Pameran Pendidikan (LEE 2017) di SMA Lokon akan diselenggarakan Sabtu, 28 Oktober 2017 Pendaftaran 0431.3511929

SMA Lokon Sabet Juara Umum Atletik Tomohon

"Kejuaraan ini bertujuan untuk mencari bakat-bakat anak muda di bidang atletik untuk diperhatikan dan dibina oleh PASI Tomohon.

Retret Kelas XII SMA Lokon di Alamanda Retret

Semua kelas akan dibimbing oleh Pst. Adam OCD dan didampingi oleh Guru BK dan Pamong asrama.

Lokon Cup 2k17, Siap Digelar 5 Juni

Ada tiga cabang olah raga yang dipertandingkan dalam Lokon Cup 2k17, yaitu Basket, Dance dan Drumbattle

Penamatan 121 Siswa SMA Lokon

MA Lokon St. Nikolaus Sabtu siang ini (6/5/2017), berhasil menamatkan 121 siswa angkatan ke 13 atau Angkatan Bravery.

Tim OSN SMAN Lokon, Maju ke Provinsi

Berikut ini 15 siswa-siswi SMA Lokon yang mengikuti seleksi Olimpiade Sains Tingkat Provinsi Tahun 2017.

27 Agustus 2011

Obervatorium SMA Lokon




MANADO, KOMPAS.com - Sebuah observatorium memiliki sejumlah teleskop dan teropong canggih berlokasi di Sekolah Menengah Atas Lokon, Tomohon, Sulawesi Utara, diresmikan penggunaannya, Senin (24/10/2011). Pendirian observatorium bernama Mount Lokon Observatory adalah terobosan pengelola SMA Lokon Tomohon menghadirkan ilmu astronomi kepada generasi muda, terutama di kalangan pelajar di Sulawesi Utara.

Ketua Yayasan SMA Lokon Ronald Korompis mengatakan, observatorium memberi manfaat besar bagi generasi muda dan pelajar Sulawesi Utara untuk pengembangan ilmu pengetahuan teknologi, terutama astronomi.
”SMA Lokon satu-satunya SMA di Indonesia yang memiliki fasilitas observatorium,” kata Ronald Korompis.


Guru SMA Lokon, Dr Mezak Ratag, mengatakan, Mount Lokon Observatory dibangun selama enam bulan dengan biaya sekitar Rp 5 miliar. Ia mengatakan, pembangunan kubah observatorium merupakan kemajuan besar bidang pendidikan astronomi di Sulawesi Utara.

”Untuk melihat dan meneliti bintang tak perlu jauh-jauh ke Observatorium di Bosscha, Bandung, Jawa Barat. Siswa cukup ke SMA Lokon di Tomohon,” kata Mezag Ratag, mantan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG).

Dia mengatakan, beberapa teropong dan teleskop Mount Lokon Observatory adalah hasil teknologi canggih.

Di kubah observatorium berdiameter 5 meter itu, misalnya, ditempatkan teleskop otomatik Meade LX-200 GPS serta teleskop manual jenis Hunter yang didatangkan dari Australia. Keistimewaan Mount Lokon Observatory adalah dapat terkoneksi dengan teleskop luar angkasa milik NASA.

”Seluruh fasilitas yang ada bisa terkoneksi, termasuk dengan teleskop-teleskop lain yang masuk dalam jaringan World Wide Telescop,” kata Mezak Ratag. (zal)
sumber berita: Kompas Cetak

24 Agustus 2011

Putri Cinderella, Ikut Pawai Kemerdekaan RI



“Gadis cantik yang pada akhirnya dipersunting oleh Pangeran dan kemudian hidup bahagia dan merasakan kemakmuran di Kerajaan, harus membutuhkan perjuangan keras untuk mendapatkan semua itu. Mengatasi “penjajahan” dari saudara-saudara tirinya yang penuh dengki dan cemburu, bukan hal mudah. Meski dia sudah berbuat baik dengan menjadi  pelayan untuk saudaranya itu, rupanya itu belum cukup. Cinderella menangis, karena dilarang bertemu dengan Sang Pangeran. Saudara-saudara tirinya justru memaksa Cinderella, tinggal di rumah untuk mencuci pakain kotor. Dalam kesedihan dan keputusasaan itu, datanglah Sang Peri untuk menolong Cinderella hingga akhirnya bertemu dengan Sang Pangeran. Sepatu kaca Cinderella yang tertinggal mempertemukan kembali dengan Sang Pangeran. Kisah selanjutnya Cinderella dipersunting oleh Pangeran dan tinggal bahagia di Kerajaan”

Dongeng Cinderella itu diusung kembali dalam bentuk sebuah “Display” Musikal yang memukau dan sangat atraktif oleh Marching Band SMA Lokon pada pawai HUT Kemerdekaan RI ke 66 di depan Plt. Walikota Tomohon, Bp. Jimmy F. Eman SE Ak dan sejumlah pejabat Pemkot lainnya pada 17 Agustus 2011, sore hari .

Pawai 17 Agustusan di kota Tomohon sudah menjadi tradisi. Jadi setelah, upacara detik-detik Proklamasi, mulai pukul 13.00 wita, dilanjutkan dengan pawai melewati jalan protokol Kota Tomohon. Peserta pawai kebanyakan dari sekolah-sekolah, baik dari SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi.

21 Agustus 2011

Pawai Pembangunan 19 Agustus 2011

Sekertaris Kota (Sekot) Tomohon, Arnold Polii mengangkat bendera Start
TOMOHON - SMA Lokon kembali berpartisipasi dalam Pawai Pembangunan. Kali ini, kendaraan hias yang disiapkan oleh siswa/guru bidang studi IPA atau IPS, tidak diikutsertakan dalam iven tsb. Marching Band dan SMP Lokon (yang baru saja mulai tahun ini) turun ke jalan menghibur penonton.

Bapak Sekkot Tomohon, Bp. Arnold P mengangkat bendera start pawai pada pukul 13.00. MB Lokon dan Siswa SMP saat itu menjadi barisan pembuka Pawai Pembangunan. Teriknya matahari tidak mempengaruhi semangat "merah-putih" para peserta. Tercatat, lebih dari 100 kendaraan hias dari berbagai intansi, sekolah, perusahan dan pemerintahan, meramaikan pawai. Barisan para peserta itu bergerak meng-ular memasuki jalan utama kota Tomohon.
Defile MB Lokon Sepanjang Jalan Utama Tomohon

20 Agustus 2011

18 Agustus 2011

Pawai 17 Agustus 2011 (2) di kota Tomohon dan Marching Band Lokon







Tulisan tentang Display Marching Band Lokon di hadapan Plt Walikota Tomohon, Jimmy F. Eman SE Ak, bisa di baca di tautan ini:



04 Agustus 2011

Naik-naik ke Puncak Mahawu (2)

l
Cerita tentang "pengungsian ini" bisa dibaca di sini ini
http://edukasi.kompasiana.com/2011/08/06/sepenggal-kisah-pengungsi-gunung-lokon//


03 Agustus 2011

01 Agustus 2011

Photo Story: Letusan Gunung Lokon, Juli 2011

Letusan Kamis malam, pk 23.45 wita

Kawah Tompaluan menyemburkan Lava Pijar

Merah Membara di Lihat dari Bukit Doa Mahawu

Desa Kakaskasen persis di bawah Kawah Tompaluan : Aman

Letusan Minggu Pagi, Debu Vulkanik mengarah ke Sea, Tanahwangko, Malalayang

Kelihatan Dahsyat

Awan Menghitam di atas kawah Tompaluan