SEKOLAH LOKON ST. NIKOLAUS SD-SMP-SMA : mini theatre

Losnito Com

Advertorial

Dibuka Siswa Baru SMP-SMA Lokon 2023-2024

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP-SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon TA. 2023-2024 TELAH DIBUKA

Raih Medali Perunggu Kebumian OSN 2024

Raih Perunggu Kebumian OSN 2024. Emily mendapat pujian dari Sekolah dan teman-temannya.

Siswa Lokon sabet Juara di STIBA

Juara 1 Pidato Bhs Inggris, Juara 2 Puisi Bhs Inggris dan Juara 2 Siswa Teladan Iven STIBA 2024

6 Siswa Raih Medali Perak di Ajang GYIIF 2025

Tim SMA Lokon meraih Medali Perak di ajang Global Youth Invention and Innovation Fair (GYIIF) 2025 kategori Social Science (Secondary)

Siswa Lokon Raih Banyak Prestasi

Banyak selamat atas prestasi yang diraih siswa/i SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon, atau biasa disebut Losnito selama 2 minggu ini

Tampilkan postingan dengan label mini theatre. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mini theatre. Tampilkan semua postingan

06 September 2014

Finalis NNS 2014 Berkunjung Ke SMA Lokon

Tomohon, LOSNITO Campus - 40 Finalis Nyong Nona Sulut 2014 mengunjungi dan tata muka dengan siswa-siswi SMP_SMA Lokon, Rabu (27/8). Sekitar jam 9 pagi, rombongan sudah sampai di kampus Losnito.

Finalis NNS 2014 mendengar ceramah dari Kepsek Lokon
Student Ambassador SMP-SMA Lokon berserta beberapa guru menyambut mereka di lobby. Setelah itu, rombongan diantar keliling kampus dan akhirnya masuk ke Minitheatre untuk acara tatap muka dengan pihak sekolah dan siswa.

"Sekolah kami tidah hanya mengajarka intelektual saja, tetapi pendidikan karakter juga kami laksanakan dan itu tertuang dalam kurikulum. Kami mengetrapkan kurikulum berbasis kehidupan" ucap Kepsek SMA Lokon Max Imbang.

Foto Bersama Dengan Latar Belakang Gunung Lokon
Selanjutnya dikatakan bahwa menanamkan kebiasan-kebiasan baik seperti bersih dari sampah, apabila bertemu dengan orang mengucapkan selamat pagi atau sore, kepada siswa menjadi bagian dari pendidikan karkater. "Semua itu sudah terjadwal di acara harian" tegas Pak Marthin Senduk, Kepsek SMP Lokon yang ikut menyambut para tamu.

"Dalam pemilihan Nyong Nona Sulut kami juga menilai bagaimana kualitas karakter mereka" ucap pimpinan Rombongan.

Tatap muka ditutup sekitar pukul 12 karena rombongan akan melanjutkan ke sanggar batik Bentenan di Sonder.

03 Oktober 2013

Kunjungan Yayasan Gembala Baik Ke SMP/SMA Lokon


Mini Theater

LOSNITO - Para Guru TK, SD, SMP Santa Maria Fatima bersama Para Pengurus Yayasan Gembala Baik Jakarta yang dikelola oleh para Suster RGS, Rabu 2 Oktober 2013, mengunjungi Yayasasan Pendidikan Lokon.

"Kami berjumlah 48 orang ingin beranjangsana, berkunjung dan belajar, study banding mengenai pengelolaan Sekolah, sistem belajar, tentang cara-cara menghadapi peserta didik dan melihat sarpras sekolah" kata Suster M. Chatarina RGS, Ketua Yayasan Gembala Baik saat tiba di lobby sekolah.


 Ada sedikit penyambutan tamu di lobby. Mewakili YPL, Pst. Yong MSC mengatakan bahwa YPL kini mengelola SMP/SMA Lokon St. Nikolaus dan sekarang ada pula Lokon Hotel School. Owner sekaligus Ketua Umum YPL, Bapak Ronald Korompis sangat peduli dengan pendidikan bagi anak cucu bangsa Indonesia Timur. Itulah sebabnya mengapa YPL lebih memfokuskan diri pada pendidikan dasar.

"Owner kami sangat peduli dengan pendidikan dasar yang nantinya bisa menghasilkan orang-orang yang baik dan memiliki etika moral yang baik" kata Pastor Yong, sambil menunjuk sekolah berasrama sebagai wajib bagi siswa SMA.



Setelah disambut di lobby, para tamu diajak tour campus dan melihat sarana prasarana sekolah SMP/SMA.



Setelah tour kemudian diadakan pertemuan di Mini Theater. Di ruang itu terjadi tanya jawab dengan pihak SMP dan Yayasan Pendidikan Lokon.

Mengapa YPL mendirikan Observatorium Mt. Lokon?
SMP Lokon sebagai pilot proyect dari Lemlitbang YPL
Bagaimana Pendidikan Karakter Building dikelola di sekolah?

25 September 2013

Nota Kesepakatan Antara YPL dan CGI-EGI Oregon State USA



LOSNITO - Dua siswa SMP Lokon dan tiga siswa SMA Lokon beserta staff YPL sudah menunggu di pintu kedatangan bandara Sam Ratulangi Manado. Menjelang malam tiba, Kamis (19/9) mereka siap menyambut kedatangan delegasi dari Oregon State USA.

Tak lama kemudian setelah terdengar pengumuman bahwa Batik Air baru saja mendarat, rombongan Oregon keluar dari pintu kedatangan. Suasana penyambutan tampak meriah. Owner dan sekaligus Ketua Umum YPL ikut dalam rombongan.

Setelah semua dipastikan masuk ke bus biru, rombongan bergerak ke Restoran Bumi Beringin yang berada di atas bukit dengan view kota Manado.



Acara inti terjadi pada esok harinya, Jumat siang pukul 14.30 wita di minitheatre SMA Lokon. Tim Oregan itu terdiri dari The Cultural Gateways Incoporation (CGI) dan Education Gateways International (EGI).

"YPL dalam mengelola SMP/SMA Lokon, selalu menekankan pendidikan yang terbuka pada dunia International dan ini demi terwujudnya kualitas pendidikan di Sulut" ujar Jimmy Wewekang, Ketua Harian YPL.




"Kemarin 20 September 2013, Yayasan Pendidikan Lokon/YPL dan The Cultural Gateways, Inc (CGI) dan Educational Gateway International (EGI) dari Oregon State, USA menandatangani Nota Kesepakatan untuk pertukaran budaya dan pendidikan. Kerjasama ini memberikan peluang bagi anak anak dan guru guru SMP dan SMA Lokon St Nicolaus untuk dapat mengikuti program pedidikan dan pertukaran budaya baik jangka pendek maupun jangka panjang di high school di Oregon State USA. Kami memang selalu mendorong supaya semua anak anak dibawah naungan YPL boleh mendapat pengalaman international supaya mereka dapat lebih siap untuk bersaing secara global" lanjut Jimmy W.

21 Februari 2013

Siswa “Say No Drug”, Kata Ketua DPRD Tomohon



LOSNITO - Andy Raymond Sengkey SE, Ketua DPRD Tomohon dan Marthen M Manoppo SH, Wakil Ketua I DPRD, Dra Vonny Pontoh, Wakil Ketua II DRPD, hari Senin siang (4/2/2013) bersama rombongan 8 anggota DPRD Komisi C mengadakan kunjungan kerja ke Kampus Losnito SMP/SMA Lokon St. Nikolaus.  Para anggota DPRD Komisi C Bidang Kesra yang juga mengurusi bidang Pendidikan terdiri dari Jouddy J Moningka  SIP, Melkisedek Tangkawarow SE, Drs Johanis Wilar, Hofmi Kalalo SH. DR Juliana Dolvin Karwur MKes MSi, Kadis Pendidikan Daerah Tomohon, didampingi Max Pondaag, SPd, Sekretaris Dinas Pendidikan Daerah Kota Tomohon tampak bersama dengan rombongan DPRD Tomohon

Rombongan memasuki kompleks persekolahan Losnito sekitar pukul 12.00 wita. Di lobby utama SMA Lokon, rombongan disambut oleh Ronald Korompis, Ketua Umum YPL, didampingi Direktur Operasional Pendidikan, DR Max Imbang, Fery Doringin PhD, Kepala Sekolah SMA Lokon, Prof DR Mezak Ratag APU, Kepala Sekolah SMP Lokon.

Ronald Korompis  kemudian mengantar para tamu keliling kampus Losnito dan melihat pembangunan calon gedung SMP dan Asrama yang sementara dikerjakan. Kemudian rombongan rehat sejenak di Wisma Lokon, salah satu fasilitas penginapan bagi para tamu dan orang tua murid yang sekolah di Lokon.

Sekitar pukul 13.00 rombongan menuju ke ruang pertemuan Minitheatre, Gedung Perpustakaan, untuk berjumpa dan berdialog dengan pengurus OSIS SMP/SMA, Ketua-ketua Kelas, para guru dan staff Yayasan. 



Acara dialog dibuka dengan sambutan-sambutan. Direktur Operasional Pendidikan, DR Max M  Imbang Ketua OSIS, Ignas Gumansalangi, Ketua Umum YPL, Ronald Korompis, Ketua DPRD Tomohon, Andy R Sengkey, SE .

“Setiap orang selalu berharap untuk hidup lebih baik. Mengupayakan agar menjadi lebih baik adalah tugas bersama. Karena itu, kunjungan kerja Bapak Ibu Wakil Rakyat diharapkan semakin membawa perubahan yang lebih baik di sekolah kami. Sebagai Ketua OSIS, mewakili teman-teman, rasanya tak puas kalau kunjungan kerja ini tidak ada hasil apa-apa ke depan” ucap Ignas, Ketua OSIS dengan suara lantangnya yang khas untuk menyambut kedatangan rombongan.

Ketua Dekot (Dewan Kota Tomohon) sekaligus Ketua DPRD Tomohon, Andy Sengkey , mengatakan, “Kami datang untuk kunjungan kerja secara resmi agar terjalin komunikasi dan koordinasi baik antara sekolah dengan pemerintah kota dalam pengembangan dan meningkatkan mutu pendidikan. Kehadiran SMA Lokon” ujar Andy Sengkey.

Ronald Korompis, sekaligus owner, kembali menegaskan bahwa, “SMP/SMA Lokon di Tomohon didirikan dengan tujuan untuk memperkasa anak-cucu Indonesia Timur, khususnya orang Manado. Kurikulum yang kami gunakan adalah kurikulum Berbasis Kehidupan. Etika moral diutamakan daripada pendidikan akademk. Karena terbukti orang pinter belum tentu bisa sukses dalam kehidupan, bahkan dengan kepandaian orang justru berbuat jahat. Yang paling penting dalam pendidikan adalah kualitas, kualitas dan kualitas. Jika ini sudah ada maka pendidikan di Indonesia Timur tidak kalah maju dengan pendidikan di Indonesia Barat. Bulan Nopember yang akan datang, SMA Lokon menjadi tuan rumah iven internasional Asian Pasific Astronomoy Olympiad (APAO) ke 9. Iven ini akan diroganisir oleh Presiden APAO, Dr. Michael Gavrilov dari Rusia bersama Prof. DR Mezak Ratag APU sebagai tuan rumah”.

Acara dialog kemudian dipandu oleh Fery Doringin, PhD, Kepala Sekolah SMA Lokon. Sebelum dimulai, Ferry mengucapkan terima kasih atas kehadiran para wakil rakyat dan dengan kunjungan para wakil rakyat dan Kepala Dinas Pendidikan akan berdampak sangat positif bagi semangat belajar siswa-siswa untuk terus berprestasi untuk Tomohon.


Eunike Karamoy, siswi SMA Lokon bertanya, “Apakah Pemkot Tomohon bisa melakukan seperti yang dibuat Propinsi Papua memberikan bea siswa pendidikan untuk mengikuti Losnito Intensive Program yang mempersiapkan siswa untuk studi lanjut ke Jerman”.  Lalu Reynaldi mengajukan pertanyaan tentang ap, “Pembinaan Karakter yang bagimanakah yang diharapkan oleh Pemkot Tomohon terhadap para siswa dan sekolah kami”.

Tak hanya itu saja. Tommy Moga menanyakan soal uang Mami untuk kesejahteraan guru dan Ernest bertanya soal pembinaan para guru, “Mengapa kepengurusan MGMP (Majelis Guru Mata Pelajaran) Tomohon tidak ada kegiatan lagi?” Pertanyaan itu ditujukan kepada Kadis Pendidikan Tomohon.

Tak kalah serunya, seorang pengurus OSIS meminta agar Pemkot memberikan simpati dan empati berupa piagam penghargaan kepada siswa-siswa penerima Medali Olimpiade Sains Nasional, sama seperti yang diberikan kepada siswa teladan Tomohon pada saat Upacara  Hardiknas 2 Mei. Permintaan itu disampaikan karena temanya yang memperoleh tiga medali perunggu OSN 2012 Jakarta dan sebelumnya, tak pernah disebut dalam upacara Pendidikan Mei.

Pertanyaan-pertanyaan para siswa dan guru tersebut dijawab oleh Andy Sengkey SE, Ketua Dekot, dan secara bergantian dijawab juga oleh Ibu DR Juliana Dolvin Karwur Mkes MSi serta Marthin Manuel Manoppo SH.

Say no drug!(Jangan terjerumus Narkoba dan Minum-minum keras hingga mabuk – red) Itulah harapan kami terhadap pendidikan karakter para siswa. Dengan tegas dan berani mengatakan no drug, itu berarti pendidikan di sekolah berasrama memadukan kognitif dengan karakter dengan baik” tegas Andy Sengkey disaksikan oleh sekitar 100 siswa pengurus OSIS SMP/SMA Lokon.

Pemerintah memberikan apresiasi terhadap SMA Lokon melalui prestasi yang diraih oleh siswa-siswa di OSN, tingkat Nasional dan propinsi. Andy Sengkey juga menjawab pertanyaan pemberian bantuan terhadap sekolah berupa infrastruktur seperti pelebaran dan perbaikan jalan masuk meuju ke sekolah. “Mengenai pemberian bea siswa, Pemkot tak bisa dibandingkan dengan Propinsi Papua yang telah menberikan bea siswa untuk belajar di berbagai tempat. Propinsi Papua, sebagai daerah otonomi khusus, memiliki dana APBD hingga trilyunan. Sedangkan Tomohon hanya 900 milyard” lanjut Andy R Sengkey.

DR Juliana Karwur, MKes MSi, Kadis Pendidikan Daerah Tomohon menjawab beberapa soal terkait dengan pendidikan. “Kepengurusan MGMP akan diaktifkan lagi. Pemberian penghargaan dari Pemkot Tomohon kepada para siswa penerima medali OSN juga akan diperhatikan sebagai bentuk apresia Pemkot terhadap prestasi siswa ang mengharumkan nama baik Tomohon. Namun, untuk itu, yang penting pihak sekolah adalah seacra rutin memberikan laporan tertulis kepada kami tentang capaian prestasi yang diperoleh para siswa. Soal uang Mami (Makan Minum) untuk kesejahteran guru, sekarang sudah ditiadakan lagi sesuai dengan peraturan pemerintah daerah. Kami juga mengakui SMP/SMA Lokon menjadi barometer berbagai kegiatan pembelajaran bagi sekolah lain. Contohnya, kegiatan ekstra kurikuler Marching Band, tim Olimpiade Sains, tim Basketball, dll”

Dialog para siswa dengan Bapak Ibu Wakil Rakyat pada kunjungan Kerja Pimpinan DPRD dan Komisi C DPRD Tomohon di Minitheatre SMA Lokon berlangsung hingga pukul 15.30 wita dalam suasana saling silang pendapat dan jawaban yang seru. Meski demikian, para siswa masih belum puas karena forumnya sebatas omongan dan wacana. Masih menunggu kapan akan dilaksanakan.

02 September 2010

Foto-foto: LOMBA ANAK BANGSA, HUT Kemerdekaan RI ke 65 th

Ibu Guru ikutan Lokon Idol...

Pak Guru seperti Ariel

Vocabulary Building

Ekspresi peserta Lokon Idol..!!

Lokon Idol

20 Agustus 2010

MENJADI REMAJA YANG EFEKTIF DI SMA LOKON


Jumat, 13 Agustus 2010, pkl 20.00 - 22.00

Sesudah makan malam, siswa-siswi sudah berkumpul di Minitheatre, SMA Lokon. Dua orang Suster dari Cimahi, Bandung Jawa Barat sudah duduk di meja narasumber di hadapan anak-anak. LCD proyektor sudah terpasang. Bapak Anton dan Ibu Senli juga sudah siap menjadi memandu acara Pembinaan bagi siswa-siswi Lokon. Jam saat ini menunjuk pukul 20.30 wita. Tampak minitheatre dipenuhi oleh 250 siswa. Sebenarnya ada 350 an tetapi ada sebagian siswa sedang latihan Marching Band untuk persiapan Pawai 17 Agustus nanti.

Doa pembukaan dilantunkan oleh siswa. Ucapan selamat datang disampaikan oleh Kepala Asrama, Bp. Tri Nugroho. Kemudian acara pembinaan malam ini diserahkan ke moderator acara. Narasumber kemudian diperkenalkan oleh Moderator, yaitu Sr. Gabriela OP, Kepala Yayasan Santo Dominikus, Bandung yang berasal dari Jawa Tengah dan Sr. Fidelia OP, Kepala Sekolah SMP St. Mikael, Cimahi, Bandung yang berasal dari Toraja, Sulawesi. Sepatah dua patah kata disampaikan oleh kedua Suster dalam sesi perkenalan.

Apa kabar teman-teman?, kata Suster Fidelia. "Baik" sahut siswa. Tapi karena tidak semua buka mulut. Kembali Suster menanyakan apa kabar. Serentak dijawab "baiiiiik" oleh semua siswa. Kali ini Suster bilang kalau cuma dijawab baik, tidak ada bedanya dengan yang lain. Lalu, Suster minta dijawab "Luar biasa". Kembali anak-anak ditanya, "apa kabar?" "Luar biasa!!!!", jawab semuanya dengan lantang.

Presentasi di mulai. Suster membawakan presentasinya dengan judul "MENJADI REMAJA YANG EFEKTIF". Dalam presentasinya, siswa diajak paham lebih dahulu kata "remaja". Kalau hanya dimengerti harafiah saja, remaja= gagal. Kalau dipahami seperti ini, rem=aja, maka siswa-siswi bisa efektif menggunakan masa remaja dengan luar biasa. Untuk itu, pergolakan masa remaja harus diketahui baik akibat dan pengaruh psikologis, pengaruh sosial dan keimanan.

Lalu diadakan diskusi. Apa yang anda harapkan pada pamong?

Sabtu, 14 Agustus 2010, pkl 08.00 - 13.00

Hari ini para narasumber memberikan pembekalan bagi para pamong.Judul makalah, (1) Psikologi Remaja, (2) Berbagi dengan pamong Asrama:




22 Mei 2010

KUNJUNGAN OSIS SMAN 9 DAN BINSUS MANADO

Udara di hari Jumat (21/5) sekitar pukul 09.00 pagi memang terasa sejuk di Lokon. Kesejukan itu sangat terasa di ruang Lobby sebagai ruang tamu sekolah. Hari ini setting lobby sedikit berbeda dengan hari biasanya. Lampu di maket kompleks SMA Lokon sudah dinyalakan dan tampak indah dipandang. Buku tamu dengan penanya sudah disiapkan di atas meja tamu. Lampu-lampu ruangan dinyalakan karena memang mendung membuat gelap ruangan lobby. Dalam suasana itu, SMA Lokon sebentar lagi akan dikunjungi oleh SMA Negeri 9 yang berjumlah 50 siswa dan 4 guru pendamping.

Suara bis terdengar memasuki tempat parkir di depan Lobby. Siswa-siswi yang memakai seragam OSIS warna abu-abu mulai berhamburan keluar dari bis dan menuju ke ruang loby. Tidak lama kemudian, ucapan selamat datang dari ketua OSIS mewakili siswa-siswa Lokon berkumandang. Maka upacara penyambutan berjalan dengan lancar. Saling bersalaman sesaat terjadi. Kekakuan mulai mencair menjadi persaudaraan hangat dari ke dua pihak.

Saat itu disampaikan ucapan terimakasih dan susunan acara dari Wakasek Hubmas SMA Lokon. Setelah dari loby, mereka diajak untuk melihat-lihat kelas dan laboratorium yang ada. Lab. Fisiska, Biologi, Kimia dan bangun baru untuk lab kesenian dan lab astronomi tidak luput dari perhatian dan kunjungan mereka. Setelah berkeliling, mereka berhenti di gasebo untuk minum dan snak. Setelah rehat sebentar, acara dilanjutkan di mini theatre.

Tampak Kepala Sekolah, Wakasek Hubmas, Wakasek Kesiswaan, Wakasek Kurikulum, Kepala Asrama, dan guru pendamping SMAN 9/Binsus menempati kursi di depan. Sementara para siswa duduk menghadap narasumber. Dialog dimulai pukul 10.30 sampai pukul 13.00. Susana dialog makin seru saat terjadi tanya jawab. Beberapa hal yang ditanyakan adalah:
  1. apa kiat-kiat SMA Lokon dalam mempersiapkan siswa-siswanya untuk siap mengikuti Olympiade Sains Nasional?
  2. apa kendala dan hambatan OSIS dalam mewujudkan program-program yang telah disusun?
  3. ekstrakurikuler apa saja yang ada di sekolah ini?
  4. bagaimana caranya membagi waktu antara belajar dan ekstrakurikuler?
  5. bagaiaman kehidupan siswa di asrama?
  6. mengapa di sekolah ini budaya bersih sangat terjaga?
Acara di mini theatre ditutup dengan sambutan dari Ketua Osis SMAN 9, Wakasek Kurikulum dan Guru Pendamping SMAN 9. Kemudian penyerahan buku "Kurikulum Berbasis Kehidupan" kepada Guru dan Siswa dari SMAN 9 dan Binsus Manado. Setelah itu, para tamu diajak melihat-lihat asrama dan fasilitasnya.



14 Mei 2010

KUNJUNGAN WALIKOTA JAKARTA PUSAT KE SMA LOKON

Tomohon - Jumat pagi adalah hari yang sejuk. Matahari tampak tertutup oleh awan, Jam menunjukkan pukul 09.15, seorang Ibu didampingi Kadis Diknaspora dan beberapa pejabat Pemkot Tomohon, masuk ke Lobby Sekolah. Setelah mengisi buku tamu, Kepsek Bp. Max Imbang menerima rombongan. Kemudian Kepsek menyampaikan salam dan ucapan selamat datang kepada tamu dan rombongan. Disampaikan bahwa yang datang ke SMA Lokon, adalah Ibu Prof. Dr. Hj. Sylviana Murni, S.H.,M.Si, yang saat ini menjabat sebagai Walikota Jakarta Pusat. Penyambutan secara singkat dilaksanakan di Lobby. Setelah itu Ibu Wali dan rombongan diantar keliling kampus Lokon.
Mengajar di kelas XI IPS dan melihat Lab
Ibu Walikota Jakarta Pusat ini ternyata peduli dengan pendidikan. Ketika di antar ke kelas, Ibu langsung masuk dan memohon pada Guru yang bertugas untuk memberikan nasehat-nasehat kepada murid. Sangat menakjubkan karena menggunakan dengan bahasa Inggris dan materinya adalah lingkungan. hidup Kesan komunikatif dengan siswa sangat ketara mungkin karena beliau juga seorang dosen dan mempunyai gelar Profesor. Setelah mengajar sebentar di kelas, beliau berkunjung ke lab Fisika, Biologi dan Komputer.

Mengukur tekanan darah di Klinik
Peninjauan ke SMA Lokon terus berlanjut ke Gedung Perpustakaan. Setelah melihat-lihat situasi perpustakaan Ibu Wali kemudian tertarik masuk ke klinik. Di klinik Suster Anie diminta untuk tes tekanan darahnya. Bahkan diberi obat untuk menjaga kesehatan. Beliau senang dengan pelayanan ini. Beliau juga mengusulkan agar sekolah ini diajukan sebagai "sekolah sehat" seperti sekolah-sekolah di Jakarta Pusat yang sudah mendapat pengakuak sebagai sekolah sehat. Setelah dari perpustakaan, beliau diajak untuk minum dan snak kukis ala manado di Gasebo. Dalam kesempatan istirahat sejenak, Ibu Wali mendapat bingkisan buku dari Yayasan yang berjudul "Kurikulum Berbasis Kehidupan" karangan owner Bapak Ronald Korompis. Spontan beliau berkata, "Kalau ada begini, wah saya juga mau memberi buku-buku karangan saya sendiri. Tapi jangan kuatir besok Juli saya rencana datang ke Lokon lagi, Saya berharap bisa memberikan "motivasi" kepada para siswa". Bapak Kepala Sekolah menanggapi, "Kami sangat sangat berterimakasih. Baru kali ini ada tamu (pejabat) yang berkenan untuk datang kembali ke Sekolah kami. Sekali lagi terimakasih."

Ke Asrama Putri
Ketika Ibu Wali yang didampingi suami dan Camat, Lurah serta Kadis Diknaspora berkunjung ke asrama putri, beliau menyatakan, "saya sudah biasa hidup di asrama". Kemudian rombongan melihat-lihat tempat belajar siswa, kamar tidur siswa bahkan sempat foto-foto bersama di asrama. Sesudah itu, Ibu Wali menuju ke dining dan saat itu berjumpa dengan siswa-siswi yang sedang minum dan snak. Kesempatan ini digunakan oleh beliau untuk berbincang-bincang dengan siswa.

Sebelum meninggalkan kampus Lokon untuk melanjutkan perjalanan menuju ke bukit doa Mahawu, beliau sempat menandatangani tanda kehadiran ke SMA Lokon. Terimakasih atas kunjungannya Ibu Wali ke SMA Lokon sampai ketemu lagi bulan Juli. Semoga terrealisir.

29 April 2010

SOSIALISASI PENERIMAAN TARUNA AKPOL TA 2010 TERHADAP PUTRA DAERAH PAPUA OLEH TIM POLDA PAPUA

 
SUASANA SOSIALISASI DI MINI TEATER SMA LOKON
RABU, 21 APRIL 2010 

 72 SISWA (MARTIKULASI, KELAS X, XI, XII)
PUTRA DAERAH PAPUA YANG BERSEKOLAH DI SMA LOKON

 TIM POLDA PAPUA BERSAMA KEP.SEK SMA LOKON

19 April 2010

SMA LOKON SEMARAKKAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL 2 MEI 2010

 
Pembukaan Seleksi Paskibraka di Minitheater
 
Tim Volley Putra menang 2-0 melawan SMANTO

TOMOHON - Untuk ke sekian kalinya, SMA Lokon seperti yang dituturkan oleh pendamping Guru Olah Raga, Bp. Marselino R. D. Datu, S.Pd dan Bp. Hanny R. Tuerah, S. Pd, mengikuti rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2010. Kali ini, penyelenggaran peringatan Hari Pendidikan adalah Diknaspora Pemkot Tomohon. 

Siswa-siswi SMA Lokon yang mendapat tugas ikut menyemarakkan Hari Pendidikan Nasional adalah:
  • Tim Bola Voly Putra (tempat di Lapangan ex Rindam, Tomohon)
    1. Tebastianus Yapai
    2. Nicodemus Walten
    3. Sani Meokbun
    4. George Wanasira
    5. Matias Kuyera
    6. Johny Loupati
    7. Kony Amisim
  • Paskibraka Putra-Putri (tempat di Lapangan SMA Lokon)
    1. Alexander Mata
    2. Patrick Gagola
    3. Tonci Uburuangge
    4. Benedicyus Wisnu Yahya
    5. Jimmy Rumlus
    6. Corneles Sikora
    7. Selly Lasedu
    8. Herlin Sucipto
    9. Sarah Djoyowagono
    10. Jessica Dandel
    11. Hesty Patinama
  • Catur Putra (Kantor Diknaspora)
    1. Tosin Moningka
    2. Rommy Atmanegara
    3. Bill Rahasia
    4. Habel Supit
  • Lari 5 km Putra (Jalan Raya Tomohon)
    1. Yesy Sawy
    2. Eneas Murid
  • Lari 100m Putra (Stadion Wailan)
    1. Herman Yawa
    2. George Wanasira
    3. Wonher Sesa
Tempat penyelenggaraan seleksi Paskibraka di kompleks SMA Lokon (Minitheatre, lapangan sepkabola dab plasa). Dari 72 siswa-siswi se kota Tomohon nantinya akan dipilih 32 siswa-siswi  untuk Tomohon . Dari jumlah 32 itu akan diikutkan seleksi di tingkat propinsi dan nasional.

 Latihan PBB dan seleksi di Lapangan Bola SMA Lokon