 September 2012

OSN XI Jakarta 2012, SMA Lokon Sabet 3 Perunggu

TOMOHON by Losnito - Raih 4 Perunggu 1 Perak Di OSN XI, Kualitas Pendidikan Sulut Terangkat Sambil masing-masing memegang medali dan senyum ceria yang terpancar dari wajah mereka, ke empat siswa SMA utusan dari Propinsi Sulut tampak bahagia setelah diumumkan meraih medali perunggu di bidang Fisika, Astronomi, Kimia dan Ekonomi dalam ajang OSN XI yang diselenggarakan di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta tadi malam (7/9).

Keberhasilan mereka meraih perunggu dalam ajang OSN XI kali ini menjadi catatan sejarah bagi dunia pendidikan di Indonesia Timur, khususnya di Sulut. Tak hanya itu, Sulut juga membawa pulang medali perak Matematika untuk SD. Dengan tambahan medali ini, Sulut menorehkan prestasi di ajang OSN XI Jakarta dengan 1 medali perak dan 4 perunggu.

“Baru sekarang, kita mendapat 3 medali sekaligus. Biasanya, hanya dapat satu saja bahkan kadang tidak sama sekali.” tulis Agnito, guru pendamping OSN 6 siswa utusan Sulut dari SMA Lokon St. Nikolaus di status FB-nya tadi malam setelah diumumkan para peraih medali OSN. Apa yang ditullis oleh Agnito itu, yang diharapkan dibaca oleh para pemerhati pendidikan dan penyelenggara pendidikan di Sulut.

Para peraih medali perunggu OSN XI tingkat SMA dari kontingen Propinsi Sulawesi Utara adalah Louis Putra Pandy (Kimia), Wiken Lengkong (Astronomi), Rhesa Tendean (Fisika), Igbal Taher (Ekonomi). Kecuali Igbal Taher yang berasal dari SMA Binsus Manado, ke tiga siswa lain peraih medali perunggu itu berasal dari SMA Lokon St. Nikolaus.
Louis Putra Pandi (Kimia), Bp. Fery Doringin, PhD (Kepsek SMA Lokon), Wiken Lengkong (Astronomi), Bp. Anton Tangketasik (Guru Fisika) dan Rhesa Tendean (Fisika) - photo by Agnito Moningka

Prestasi mereka di ajang OSN tahun ini selain mengukir sejarah baru di dunia pendidikan Sulut, juga menjadi barometer kualitas pendidikan di Indonesia Timur yang selama ini tenggelam oleh sekolah-sekolah yang berada di Indonesia bagian Barat, khususnya Jawa. Sejak OSN dimulai pada tahun 2002 hingga sekarang, juara umum selalu diraih oleh kontingen dari Jawa, seperti Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Ini menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan di Jawa lebih maju daripada di luar pulau Jawa.

 “Membentuk generasi emas yang inovatif, berbudaya dan berdaya saing” ditetapkan menjadi tema OSN kali ini. Bahkan ketika pawai pendidikan tanggal 2 Mei 2012 di Tomohon, saya melihat banyak peserta membawa banner bertuliskan tema itu. Keseriusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam mendongkrak kualitas pendidikan di Indonesia dibuktikan dengan mengadakan pembinaan berkelanjutan.

"Ya, kami melakukan pembinaan berkesinambungan untuk para juara OSN. Selain dikirim ke level internasional mereka juga mendapat kesempatan masuk PTN tanpa tes," kata Totok Suprayitno, Dirjen Kemendikbud, seperti yang ditulis dalam Kompas.com baru-baru ini. Perguruan Tinggi yang sudah bersedia menampung “pembinaan berkelanjutan” itu adalah UI, ITB, IPB, ITS dan UGM. “Kenyataannya program itu terkendali bukan dari pemerintah tetapi dari siswa sendiri. Ada yang meraih emas bidang matematika tetapi yang bersangkutan justru memilih jurusan biologi. Kami berharap agar siswa tetap konsisten pada bidang mata pelajaran yang disukai” ungkap Muhammad Nuh, Menteri Dikbud RI menjelaskan soal pembinaan itu sebagai bentuk penghargaan bagi para peraih medali emas OSN.

Meski ada perhatian dan penghargaan dari pemerintah, beberapa siswa yang ikut OSN menceritakan bahwa perjuangan untuk lolos di tingkat Nasional tak mudah. Dibutuhkan ketekunan, keuletan, semangat tinggi dan doa untuk bisa lolos ke tingkat Nasional meski diakui bahwa untuk meraih medali masih tergantung dari para juri dan Tuhan sendiri. Mereka juga bersyukur karena sekolah dan para guru pendamping juga andil dalam pembinaan dan pendampingan mereka melalui klub-klub sains setelah pulang sekolah di sore hari.

Wiken dan Michael, Louis Pandi, Rhesa Tendean - photo by Aginito

Kontribusi foto oleh Agnito Moningka, Wakasek TI Pembelajaran SMA Lokon
Tulisan ini dimuat di Kompasiana, silahkan klik di sini.

01 Mei 2010

SELAMAT BUAT CHIRSTIAN GEORGE EMOR, SISWA KELAS XI SMA LOKON



Tim Olimpiade RI Raih Posisi Ketiga
Dapat Satu Emas di Olimpiade Fisika Se-Asia


Sabtu, 1 Mei 2010 | 04:25 WIB

Jakarta, Kompas - Pelajar Indonesia yang tergabung dalam Tim Olimpiade Fisika Indonesia meraih posisi ketiga dari 16 negara peserta Olimpiade Fisika se-Asia di Taiwan. Dari 16 negara peserta hanya tiga negara yang meraih medali emas.
Dalam Olimpiade Fisika tingkat Asia (APhO) ke-11 di Taipeh yang berakhir Jumat (30/4), negara lain yang berhasil meraih medali emas adalah Taiwan dengan 5 emas dan Thailand dengan 2 emas. Adapun medali emas Indonesia diraih Kevin Sudjatmiko, pelajar SMAN 12 Jakarta. Sebagai perbandingan, tahun lalu terdapat 21 peraih medali emas. Adapun tahun ini hanya ada delapan peraih medali emas.
Pemimpin tim Hendra Kwee mengatakan, prestasi Indonesia kali ini, selain meraih 1 medali emas, juga mendapat 2 medali perak, 4 medali perunggu , dan 4 honorable mention. Tahun ini Indonesia mengirimkan dua tim. Tim A sebagai tim pertama meraih peringkat ketiga di bawah Taiwan dan Thailand. Tim B sebagai tim kedua meraih peringkat kelima, mengungguli Israel dan Singapura.
Di Tim A, prestasi lainnya disumbang David Giovanni (SMAK BPK Penabur, Gading Serpong) dan Muhammad Sohibul Maromi (SMAN 1 Pamekasan) yang meraih perak; Ahmad Ataka Awwalur Rizqi (SMAN 3 Yogyakarta) dan Christian George Emor (SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon) masing-masing meraih perunggu; serta honorable mention diraih Podianko Surya (SMAK 1 Penabur, Jakarta) dan Ali Ikhsanul Qauli (SMAN 1 Pamekasan) .

Adapun di Tim B, prestasi Indonesia disumbang Patricia Adriana Suriana (SMAK 3 Penabur, Jakarta) dan Ryan Sentosa (SMAK 1 Penabur , Jakarta) yang masing-masing meraih perunggu.

Sementara Kevin Adrian Fauzie (SMA Santa Maria, Pekanbaru) dan Erwin Handoko Tanin (SMA 1 Sutomo , Medan) meraih honorable mention. Pada acara APhO kali ini Prof Ming Juey Lin dari Taiwan terpilih sebagai Presiden APHO menggantikan Yohanes Surya yang telah dua kali menjabat. (ELN)