SEKOLAH LOKON ST. NIKOLAUS SD-SMP-SMA : Diknas

Losnito Com

Advertorial

Dibuka Siswa Baru SMP-SMA Lokon 2023-2024

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP-SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon TA. 2023-2024 TELAH DIBUKA

Raih Medali Perunggu Kebumian OSN 2024

Raih Perunggu Kebumian OSN 2024. Emily mendapat pujian dari Sekolah dan teman-temannya.

Siswa Lokon sabet Juara di STIBA

Juara 1 Pidato Bhs Inggris, Juara 2 Puisi Bhs Inggris dan Juara 2 Siswa Teladan Iven STIBA 2024

6 Siswa Raih Medali Perak di Ajang GYIIF 2025

Tim SMA Lokon meraih Medali Perak di ajang Global Youth Invention and Innovation Fair (GYIIF) 2025 kategori Social Science (Secondary)

Siswa Lokon Raih Banyak Prestasi

Banyak selamat atas prestasi yang diraih siswa/i SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon, atau biasa disebut Losnito selama 2 minggu ini

Tampilkan postingan dengan label Diknas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diknas. Tampilkan semua postingan

19 September 2016

SMP/SMA Lokon Siap Dijadikan Pusat Bahasa Mandarin

Asisten Khusus YPL, Kepala Dinas, Ronald Korompis, Prof. Burhanuddin, Mr. Tao, Pak Yohanes (Dok. Losnito News)


LOSNITO NEWS - SMP/SMA Lokon memandang bahasa Mandarin adalah salah satu bahasa yang penting untuk dikuasai dan dipelajari dalam rangka menyambut kemajuan jaman di era globalisasi. Bahasa Inggris juga penting sebagai bahasa pergaulan internasional dengan bangsa lain.

"Dalam dekade terakhir, kekuatan ekonomi dari negara China semakin berkembang pesat dan mampu berdiri sejajar dengan negara maju Eropa dan Jepang. Itu berarti China hampir pasti mampu menguasai perekonomian dunia. Orang yang bisa berbahasa Mandarin, berarti mampu ikut dalam peputaran kemajuan ekonomi dunia" ujar Ronald Korompis.

Sementara, menguasai bahasa Mandarin berguna untuk bergaul dengan paraku ekonomi yang notabene dikuasai oleh China. Tak hanya itu, turis dari China akhir-akhir ini banyak yang datang ke Sulut. Inilah tantangan yang dijawab oleh Lokon dengan Peresmian Lokon Chinese Teaching Site di kampus Losnito.


Tarian barongsai dari Perkumpulan Naga Hijau dari Manado, mampu menciptakan kemeriahan saat peresmian Lokon School Chinese Teaching Site Sabtu siang (17/9/2016) di muka gedung perpustakaan SMA Lokon.


Lokon Chinese Teaching Site di SMA Lokon, diresmikan bersama oleh

  1. Mr. Tao Xian Quang, pmpinan Confucius Institute Tiongkok dan pusat Bahasa Mandarin Universitas Hasanuddin Makasar.
  2. Prof Drs. Burhanuddin Afarah, M.Hum, PhD, Direktur Pusat Bahasa Mandarin UNHAS
  3. Ronald Korompis, pimpinan Yayasan Pendidikan Lokon
  4. Drs. Gerardus Mogi, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Kota Tomohon



"Lokon School Chinese Teaching Site yang diresmikan ini, ke depan tidak hanya pengajaran bahasa Mandarin saja kepada siswa, tetapi umum pun bisa belajar bahasa Mandarin di sini. Tak hanya itu, bekerja sama dengan Confucius Institute Tiongkok, dan Pusat Bahasa Mandarin Unhas, bisa  dikembangkan dengan dsar MOU untuk mengirimkan para guru atau siswa ke beijing untuk belajar bahasa dan budaya Mandarin di negeri tirai bambu. Bahkan pertukaran guru/siswa bisa diwujudkan" kata prof Burhanuddin dalam kata sambutannya.

08 Maret 2016

Di SMP Lokon, Seleksi OSN SMP Se-Kota Tomohon


Membuka Soal Disaksikan oleh Siswa dan Guru


Tomohon, LOSNITO - Sebuah kehormatan bagi SMP Lokon menjadi tempat seleksi OSN SMP se-kota Tomohon, Sabtu (5/3/2016).

"Setiap sekolah mengirimkan tiga siswa terbaiknya dalam bidang Matematika, IPA dan IPS" kata Kepala Sekolah SMP Lokon, Bp. Marthinus Senduk, SS, M.Si saat ditanya soal kesiapannya sebagai tuan rumah.

Seleksi diawali dengan sambutan dan pembukaan soal yang masih dalam keadaan disegel oleh Kepala Dinas Pendidikan Daerah Tomohon, Bp. Geraldus Mogi, disaksikan oleh para murid, guru serta pimpinan Yayasan Pendidikan Lokon.

Ruang Pertemuan SMP Lokon

Siswa mengerjakan soal OSK di kelas

Setelah snack sejenak, kemudian para siswa peserta menuju ke ruang-ruang kelas untuk mengerjakan soal-soal OSN.

"Soal itu dikirim dari Jakarta melalui Diknas Propinsi dan masih dalam keadaan disegel. Sehingga tidak akan terjadi kebocoran soal" jelas Ibu Marlyn, Kabid Diknas Bagian SMP.

16 Februari 2015

Menjadi Guru Untuk Muridku Sebuah Refleksi Mengapa Saya Ingin Menjadi Guru.

Bp. Tomy Moga, Wakasek Kesiswaan
Tomohon, LOSNITO Campus - Berikut tulisan pemenang Lomba "Untukmu Guruku" yang dikompetisikan dalam ajang bergengsi Honda DBL Sulut 2015. Pemenangnya adalah Bp. Tommy Moga, Wakasek Kesiswaan SMA Lokon. Selamat membaca!


Sekali guru tetap guru. Itulah yang  mengilhami beberapa  tahun mengajar di kelas, mendidik siswa, sekaligus mengerjakan tugas negara, selaku guru yang bukan pegawai negeri sipil. Suka dan duka, menjadi guru telah mematangkan saya. Memahami dengan mendidik, jelas berbeda dengan memahami dengan mengamati. Mendidik ada interaksi dengan jiwa guru-siswa sehingga capaian tugas dan pemahaman materi ajar dapat tercapai.


Mari kita kembali ke belakang, sejenak. Ketika Hirosima Jepang hancur berantakan setelah kena bom atom, yang pertama ditanya oleh Raja Jepang, "Berapa orang guru kita yang tersisa (masih hidup)?.  Pertanyaan ini akan sangat aneh, ketika bukan berapa banyak orang pintar bergelar, atau Jenderal Perang, atau profesional lainnya yang ditanyakan.


Rehabilitasi Jepang dengan warganya yang ulet bekerja, bersemangat tinggi, serta memiliki kapasitas pemikiran dan kecerdasan yang luar biasa, sangat singkat. Tak lama meski dinyatakan kalah perang dan angkat tangan dengan sekutu, berkat para Sensei (guru) di berbagai bidang ilmu, mampu menegakkan kepala kembali. Cobalah kita berhitung, berapa banyak Jepang telah menguasai kehidupan semua orang di dunia. Banyak. Mungkin tidak salahnya kalau saya mengatakan bahwa bangsa Jepang bisa sedemikian hebat seperti saat ini karena andil yang sangat besar oleh para guru.


Ini bukti, bahwa profesi guru sangat penting dan berada di posisi puncak kejayaan. Negara lain, masih banyak yang lainnya, umumnya negara yang berkategori maju dan memiliki manusia berilmu, terampil, terdidik, sangat menghargai peran penting guru di negara mereka. Guru, adalah manusia terhormat, didahulukan melangkah dan jadi teladan.


Namun dewasa ini tak banyak orang yang ingin menjadi guru. Terkadang ada yang memilih bekerja sebagai guru karena tak diterima atau tak mendapat pekerjaan di bidang lain.  Padahal, menjadi guru adalah panggilan jiwa untuk mengabdi. Menjadi guru itu mulai dari hati.  Menjadi guru adalah pekerjaan yang mulia.  Coba bayangkan tentang generasi muda kita 15 tahun kedepan (next generation).  Dengan tantangan zaman yang semakin cepat berubah atau di kenal dengan zaman digital, tentunya kita semua perlu mempersiapkan generasi sekarang yang adalah murid-murid kita, bukan hanya dari sisi kognitif-psikomotorik  saja tapi juga dari sisi etis-moralis.  Jika kita tidak mempersiapkan anak-anak (murid) kita mulai dari sekarang dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta yang paling penting adalah mempersiapkan mereka dari segi mental (moral) dan keimanan, maka tidak mungkin 15 tahun akan datang bangsa kita akan hancur. 


Beberapa alasan saya mengapa ingin menjadi guru, disamping guru adalah pekerjaan yang mulia:

(1) Berbagi Ilmu : Berbagi ilmu itu sangat-sangat istimewa. Ketika kita berbagi sesuatu hal yang bersifat materi, maka materi tersebut bisa saja habis dibagikan. Tetapi jika kita berbagi ilmu, ilmu tersebut tidak akan pernah habis, malah akan semakin banyak.

(2) Salah Satu Sarana untuk Membantu Sesama: Menjadi pendidik juga merupakan salah satu sarana untuk membantu sesama, bagaimana dengan ilmu yang kita miliki dapat dibagi kepada orang lain dan membuat kehidupan mereka menuju arah yang lebih baik.

(3) Salah Satu Sarana untuk Membangun Bangsa: Kunci kemajuan suatu bangsa terletak pada pendidikan.

(4) Salah Satu Sarana Belajar Mendidik Dan Menggali Potensi Anak: Karena potensi ini merupakan sebuah hal yang menarik, karena setiap tahun akan selalu muncul tantangan baru yang diikuti dengan potensi baru untuk sukses. Mendidik lagi bibit-bibit baru dan tentu dengan inovasi dan improvisasi baru dalam cara bimbingan agar dapat menciptakan generasi yang bermutu.

5.            
Pak Tommy Paling Kanan


Mencapai Kesuksesan Murid.
Kesuksesan murid akan membawa pada kelangsungan karier seorang guru. Setiap murid yang tidak mengerti tentang satu hal lalu belajar untuk mengetahuinya lewat bantuan guru , akan memberikan perasaan gembira seorang guru. Dan ketika seorang murid yang telah diprediksikan tidak naik kelas bisa berhasil di tangan guru, maka ini bisa membuat stres yang biasanya datang dalam pekerjaan menjadi hilang.  Bayangkan perasaan yang dirasakan ketika ada seorang murid yang berhasil karena kerja keras guru.


Mendidik anak-anak bukan berarti mengajarkan kepada mereka sekumpulan ilmu pengetahuan semata. Mendidik berarti mengajarkan kepada anak-anak kita sejak usia dini, kemampuan untuk siap dan mampu menghadapi tantangan dunia masa depan yang akan menjadi ajang hidup mereka nantinya. Dan ini berarti menanamkan keingintahuan dan rasa cinta belajar seumur hidup, kreativitas, keberanian mengemukakan pendapat dan berekspresi, serta penghargaan akan segala bentuk perbedaan (antar manusia).


Siswa tidak peduli betapa pintarnya seorang guru, yang mereka pedulikan adalah apakah guru tersebut juga peduli terhadap dirinya. Indikasi bahwa seseorang bisa disebut guru (pendidik) yang hebat bukanlah pada kemampuannya mengajarkan murid untuk pintar menjawab semua jenis pertanyaan, tetapi pada kemampuannya menginspirasi murid agar mengajukan pertanyaan yang dia sendirinya kesulitan untuk menjawabnya.


(Dengan kata lain, bila guru mengajar agar murid bisa sama pintarnya dengan dia, itu biasa saja. Guru yang hebat adalah yang bisa mendidik muridnya agar jauh lebih pintar dan lebih kritis daripada dirinya sendiri.)

26 April 2014

20 Siswa SMA Lokon Tembus OSN Propinsi

Tomohon, LOSNITO Campus - Berita gembira baru saja diterima SMA Lokon (25/4) dari DR. Juliana Karwur, MSi, Kadis Diknas Kota Tomohon, yang mengabarkan bahwa 20 siswa SMA Lokon lolos OSN tingkat Propinsi.

"Jumlah siswa yang lolos OSN tingkat Propinsi ada 27 siswa. Dari jumlah itu, 20 siswa berasal dari SMA Lokon St. Nikolaus, Tomohon" ujar DR. Max M. Imbang siang ini di kantor BPH.

Berikut ini, 20 siswa Lokon itu yang lolos mewakili OSN ke tingkat Propinsi :

Matematika:
  1. Raynald Gerald Bagy
  2. Darien Bill Latjardu
  3. Waraney Lasut S. Roeroe
Fisika
  1. Monica Welliangan
  2. Timothy Ngantung
  3. Fransisca Wongkar
Biologi
  1. Priska Ch Kromo 
  2. SMA Kristen 1
  3. Kevin G Senduk
Kimia
  1. Marzelino Malintow
  2. Elroy C Karundeng
  3. Jonathan Tandaju
Komputer
  1. Christianto Darmawan
  2. SMA Negeri 1
  3. Rosario A. Bagaskara
Astronomi
  1. Febriana Bolang
  2. Cheko S Paat
  3. Johanes P Polii
Kebumian
  1. Kezia NG Langie
  2. Marvey Wewengkang
  3. Maria Undap
 Ekonomi
  1. Billy Wongkar
  2. Aurelia Kambey
  3. SMA Seminari
Geografi
  1. SMA Negeri 1
  2. SMA Seminari
  3. Isabela Pangemanan

21 Februari 2013

TES MASUK SMP-SMA LOKON TP. 2013-2014




LOSNITO - Penerimaan siswa baru SMP-SMA Lokon St. Nikolaus telah dimulai untuk tahun pelajaran baru 2013-2014. Menurut Bapak Jimmy Wewengkang, Wakil Ketua Badan Pengurus Harian YPL, persekolahan Lokon memberikan kesempatan bagi putra-putri Sulawesi Utara pada khususnya dan anak-cucu orang Indonesia Timur secara khusus guna mendapatkan pendidikan terbaik

“Kurikulum persekolahan Lokon adalah Nasional Plus Kurikulum Berbasis Kehidupan. Para siswa mendapat pendidikan berbasis mutu agar tidak hanya menjadi cerdas dalam hal akademik, tetapi cerdas juga dalam aspek-aspek kehidupan,” kata Wewengkang.

Pendidikan yang dijalankan oleh Persekolahan SMP-SMA Lokon didesign khusus guna dapat menghasilkan mutu pendidikan yang kompetitif baik secara nasional maupun internasional. Karena itu SMP-SMA Lokon memberikan nilai plus kepada para siswanya, antara lain model pendidikan sekolah berasrama yang sangat menekankan kemandirian, disiplin diri dan pengembangan sikap-sikap sosial. 

 

Disamping itu, terdapat terobosan baru guna mengantisipasi persaingan global yaitu program akselerasi pendidikan SMP dan SMA hanya selama 5 (lima) tahun. “Free tutorial, excellent dan special class programs serta kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi di universitas ternama baik di dalam maupun di luar negeri menjadi komitmen kami untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak-cucu orang Tomohon pada khususnya dan Sulut pada umumnya”, jelas Jimmy Wewengkang. Lebih lanjut Yayasan Pendidikan Lokon sedang menjajaki diselenggarakannya pre-university program di persekolahan SMP-SMA Lokon guna mengintegrasikan visi pendidikan global yang berdaya saing.


Sebagaimana diketahui bahwa para calon siswa baru yang ingin bersekolah di kampus LOSNITO, nama populer SMP-SMA Lokon, pada tahun ajaran baru nanti harus melalui proses seleksi yang didahului dengan tes akademik. Tes masuk SMP-SMA Lokon dijadwalkan akan berlangsung pada hari Sabtu tanggal 16 Maret 2013 jam 08.00 pagi. Penerimaan siswa baru sangat terbatas sesuai quota yang tersedia. 



Untuk informasi lebih lanjut penerimaan siswa baru SMP-SMA Lokon dapat datang langsung ke Kampus SMP-SMA Lokon, Jl. Perlombaan No. 99 Kakaskasen II Tomohon Utara KOTA TOMOHON atau menghubungi Admission Team di telepon (0431) 351660, 351929, fax (0431) 351420, website: www.smalokon.com, www.smplokon.sch.id atau email: aolosnito@gmail.com. (JP)


03 Mei 2010

HARDIKNAS dan MB Lokon

Tomohon - Mesin mobil-mobil "Mikrolet Biru" yang parkir di sport hall mulai satu persatu dihidupkan. Bunyi kendaraan angkutan umum Tomohon itu makin terdengar sedikit keras karena dihidupkan bebarengan. Tak lama kemudian mikrolet biru itu dipenuhi oleh para pemain, official, pendamping Marching Band Lokon. Tampak ikut gabung dalam rombongan itu beberapa guru. Ini rombongan terakhir. Sementara rombongan Siswa dan guru lain sudah berada di lapangan Parasamya Walian untuk mengikuti upacara Hardiknas yang diperingati Hari Senin (3/5) ini.

Langit begitu cerah tapi sedikit berawan. Sesampainya di dekat lapangan Wailan, MB Lokon tidak langsung masuk ke arena lapangan tetapi warming up dulu di Panti Asuhan Nazareth yang letaknya tidak jauh dari stadion. Ketika ada informasi rombongan SD sudah mulai habis gilirannya untuk pawai, baru MB Lokon mulai memasuki lapangan upacara. 

Memang sudah menjadi tradisi di Tomohon, setiap peringatan Hardiknas selalu ada pawai yang melibatkan sekolah-sekolah se-Tomohon. Menariknya adalah banyak sekolah mengandalkan "drum band" atau "marching band". Karena itu, tidak heran terjadi semacam perang gengsi sekolah melalui penampilan drum band atau marching bandnya. Di lain pihak inilah yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat sepanjang jalan yang dilalui oleh peserta pawai dari SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi. Masyarakat terus menilai penampilan Marching Band mana yang paling bagus baik dari sisi musiknya maupun kostumnya. Ini fenomena menarik yang patut ditonton karena masyarakat akan menilai sekolah mana yang layak dan pantas menjadi barometer perkembangan musik lewat marching band.

Ternyata perkiraan waktu urutan pawai meleset. Berangkat sekitar jam 9 baru mulai start dari lapangan jam 14.00 lebih. Itu pun MB Lokon selalu diurutan terakhir. Selain sudah biasa begitu, panitia meminta supaya dengan iklas MB Lokon dan sekolah berada diurutan terakhir. Ada kekawatiran kalau Lokon lebih dulu berjalan nanti masyarakat bubar. Memang kehadiran MB Lokon sampai sekarang ini masih ditunggu oleh masyarakat karena bagus dan enak ditonton serta menghibur masyarakat. Hal ini sesuai dengan predikatnya sebagai Juara Umum Marching Ban Isuzu Cup 2009. Tapi, Lokon tidak sendirian. Ada group Marching Band dan Drumb Band yang baik juga seperti MB Xaverius Seminari, dan SMP Gonzaga, SMP Kristen Tomohon.

Panasnya udara Tomohon membuat kemerah-merahan pada sebagian pipi pemain Marching. Keringat bercucuran dan perut lapar sudah biasa dialami oleh rombongan pawai yang baru start pada jam dua siang ini. Nama besar dan penantian masyarakat mampu mengalahkan letih lapar para penggiat Marching Band Lokon ini. Mereka tampil luar biasa dengan formasi yang rapih, teratur, kostum hitam kombinasi merah kuning emas dengan tobi koboi dan musik yang enak didengar. Penampilan yang luar biasa ini memuncak di muka panggung kehormatan. Pesona MB Lokon menjadi magnet bagi masyarakat yang berdesakan menonton MB Lokon. Kilatan foto dan video baik dari ponsel maupun kamera profesional nampak mengarah serentak pada penampilan MB Lokon. Sepanjang perjalanan melalui jalan raya Tomohon, orang-orang berdecak kagum sambil berbisik ke sampingnya "barometer perkembangan musik Marching Band masih menjadi milik Lokon". Pujian ini tentu membuat senang bagi Civitas Akademika Lokon tapi kemudian menjadi tantangan ketika yang sudah baik itu menjadi hebat (good to great).


19 April 2010

SMA LOKON SEMARAKKAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL 2 MEI 2010

 
Pembukaan Seleksi Paskibraka di Minitheater
 
Tim Volley Putra menang 2-0 melawan SMANTO

TOMOHON - Untuk ke sekian kalinya, SMA Lokon seperti yang dituturkan oleh pendamping Guru Olah Raga, Bp. Marselino R. D. Datu, S.Pd dan Bp. Hanny R. Tuerah, S. Pd, mengikuti rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2010. Kali ini, penyelenggaran peringatan Hari Pendidikan adalah Diknaspora Pemkot Tomohon. 

Siswa-siswi SMA Lokon yang mendapat tugas ikut menyemarakkan Hari Pendidikan Nasional adalah:
  • Tim Bola Voly Putra (tempat di Lapangan ex Rindam, Tomohon)
    1. Tebastianus Yapai
    2. Nicodemus Walten
    3. Sani Meokbun
    4. George Wanasira
    5. Matias Kuyera
    6. Johny Loupati
    7. Kony Amisim
  • Paskibraka Putra-Putri (tempat di Lapangan SMA Lokon)
    1. Alexander Mata
    2. Patrick Gagola
    3. Tonci Uburuangge
    4. Benedicyus Wisnu Yahya
    5. Jimmy Rumlus
    6. Corneles Sikora
    7. Selly Lasedu
    8. Herlin Sucipto
    9. Sarah Djoyowagono
    10. Jessica Dandel
    11. Hesty Patinama
  • Catur Putra (Kantor Diknaspora)
    1. Tosin Moningka
    2. Rommy Atmanegara
    3. Bill Rahasia
    4. Habel Supit
  • Lari 5 km Putra (Jalan Raya Tomohon)
    1. Yesy Sawy
    2. Eneas Murid
  • Lari 100m Putra (Stadion Wailan)
    1. Herman Yawa
    2. George Wanasira
    3. Wonher Sesa
Tempat penyelenggaraan seleksi Paskibraka di kompleks SMA Lokon (Minitheatre, lapangan sepkabola dab plasa). Dari 72 siswa-siswi se kota Tomohon nantinya akan dipilih 32 siswa-siswi  untuk Tomohon . Dari jumlah 32 itu akan diikutkan seleksi di tingkat propinsi dan nasional.

 Latihan PBB dan seleksi di Lapangan Bola SMA Lokon